Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 86

Kabarjatengterkini.com– Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kedua jenazah tersebut segera diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang di kawasan pegunungan Bulusaraung, tepatnya di wilayah Lampeso, Kabupaten Maros. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat medan yang curam, terjal, serta cuaca yang kerap berubah. Setelah berhasil dievakuasi ke punggungan Lampeso, jenazah kemudian diterbangkan ke Makassar menggunakan helikopter Basarnas pada Selasa (20/1/2026).

Korban pertama diketahui berjenis kelamin laki-laki, sedangkan korban kedua berjenis kelamin perempuan. Setibanya di Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, kedua jenazah langsung dipindahkan menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Makassar.

“Setelah tiba di Lanud Hasanuddin, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara untuk diserahkan ke tim DVI,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Operasi SAR Masih Berlanjut

Meski dua korban telah berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) belum dihentikan. Andi Sultan menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat delapan korban lainnya yang belum ditemukan. Untuk itu, Tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian dengan mengerahkan sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) di berbagai titik lokasi.

“Selanjutnya, tim yang berjumlah 37 personel yang telah melakukan evakuasi akan terus melanjutkan pencarian di lokasi penemuan korban pertama di daerah Lampeso,” jelasnya.

Secara rinci, SRU 1 diperkuat oleh sekitar 50 personel dan difokuskan untuk menyisir area sekitar lokasi awal ditemukannya korban. SRU 2 dengan kekuatan 28 personel melakukan penyisiran di area ditemukannya bagian ekor pesawat.

Sementara itu, SRU 3 bergerak dari posko utama menuju puncak pegunungan Bulusaraung dengan membawa peralatan vertical rescue. Tim ini melibatkan sekitar 75 personel yang memiliki kemampuan khusus dalam evakuasi medan ekstrem.

“SRU 4 menyisir area air terjun patahan 4 dan 5, lokasi di mana sebelumnya ditemukan bagian mesin pesawat, dengan kekuatan 40 personel,” ungkap Andi Sultan.

Evakuasi Didukung Cuaca Relatif Baik

Sebelumnya, satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah lebih dulu dievakuasi dan tiba di Lanud Sultan Hasanuddin pada Rabu pagi. Jenazah tersebut kemudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi oleh tim DVI.

Menurut Andi Sultan, proses evakuasi dapat dilakukan berkat kondisi cuaca yang relatif mendukung. “Alhamdulillah, cuaca hari ini mendukung untuk dilakukan evakuasi. Oleh karena itu, helikopter Dolphin Basarnas HR-3601 diberangkatkan menuju Lampeso,” katanya.

Jenazah diangkut dari Desa Lampeso menggunakan helikopter pada pukul 07.47 WITA dan mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin sekitar pukul 08.15 WITA. Proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Tantangan Medan Bulusaraung

Evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini menjadi salah satu operasi SAR paling menantang dalam beberapa waktu terakhir. Lokasi jatuhnya pesawat berada di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, yang dikenal memiliki kontur ekstrem, jurang dalam, serta vegetasi lebat.

Selain itu, cuaca di wilayah tersebut kerap berubah secara tiba-tiba, mulai dari hujan deras, kabut tebal, hingga angin kencang. Faktor-faktor tersebut membuat proses evakuasi berjalan lambat dan membutuhkan koordinasi lintas instansi yang intensif.

Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta unsur pemerintah daerah. Mereka harus menempuh jalur darat berjam-jam, bahkan menggunakan teknik tali dan vertical rescue untuk menjangkau lokasi korban.

Fokus Keselamatan Personel

Hingga kini, operasi SAR masih terus berlangsung. Tim gabungan menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pencarian dan evakuasi. Strategi pencarian disesuaikan dengan perkembangan cuaca dan kondisi medan di lapangan.

“Operasi SAR akan terus dilakukan secara maksimal, namun tetap mengedepankan faktor keselamatan seluruh personel,” tegas Andi Sultan.

Pihak berwenang berharap seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dapat segera ditemukan sehingga proses identifikasi dan pemulangan jenazah kepada keluarga dapat dilakukan secepatnya. Publik pun terus menanti perkembangan terbaru dari operasi pencarian yang masih berlangsung hingga

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Pemprov Jateng Ingatkan Risiko Obesitas, Dorong Anak Konsumsi Makanan Bergizi

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Obesitas merupakan salah satu permasalahan yang mengancam anak-anak bangsa. Tak hanya stunting, obesitas juga berisiko menimbulkan dampak kesehatan serius bagi generasi muda masa kini. “Beberapa waktu lalu saat bertemu dengan Unicef, disampaikan bahwa obesitas sekarang sudah menjadi persoalan serius pada anak. Ini juga tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan, karena risiko obesitas juga […]

  • Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Sering kali kita merasa jaringan WiFi mendadak lemah. Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena ada free rider alias orang asing yang menumpang menggunakan jaringan internet rumah Anda. Jika Anda tidak ingin kejadian tersebut menjadi berlarut-larut, memblokir (block) penumpang gratisan tersebut bisa menjadi salah satu cara. Pemblokiran ini memungkinkan pemilik menghalau sambungan internet dari pihak yang tidak diinginkan. […]

  • Oven Overheat, Ledakan Terjadi di SPPG Desa Krajan Banyumas

    Oven Overheat, Ledakan Terjadi di SPPG Desa Krajan Banyumas

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terjadi ledakan pada oven di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG Desa Krajan, Kabupaten Banyumas, Kamis (4/2/2026). Akibat insiden tersebut, sebanyak puluhan pekerja mengalami luka-luka. Kepala Polsek Pekuncen Ajun Komisaris Polisi Slamet Husein membenarkan peristiwa tersebut. Setelah pemeriksaan awal, pemicu ledakan diduga karena oven atau alat pengering ompreng yang digunakan dalam […]

  • empuk

    Anti Ribet! Resep Kue Cubit Empuk Tanpa Mixer, Modal Alat Seadanya

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kue cubit adalah salah satu jajanan jadul yang hingga kini masih digemari berbagai kalangan. Teksturnya yang empuk dan lembut, dengan berbagai topping menarik, menjadikan kue cubit cocok sebagai camilan santai di sore hari. Kabar baiknya, kamu bisa membuat kue cubit tanpa mixer di rumah, hasilnya tetap empuk, lembut, dan pastinya lezat! Bagi kamu yang […]

  • Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memilih satu perwira TNI terbaik yang akan menempati posisi Wakil Komandan (Deputy Commander) International Stabilization Force (ISF). “Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Kamis (19/2/2026), dikutip Kompas. ISF bertugas mendukung misi […]

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

expand_less