Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- visibility 48

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung.
Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel.
“Pada Minggu (18/1) malam, kita pentas di tetangga dusun. (Setelah pentas) Hari selanjutnya dibawa ke gedung itu, kok pas hari Rabu (21/1) sore mau latihan sudah tidak ada,” kata Ketua Turonggo Mulyo Sejati, Sutardi, Kamis (22/1/2026), dikutip Detik.
Saat di cek, sebanyak 42 gamelan berupa saron dan demung hilang, menyisakan gamelan gong dan kenong. Akibat kejadian tersebut, pihaknya mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah yang berasal dari dana aspirasi.
“42 biji (hilang). Wilah gamelan perunggu kisaran kerugian sekitar Rp 50 juta,” terang Sutardi.
“Nggih (benar) dana aspirasi (hibah dari pemerintah), nggih. Tiga tahun berturut-turut kan dapat terus dari dinas itu (hibah),” lanjut dia.
Pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Harapannya, pencuri bisa dilacak dan ditangkap, sehingga gamelan-gamelan tersebut bisa dikembalikan.
“Semoga bisa kembali, kalau ndak bisa ya gimana lagi, tapi wong itu kan ibaratnya itu dari dinas sudah memberikan. Ya kepingine (inginnya) ya barang itu kembali,” kata Sutardi.
Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Didik Tri Wibowo menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman laporan dan serangkaian penyelidikan.
“Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

