Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 286

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, angkat bicara terkait isu dugaan kandungan minyak babi dalam food tray atau wadah makan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Food tray tersebut diketahui diproduksi di China dan menjadi sorotan publik usai beredar informasi yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat soal kehalalannya.

Menanggapi hal itu, Haikal menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan berdasarkan isu semata. Oleh karena itu, BPJPH akan mengirim tim langsung ke China untuk melakukan pengecekan dan audit menyeluruh terhadap proses produksi food tray tersebut.

“Kalau terakhir untuk food tray itu kan terakhir masih diperiksa. Mudah-mudahan dalam minggu ini kami akan berangkat ke China karena kami tidak melayani isu, tidak melayani berita-berita yang hoaks. Kami harus menyaksikan lebih dulu, kami harus audit lebih dulu semuanya,” ujar Haikal Hassan saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

BPJPH Sertifikasi Halal untuk Seluruh Komponen Program MBG

Sebagai bentuk dukungan terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis, BPJPH memastikan bahwa sertifikasi halal tidak hanya akan dilakukan pada makanannya saja. Sertifikasi halal juga akan diberlakukan pada seluruh rantai produksi, mulai dari dapur, menu makanan, hingga peralatan masak dan penyajian seperti food tray.

“Bukan cuma produk, menunya juga. Jadi dapurnya tersertifikasi halal, menunya tersertifikasi halal, dan peralatan-peralatan yang dipakai juga tersertifikasi halal. Bahkan kepala dapurnya akan menjadi penyelia-penyelia (orang yang mengawasi) halal,” lanjut Haikal.

Ia juga menyampaikan bahwa BPJPH telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan BGN untuk menjamin kehalalan seluruh aspek dalam program pemenuhan gizi nasional tersebut.

Food Tray dari China Karena Produksi Lokal Belum Mencukupi

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Handayana menjelaskan alasan food tray program MBG masih berasal dari luar negeri, khususnya China. Menurutnya, kapasitas produksi dalam negeri saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan nasional, yang mencapai puluhan juta unit dalam waktu singkat.

“(Dalam negeri) baru punya kemampuan 10 juta tray per bulan. Sementara kita akan butuh kurang lebih 70 juta tray tambahan. Dan kalau sekarang September, Oktober, November, Desember, 4 bulan, jadi artinya produksi dalam negeri hanya bisa memasok 40 juta,” kata Dadan.

Dadan juga menambahkan bahwa sejauh ini pembelian food tray dilakukan oleh mitra-mitra pelaksana program MBG, bukan oleh BGN langsung. BGN sendiri baru akan melakukan pengadaan resmi untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta Sekolah Penyelenggara Program Gizi (SPPG) yang dibangun menggunakan anggaran negara (APBN).

“Jadi ini kombinasi antara nanti pengadaan APBN, tapi yang sekarang sudah ada di masyarakat itu adalah yang dibeli mitra-mitra, bukan Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Sertifikasi Libatkan BPJPH, BPOM, dan Kemenperin

Dalam hal jaminan mutu dan keamanan produk, BGN akan melibatkan berbagai lembaga negara. Untuk aspek kehalalan, BGN akan menggandeng BPJPH sebagai otoritas utama. Sementara untuk standar kebersihan atau higienis akan melibatkan BPOM, dan aspek Standar Nasional Indonesia (SNI) akan dikawal oleh Kementerian Perindustrian.

“Misalnya untuk higienis tentu saja harus dari BPOM, kemudian SNI harus dari Kementerian Perindustrian, kehalalan harus keluar dari BPJPH,” tegas Dadan.

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaminan Halal Program MBG

Langkah cepat yang diambil oleh BPJPH dengan menurunkan tim langsung ke China dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan dan keamanan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis. Isu sensitif seperti dugaan kandungan babi dalam food tray tentu harus dibuktikan secara ilmiah dan melalui prosedur audit resmi, bukan sekadar isu viral di media sosial.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas yang digulirkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di daerah terpencil dan dengan kondisi ekonomi terbatas. Karena itu, kepastian kehalalan baik dari makanan maupun alat penyajinya menjadi hal krusial untuk menjaga kepercayaan publik, khususnya umat Muslim di Indonesia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Tiga tersangka tersebut di antaranya Bupati Sukoharjo, Etik Suryani; Kepala BPKAD Sukoharjo, Richard Tri Handoko; serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo, Tri Mulyo. Berdasarkan penyelidikan KPK, Etik memerintahkan Richard (RCH) mengumpulkan sekitar 40% insentif yang diterima […]

  • Inggris Buka Potensi Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    Inggris Buka Peluang Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 271
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) disebut memiliki potensi investasi yang besar, terlebih di sektor energi baru terbarukan (EBT). Potensi tersebut menarik perhatian Inggris untuk memulai kerja sama dengan Pemprov Jateng di sejumlah bidang. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey usai kegiatan Central Java Investment Business Forum […]

  • Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembangunan giant sea wall di wilayah Pantai Utara (Pantura) rencananya bakal mulai digarap awal tahun 2027. Pembangunan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga 20 tahun. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini. Pembangunan giant sea wall itu menjadi salah satu proyek strategis pemerintah pusat untuk mencegah ancaman tenggelamnya daratan akibat penurunan muka […]

  • semifinal

    Jelang Duel Panas Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-23, Tiket Semifinal Jadi Taruhan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Laga penentuan akan tersaji di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin malam (21/7) pukul 20.00 WIB. Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Malaysia U-23 dalam pertandingan terakhir babak grup Piala AFF U-23 2025. Laga ini bukan sekadar laga klasik antara dua negara serumpun, tapi juga penentu siapa yang berhak melaju ke babak […]

  • bahaya

    Waspadai! Ini 5 Bahaya Mengonsumsi Sayur dan Buah Terkontaminasi E. Col

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Konsumsi sayur dan buah sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa sayur dan buah yang terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan? Bakteri E. coli umumnya hidup di usus manusia dan hewan, dan sebagian besar jenisnya tidak berbahaya. Namun, beberapa strain E. coli patogen, terutama E. […]

  • Penerimaan Pajak Air Permukaan Jawa Tengah Naik, Dewan Sumbar Jadikan Contoh

    Penerimaan Pajak Air Permukaan Jawa Tengah Naik, Dewan Sumbar Jadikan Contoh

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) Jawa Tengah mengalami peningkatan. Diketahui, realisasi PAP tahun 2023 sebanyak Rp17,05 miliar, kemudian naik menjadi Rp18,99 miliar pada 2024. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng optimis PAP tahun ini menunjukkan hasil yang positif. Pasalnya, per September 2025 lalu, jumlahnya sudah mencapai Rp15,56 miliar. Sementara, realisasi pendapatan dari […]

expand_less