Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mendag RI Tanggapi Temuan Minyak Goreng Bantuan Pemerintah Berbau Solar: Sedang Investigasi

Mendag RI Tanggapi Temuan Minyak Goreng Bantuan Pemerintah Berbau Solar: Sedang Investigasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 97

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah produk minyak goreng bantuan pemerintah diduga berbau solar, menurut temuan di wilayah Klaten. Terkait hal ini, produk ‘MinyaKita’ yang sebelumnya telah disalurkan kepada warga akan ditarik seluruhnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, ikut buka suara. Ia mengungkap, sampel minyak goreng yang bermasalah itu sedang dilakukan pengujian di laboratorium untuk mengungkap kandungan di dalamnya.

Diketahui, minyak goreng merek ‘MinyaKita’ tersebut berasal dari PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) di Karanganyar. Budi mengaku belum mengetahui penyebab produk tersebut berbau solar saat diterima oleh masyarakat lantaran masih dalam proses investigasi.

“Semuanya sudah ditarik oleh PT KMR dan kita terus melakukan investigasi,” kata Budi, Kamis (25/6/2026).

“Belum, saya belum berani menyimpulkan. Sekarang masih dibawa ke lab,” lanjut dia.

Meski demikian, jika ditemukan indikasi pelanggaran, pemerintah tak segan untuk mencabut izin perusahaan. Begitu pula jika ditemukan unsur pidana, maka kasus akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau memang melanggar suatu aturan, ya bisa perusahaannya izinnya dicabut. Nanti kalau memang ada temuan lain secara pidana, ya semua diproses. Semua diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Jogonalan, Klaten, mengeluhkan bantuan ‘MinyaKita’ dari pemerintah yang berbau solar. Bantuan minyak goreng tersebut diterima oleh warga pada hari Rabu (17/6/2026).

Sekretaris Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Cahyoko menyebutkan bahwa sejumlah warga penerima manfaat mengeluhkan masalah yang sama, yakni bantuan minyak goreng berbau solar dan warnanya lebih pekat.

“Yang mengganti dari pihak penyedia, ada yang bau solar dan minyak tanah. Yang membuat ragu warnanya beda dengan yang biasa warga dapat,” papar Cahyoko.

“Infonya di seluruh desa di Kecamatan Jogonalan diganti semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten, Iwan Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemantauan bersama pihak-pihak terkait. Selain itu, semua produk yang rusak akan diganti dengan yang baru.

“DKPP, bersama Bulog, produsen pihak kecamatan dan desa, sudah turun ke lapangan. Dalam penyaluran Bulog kerjasama dengan beberapa produsen, kebetulan yg di Kecamatan Wedi dan Jogonalan satu produsen,” terang Iwan.

“Saat ini masih proses berjalan penggantian produk, sampel produk yang rusak baru dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Kita masih menunggu hasil laboratorium belum keluar,” jelasnya lebih lanjut. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • italia

    Menyasar Pasar Italia, Thai Airways Hadirkan Paket Wisata Menarik dengan Dukungan Agen Perjalanan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Maskapai penerbangan Thai Airways semakin serius menargetkan pasar turis Italia yang ingin berkunjung ke Thailand dan Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan perjalanan antara Eropa dan Asia, khususnya setelah pandemi yang mengubah pola perjalanan global. Salah satu strategi utama Thai Airways untuk menarik turis Italia adalah dengan membuka kembali rute […]

  • Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Tempat penyimpanan bawang merah atau cold storage diwacanakan akan dibangun di Kabupaten Pati. Hal itu diungkap oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati, Muhtar. Rencananya, pembangunan tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Kementerian Pertanian. “Itu rencana kerja sama dengan Kemenko Pertanian, […]

  • 400 Produk UMKM di Jateng Dinyatakan Bebas Zat Berbahaya

    400 Produk UMKM di Jateng Dinyatakan Bebas Zat Berbahaya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 400 lebih usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Tengah (Jateng) telah dinyatakan bebas zat berbahaya, seperti formalin dan boraks, oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). Kepala BBPOM di Semarang, Lintang Purba Jaya mengatakan, ratusan produk tersebut telah diberikan Stiker Bebas Zat Berbahaya sebagai bentuk jaminan. Tak hanya itu, pihaknya […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Pemkab Pati Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pati memperpanjang status tanggap darurat bencana di Bumi Mina Tani hingga 6 Februari 2026. Hal ini berdasarkan Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0062 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Sabtu (24/1/2026). Perpanjangan status tanggap darurat ini menjadi dasar hukum dalam upaya penanganan yang masih berlangsung “Perpanjangan […]

  • tuku

    Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI di Den Haag telah memfasilitasi pertemuan antara Toko Kopi Tuku dengan lembaga sertifikasi halal Eropa, Halal Quality Control (HQC) Group. Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang diperlukan agar Toko Kopi Tuku memperoleh sertifikasi halal di Belanda, sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis mereka […]

  • Pemprov Jateng Bakal Jalin Kerja Sama dengan Uzbekistan, Siap Kembangkan Sektor Perdagangan dan Pariwisata

    Pemprov Jateng Bakal Jalin Kerja Sama dengan Uzbekistan, Siap Kembangkan Sektor Perdagangan dan Pariwisata

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 246
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap mengembangkan sektor perdagangan dan pariwisata halal di wilayahnya. Dalam hal ini, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan negara Uzbekistan. Sejumlah subsektor pun telah dibidik dalam upaya ini, mulai dari destinasi wisata religi, jasa dan produk halal, hingga produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kerja […]

expand_less