Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mendag RI Tanggapi Temuan Minyak Goreng Bantuan Pemerintah Berbau Solar: Sedang Investigasi

Mendag RI Tanggapi Temuan Minyak Goreng Bantuan Pemerintah Berbau Solar: Sedang Investigasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 58

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah produk minyak goreng bantuan pemerintah diduga berbau solar, menurut temuan di wilayah Klaten. Terkait hal ini, produk ‘MinyaKita’ yang sebelumnya telah disalurkan kepada warga akan ditarik seluruhnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, ikut buka suara. Ia mengungkap, sampel minyak goreng yang bermasalah itu sedang dilakukan pengujian di laboratorium untuk mengungkap kandungan di dalamnya.

Diketahui, minyak goreng merek ‘MinyaKita’ tersebut berasal dari PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) di Karanganyar. Budi mengaku belum mengetahui penyebab produk tersebut berbau solar saat diterima oleh masyarakat lantaran masih dalam proses investigasi.

“Semuanya sudah ditarik oleh PT KMR dan kita terus melakukan investigasi,” kata Budi, Kamis (25/6/2026).

“Belum, saya belum berani menyimpulkan. Sekarang masih dibawa ke lab,” lanjut dia.

Meski demikian, jika ditemukan indikasi pelanggaran, pemerintah tak segan untuk mencabut izin perusahaan. Begitu pula jika ditemukan unsur pidana, maka kasus akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau memang melanggar suatu aturan, ya bisa perusahaannya izinnya dicabut. Nanti kalau memang ada temuan lain secara pidana, ya semua diproses. Semua diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Jogonalan, Klaten, mengeluhkan bantuan ‘MinyaKita’ dari pemerintah yang berbau solar. Bantuan minyak goreng tersebut diterima oleh warga pada hari Rabu (17/6/2026).

Sekretaris Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Cahyoko menyebutkan bahwa sejumlah warga penerima manfaat mengeluhkan masalah yang sama, yakni bantuan minyak goreng berbau solar dan warnanya lebih pekat.

“Yang mengganti dari pihak penyedia, ada yang bau solar dan minyak tanah. Yang membuat ragu warnanya beda dengan yang biasa warga dapat,” papar Cahyoko.

“Infonya di seluruh desa di Kecamatan Jogonalan diganti semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten, Iwan Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemantauan bersama pihak-pihak terkait. Selain itu, semua produk yang rusak akan diganti dengan yang baru.

“DKPP, bersama Bulog, produsen pihak kecamatan dan desa, sudah turun ke lapangan. Dalam penyaluran Bulog kerjasama dengan beberapa produsen, kebetulan yg di Kecamatan Wedi dan Jogonalan satu produsen,” terang Iwan.

“Saat ini masih proses berjalan penggantian produk, sampel produk yang rusak baru dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Kita masih menunggu hasil laboratorium belum keluar,” jelasnya lebih lanjut. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati berlangsung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Jumat (16/1/2026). Modifikasi cuaca dalam rangka penanganan cuaca […]

  • Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan peningkatan kapasitas elemen masyarakat dalam bidang kewaspadaan dini bertemakan “Sinergi Pemerintah dan elemen masyarakat dalam membangun sistem deteksi dini serta pencegahan potensi gangguan keamanan”. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Jateng, tokoh agama, akademisi, dan aktivis sosial. Mereka berdiskusi tentang […]

  • 6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

    6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Ada beberapa jenis hidangan khas Indonesia yang tersaji di meja saat Lebaran. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan kuliner dan budayanya. Sehingga, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas masing-masing untuk disantap di hari kemenangan. Sajian khas Lebaran berikut ini memiliki cita rasa yang lezat dan kaya akan rempah-rempah. Tak hanya itu, hidangan-hidangan tersebut juga memiliki […]

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung. Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel. […]

  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

    Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terkait Polio, Ahmad Luthfi Dukung Fun Run 26 Oktober

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 146
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang polio, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tidak hanya berfokus pada program-program lingkup Pemprov saja. Pihaknya juga turut mendukung kegiatan positif di lingkungan masyarakat wilayahnya. Salah satunya adalah Fun Run serentak di kawasan Awanncosta Semarang pada 26 Oktober 2026 mendatang yang diinisiasi oleh Rotary Club D3420. Kegiatan tersebut digelar […]

expand_less