Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Jerat Immanuel Ebenezer (Noel) dalam Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: Terima Rp 3 Miliar untuk Renovasi Rumah

KPK Jerat Immanuel Ebenezer (Noel) dalam Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: Terima Rp 3 Miliar untuk Renovasi Rumah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
  • visibility 107

Kabarjatengterkini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Noel disebut menerima aliran dana senilai Rp 3 miliar, yang digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk renovasi rumah.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa uang tersebut diberikan oleh Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 periode 2022–2025, yang juga menjadi tersangka utama dalam kasus ini.

“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) minta untuk renovasi rumah di Cimanggis. IBM (Irvian Bobby Mahendro) kasih Rp 3 miliar,” ujar Setyo saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025).

Noel Sebut Irvian ‘Sultan’ di Kemnaker

Lebih lanjut, Setyo mengungkapkan bahwa dalam komunikasi internal, Noel sempat menyebut Irvian sebagai “Sultan” karena memiliki banyak uang dan kekuasaan dalam pengelolaan proyek K3 di Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker.

“IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3,” tambah Setyo.

KPK juga menyatakan bahwa praktik pemerasan ini sudah berlangsung cukup lama, yakni sejak tahun 2019 hingga 2024, dengan Irvian diduga menjadi otak utama di balik pengaturan biaya sertifikasi K3.

Modus Pemerasan Sertifikasi K3: Tarif Melonjak dari Rp 275 Ribu Jadi Rp 6 Juta

Dalam proses pengurusan sertifikat K3, KPK menemukan bahwa tarif resmi sebesar Rp 275 ribu sengaja dinaikkan secara tidak sah hingga mencapai Rp 6 juta. Para pekerja atau buruh yang mengajukan sertifikat tersebut dipaksa membayar lebih jika ingin sertifikatnya cepat diproses.

Praktik ini diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menghasilkan keuntungan haram mencapai Rp 81 miliar. Uang tersebut kemudian didistribusikan kepada sejumlah pejabat dan pihak swasta yang terlibat.

Irvian Bobby Mahendro Kantongi Rp 69 Miliar

KPK menyebut Irvian sebagai pihak yang menikmati hasil terbesar dari skema pemerasan ini. Ia diduga menerima Rp 69 miliar dari total uang yang terkumpul. Dana tersebut digunakan untuk keperluan pribadi seperti:

  • Belanja barang mewah
  • Pembelian mobil
  • Hiburan
  • DP rumah
  • Setoran tunai ke sejumlah pihak

Daftar Lengkap 11 Tersangka Kasus Pemerasan K3 Kemnaker

Dalam konferensi pers, KPK mengumumkan 11 tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi sertifikasi K3 Kemnaker:

  1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)
  2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Pengujian dan Evaluasi Keselamatan Kerja
  3. Subhan – Sub Koordinator Keselamatan Kerja (2020–2025)
  4. Anitasari Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja
  5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (2024–2029)
  6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (sejak Maret 2025)
  7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
  8. Sekasari Kartika Putri – Subkoordinator
  9. Supriadi – Koordinator
  10. Temurila – Pihak dari PT KEM Indonesia
  11. Miki Mahfud – Pihak dari PT KEM Indonesia

Noel Bantah Dijerat OTT, Minta Amnesti dari Presiden

Terkait dengan status hukumnya, Noel membantah bahwa dirinya ditangkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia juga membantah bahwa kasusnya merupakan tindak pemerasan seperti yang diberitakan.

Meski demikian, Noel tetap meminta maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, keluarganya, dan masyarakat Indonesia. Ia menyampaikan harapannya agar dapat menerima amnesti atau pengampunan dari Presiden.

“Saya mohon maaf kepada Pak Presiden Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia. Saya berharap ada amnesti,” ucap Noel sebelum masuk ke mobil tahanan.

Kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang menyeret nama mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer menjadi sorotan publik. Dengan kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah dan keterlibatan banyak pejabat tinggi, KPK terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua pihak yang terlibat mendapatkan pertanggungjawaban hukum yang setimpal.

Pemerintah, masyarakat, dan lembaga antikorupsi kini menanti langkah lanjutan dari KPK dalam mengusut tuntas skandal ini demi menegakkan transparansi dan keadilan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagai wujud dari hasil upaya tersebut, Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025 dari Kompas TV. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno turut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pihaknya berjanji menjadikan capaian tersebut dijadikan […]

  • dprd

    Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pada Jumat sore, 19 September 2025, Gedung DPRD Pati menjadi pusat perhatian setelah sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi besar-besaran. Massa yang berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB menuntut berbagai hal, termasuk pengunduran diri Bupati Pati, Sudewo, serta penuntasan proses Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Sudewo. Demonstrasi yang […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

  • bisa

    Bagaimana Merokok Bisa Memicu Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Disfungsi ereksi (DE) atau impotensi adalah masalah seksual yang cukup umum terjadi pada pria, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu penyebab utama dari gangguan ini? Tidak sedikit pria yang masih menganggap enteng efek merokok terhadap kesehatan seksual. Padahal, hubungan antara merokok dan […]

  • Bupati Pati Sudewo

    Bupati Pati Bentuk ‘Tim 8’ Berisi Orang Kepercayaan, Diduga untuk Peras Calon Perangkat Desa

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Sudewo disebut membentuk ‘Tim 8’ yang beranggotakan orang-orang kepercayaannya untuk memeras Calon Perangkat Desa (Caperdes) terkait rencana pengisian perangkat desa tahun 2026. Berdasarkan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sudewo membentuk tim khusus yang terdiri dari tim suksesnya, serta sejumlah kepala desa di masing-masing kecamatan dengan dalih menjadi koordinator kecamatan (Korcam) pada […]

  • satgas

    Satgas IKN Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal di Ibu Kota Nusantara

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal (Satgas PAI) yang dibentuk untuk mengatasi berbagai aktivitas ilegal di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan komitmen tegasnya dalam mengatasi masalah lingkungan dan pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah delineasi IKN. Pada Rabu (15/10), Satgas menggelar Rapat Forum Dewan Pengarah di Kantor Otorita IKN, diikuti dengan peninjauan dan penanaman plang […]

expand_less