Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • visibility 37

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang yang keliru di area tersebut.

“Tata ruang kita itu memang keliru. Ini harus diakui. Dan dulu itu pembuatan lajur kemiringannya (turunan Silayur) memang tidak layak untuk mobil-mobil besar, mobil-mobil dengan tonase yang berat,” jelas Agustina, Jumat (10/4/2026), dikutip Detik.

Meski demikian, jalan tersebut menjadi jalur strategis bagi kendaraan pabrik di sekitar, sehingga perlu adanya perubahan tata kota di wilayah tersebut. Ia menyebutkan, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan tersebut sekitar Rp60 miliar.

“Tetapi harus disadari bahwa itu menjadi salah satu pintu jalur untuk berbagai macam pabrik di sekitar. Memang menurut saya tata kotanya keliru dan harus diubah,” ungkap Agustina.

“Hanya kemarin di proses perubahan anggaran, perencanaan anggaran. Kalau itu mau dilakukan perubahan, duitnya sekitar Rp 60 miliar. Enggak kuat kita, benar-benar nggak kuat,” lanjut dia.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, kepolisian, dengan para pengusaha, namun kecelakaan masih terjadi. Sementara, untuk penutupan jalan, hal itu merupakan kewenangan kepolisian.

“Kalau penutupan jalan itu kan miliknya teman-teman kepolisian, harus ada koordinasi lanjutan ini. Kalau pemkot untuk menutup tidak ada kewenangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan beruntun di turunan Silayur pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.  Ada tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, di antaranya truk kontainer, mobil, dan motor. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • ott

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, terjaring OTT dan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus, Jawa Tengah. Penanganan kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan pejabat aktif di tingkat daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sudewo baru keluar dari […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Walkot Semarang Siap Cari Solusi Bersama TPA Ilegal yang Berbatasan dengan Demak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan siap mencari solusi bersama mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang ada di perbatasan antara Rowosari, Tembalang dengan Kebunbatur, Mranggen. Sebagaimana diketahui jika ada tumpukan dan pembakaran sampah di sana. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Berhubung lokasi TPA ilegal tersebut berada di wilayah perbatasan, Agustina menilai perlu […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

  • nepal

    Gen Z Nepal Pimpin Aksi Demo Usai Medsos Diblokir, 19 Tewas

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Kathmandu, Nepal – Gelombang demonstrasi besar-besaran mengguncang Nepal setelah pemerintah memblokir sejumlah platform media sosial dan dianggap gagal menangani praktik korupsi yang semakin merajalela. Aksi protes yang dipimpin oleh generasi muda, terutama Gen Z Nepal, berubah menjadi bentrokan berdarah yang menewaskan sedikitnya 19 orang dan menyebabkan ratusan lainnya terluka. Demo yang berlangsung pada Senin […]

  • destinasi

    Destinasi Hidden Gem 2026: Liburan ke Tempat yang Belum Banyak Diketahui

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di tahun 2026, banyak traveler yang mulai bosan dengan destinasi turis mainstream. Mereka mencari tempat-tempat yang masih “perawan”, alami, dan belum dibanjiri wisatawan. Intrepid Travel merilis daftar destinasi paling underrated yang layak jadi incaran para petualang. Berikut sepuluh destinasi menarik yang wajib ada di bucket list Anda. 1. Tiwai Island, Sierra Leone Tiwai Island […]

  • jateng

    Jateng Jadi Tuan Rumah 2 Cabor Kejurnas 2025, Ada Atletik dan Taekwondo

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 149
    • 0Komentar

      Mitrapost.com – Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah dua cabang olahraga (cabor) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Tahun 2025. Dua cabor tersebut di antaranya atletik dan Taekwondo. Nantinya, kompetisi akan digelar pada tanggal 19 Oktober 2025. Adapun cabang atletik akan diikuti oleh 270 peserta dari 31 kontingen untuk 34 kelas. Sementara […]

expand_less