Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemkot Semarang Bakal Gunakan Teknologi untuk Atasi Persoalan Sampah di TPA Jatibarang

Pemkot Semarang Bakal Gunakan Teknologi untuk Atasi Persoalan Sampah di TPA Jatibarang

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 311

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengguanakan teknologi tinggi dalam mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.

Teknologi yang dimaksud adalah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Untuk merealisasikan penggunaan teknologi tersebut, Pemkot mengajak investor untuk terlibat dalam pembangunan proyek tersebut.

Jika nanti ada investor yang masuk, pihaknya bakal memastikan jika pasokan sampah cukup untuk mendukung operasional PSEL.

“Pemerintah Kota Semarang menjamin jika nanti ada investasi untuk pengolahan sampah dengan teknologi tinggi, maka kami memastikan ada pasokan sampah yang dibuang oleh masyarakat ke TPA itu paling tidak minimal adalah seribu ton per hari,” jelasnya.

Agustina menyebut jika Kota Semarang sendiri masuk dalam salah satu kota yang mendapatkan konsen dari pemerintah pusat.

“Kami bersyukur bahwa Pemerintah Kota Semarang ini masuk menjadi satu dari 12 kabupaten/kota dan provinsi yang mendapatkan konsen dari pemerintah pusat. Sehingga kita mendapatkan berbagai macam advokasi dan berbagai macam peluang untuk bisa segera menyelesaikan TPA Jatibarang,” ujar Agustina.

Pembangunan PSEL sendiri dimaksudkan untuk mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA Jatibarang. Sedangkan energi listrik yang dihasilkan merupakan keuntungan lain dari penggunaan PSEL.

“Bagi kami, bukan urusan sampahnya menjadi listrik. Bagi kami pemerintah dan warga Kota Semarang, yang paling penting adalah penanganan sampahnya,” ujarnya.

“Sampah di Kota Semarang ini fluktuatif antara 800 – 1.200 ton setiap hari dan itu tidak ter-reduce dengan baik di TPA Jatibarang,” lanjutnya.

Pemkot juga telah menyiapkan lahan seluas 40 hektar di Jatibarang dengan tambahan 11 hektar zona buang baru. Proses tender PSEL ditargetkan akan dimulai pada 31 Juli 2025 dan konstruksi dapat dimulai sebelum akhir tahun, agar dapat rampung pada 2027. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • china

    Eks Menteri Kehakiman China Divonis Seumur Hidup karena Korupsi

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Mantan Menteri Kehakiman China, Tang Yijun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah terbukti menerima suap dalam jumlah fantastis selama menjabat di berbagai posisi penting pemerintahan. Vonis tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Rakyat Menengah Kota Xiamen, Provinsi Fujian, setelah pengadilan menyatakan ia bersalah atas tindak pidana korupsi yang berlangsung dalam rentang waktu panjang. Tang diketahui menerima […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Jadi Garda Pembangunan Peradaban, Walkot Agustina Ajak Memuliakan Sosok Ibu

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat senantiasa memuliakan para ibu. Pasalnya, peran seorang ibu sangat besar dalam membangun peradaban bangsa. Seorang ibu melahirkan dan mendidik generasi muda yang nantinya turut membangun negara. Menurutnya, melalui kasih sayang dan penerapan nilai-nilai di awal kehidupan akan menciptakan generasi muda yang berkarakter. Agustina menyebutkan, dalam […]

  • imip

    Siapa Pemilik PT IMIP? Bandara Tanpa Otoritas Negara Bikin Heboh

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi sorotan publik setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi lokasi pada 19 November 2025. Sjafrie terkejut mengetahui bahwa bandara tersebut beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara, termasuk petugas keamanan, bea cukai, dan imigrasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tata kelola dan pengawasan di salah satu kawasan […]

  • Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia Saat Pertandingan, Sempat Melambaikan Tangan

    Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia Saat Pertandingan, Sempat Melambaikan Tangan

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jepara, Kabarjatengterkini.com – Atlet asal Jepara, Jawa Tengah, Syabilla Rizkia Putri Raharja dikabarkan meninggal dunia saat sedang mengikuti lomba selam laut di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Perprov) XVII Jawa Tengah 2026. Pertandingan digelar di Awann Costa, Semarang Barat, pada Minggu (25/10/2026), serta memiliki jarak tempuh 3.000 meter dan kedalaman sekitar lima meter. Sebelum meninggal dunia, […]

  • 6 Desalinasi Air Bersih Dibangun di Kawasan Pesisir Pantura

    6 Desalinasi Air Bersih Dibangun di Kawasan Pesisir Pantura

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak enam desalinasi air bersih telah dibangun di kawasan pesisir pantai utara (Pantura) Jawa Tengah. Titik-titik tersebut tersebar di beberapa daerah, yakni Pati, Demak, Pekalongan, dan Brebes. Adapun program bantuan desalinasi air bersih dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Tengah dan corporate social responsibility (CSR). “Ada tiga titik bantuan […]

  • jateng

    Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jateng Capai 100 Persen, Ini PR-nya

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terdaftar di Provinsi Jawa Tengah mencapai 8.523 unit atau mencapai 100 persen. Di antaranya, sebanyak 3.891 unit beoperasi di 35 kabupaten/kota, sementara 4.632 masih bersiap. “Koperasi adalah dari anggota untuk anggota. Jangan sampai ada dari anggota untuk pengurus. Kewajiban kami di pemerintah untuk mengawasi, agar hal […]

expand_less