Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » UNESCO Umumkan Daftar Situs Warisan Dunia Terbaru 2025: Dari Denmark hingga Korea Utara

UNESCO Umumkan Daftar Situs Warisan Dunia Terbaru 2025: Dari Denmark hingga Korea Utara

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 397

Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) kembali merilis daftar situs warisan dunia terbaru 2025 yang diakui secara internasional. Penambahan ini memberikan warna baru bagi dunia pariwisata global, sekaligus memperluas cakrawala sejarah, budaya, dan alam yang dapat dijelajahi oleh wisatawan.

Menurut laporan yang dirilis oleh Travel and Leisure, daftar terbaru ini mencakup situs-situs penting dari berbagai negara, termasuk Denmark, Brasil, Jamaika, Sierra Leone, Guinea-Bissau, hingga Korea Utara. Setiap lokasi yang masuk daftar menunjukkan nilai universal luar biasa—baik dari segi budaya maupun alam—yang layak dilindungi dan dilestarikan.

Mons Klint, Denmark: Surga Tebing Kapur di Baltik

Salah satu sorotan paling menarik dalam daftar warisan dunia terbaru adalah Mons Klint di Denmark. Terletak di pesisir timur pulau Møn dan menghadap langsung ke Laut Baltik, Mons Klint adalah tebing kapur putih menjulang setinggi hingga 120 meter yang terbentuk sejak sekitar 70 juta tahun lalu.

Dikenal sebagai destinasi wisata alam paling ikonik di Denmark, Mons Klint menawarkan pemandangan spektakuler, keanekaragaman hayati unik, serta kesempatan untuk menyaksikan elang peregrine—salah satu burung tercepat di dunia.

“Mendaki di sepanjang tebing, melihat elang peregrine, atau sekadar menikmati pemandangan spektakuler. Ini adalah tempat yang selalu didatangi orang Denmark dan tak pernah ditinggalkan,” tulis situs resmi VisitDenmark.

Peruaçu River Canyon, Brasil: Harmoni Alam dan Sejarah

Di benua Amerika Selatan, Peruaçu River Canyon yang terletak di negara bagian Minas Gerais, Brasil, juga resmi diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO. Wilayah ini dikenal karena jalur pendakian ekstrem, gua-gua prasejarah, dan formasi batuan megah yang menjulang tinggi.

Kawasan ini menyimpan lukisan batu kuno, flora dan fauna endemik, serta sistem gua yang sangat luas—semuanya menjadikan Peruaçu sebagai perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan sejarah manusia.

Dengan masuknya situs ini ke daftar UNESCO, Brasil memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan warisan budaya dan alam terlengkap di dunia.

Hutan Gola-Tiwai, Sierra Leone: Warisan Alam Afrika yang Pertama

Sementara itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Sierra Leone resmi memiliki situs warisan dunia dengan pengakuan terhadap Gola-Tiwai Complex, sebuah kawasan hutan hujan tropis yang berada di perbatasan dengan Liberia.

Wilayah ini menjadi habitat penting bagi lebih dari 1.000 spesies tumbuhan (113 di antaranya endemik) dan 55 spesies mamalia, termasuk gajah hutan Afrika dan kuda nil kerdil yang sangat langka. Pengakuan ini sekaligus menjadi simbol keberhasilan konservasi lingkungan di wilayah Afrika Barat.

Korea Utara dan Gunung Kumgang: Keindahan Tersembunyi Asia Timur

Satu lagi penambahan yang menarik perhatian publik internasional adalah masuknya Gunung Kumgang (Kumgangsan) di Korea Utara ke dalam daftar warisan dunia terbaru.

Gunung Kumgang selama ini dikenal karena keindahan lanskap pegunungannya yang dramatis, air terjun jernih, dan nilai spiritual yang tinggi dalam budaya Korea. Meski selama ini akses ke kawasan ini dibatasi, pengakuan dari UNESCO membuka peluang besar untuk konservasi dan, mungkin di masa depan, pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Penambahan situs dari Korea Utara ini menjadi langkah penting dalam pelestarian budaya dan lingkungan Asia Timur, dan diharapkan mampu memperkuat hubungan regional melalui kerja sama pelestarian alam.

Tambahan Situs Lain: Jamaika dan Guinea-Bissau

Selain itu, Jamaika dan Guinea-Bissau juga mendapatkan pengakuan UNESCO atas situs-situs pesisir yang memiliki nilai budaya dan ekologi tinggi. Wilayah-wilayah ini dikenal karena keindahan alam tropisnya, tradisi lokal yang kaya, serta potensi besar dalam mendukung ekowisata dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Total Situs Warisan Dunia Mencapai 1.248

Dengan penambahan daftar terbaru ini, jumlah total situs warisan dunia UNESCO 2025 kini mencapai 1.248 situs yang tersebar di seluruh dunia. Dari Taj Mahal di India, Piramida Giza di Mesir, hingga Taman Nasional Yosemite di Amerika Serikat, daftar ini mencerminkan keragaman dan kekayaan warisan umat manusia.

Menjelajahi Warisan Dunia: Peluang Baru Wisata Global

Penambahan ini membuka peluang baru bagi wisatawan global untuk menjelajahi situs-situs bersejarah dan keajaiban alam yang sebelumnya belum banyak diketahui. Selain itu, penetapan situs warisan dunia juga menjadi dorongan bagi negara-negara untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan kawasan tersebut dengan pendekatan yang berkelanjutan.

UNESCO sendiri menekankan bahwa status Warisan Dunia bukan hanya gelar prestisius, tetapi juga tanggung jawab besar dalam hal konservasi, pengelolaan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Warisan Dunia, Aset Bersama Umat Manusia

Melalui daftar situs warisan dunia terbaru ini, UNESCO terus memperkuat misi pelestarian kekayaan budaya dan alam global, serta memberikan inspirasi bagi generasi mendatang untuk lebih mencintai dan menjaga bumi.

Dengan semakin banyaknya situs yang diakui, publik diharapkan semakin sadar akan pentingnya melindungi warisan berharga umat manusia, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di berbagai belahan dunia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jobdesk

    Inilah 5 Jobdesk Content Creator yang Menjaga Konsistensi dan Kreativitas

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Di era digital seperti sekarang, profesi content creator menjadi salah satu pekerjaan paling diminati. Mulai dari YouTuber, influencer Instagram, kreator TikTok, hingga penulis blog  semua berperan penting dalam menciptakan konten yang menghibur, edukatif, dan menginspirasi audiens. Namun, di balik konten menarik yang kita lihat, ada sejumlah jobdesk penting content creator yang membuat kreativitas mereka […]

  • menteri

    Menteri-menteri Prabowo Tanggapi Dugaan Kontaminasi Radioaktif Udang Beku Indonesia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah menteri dalam kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas polemik dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat. Dugaan ini muncul setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mendeteksi paparan Cs-137 pada kontainer berisi produk udang dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods). […]

  • Kades di Banyumas Diduga Selewengkan APBDes, Negara Rugi Lebih dari Rp700 Juta

    Kades di Banyumas Diduga Selewengkan APBDes, Negara Rugi Lebih dari Rp700 Juta

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala desa di Kabupaten Banyumas inisial K alias Sower (55) diduga menyelewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sejak tahun 2019 hingga 2023. Ia diduga berkongkalikong dengan seorang mantan perangkat desa. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, polisi telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Sower selaku Kepala Desa Klapagading Kulon dan PM (63) […]

  • Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Luas lahan kritis di Jawa Tengah selama tiga tahun terakhir berkurang hingga 75 ribu hektare. Lahan kritis di Jawa Tengah sejumlah 392 ribu hektare hingga tahun 2024, kemudian mengalami penurunan menjadi total 317.629 hektare per akhir 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai saat ini masih melakukan upaya pemulihan lahan kritis melalui program perhutanan […]

  • diskominfo

    Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor karena Kesal Diolok-olok, Kerugian Capai Rp2 Miliar

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) di Jalan Pahlawan No. 1, Kelurahan Timbau, Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terbakar pada Selasa (11/8/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.20 Wita itu ternyata bukan disebabkan korsleting listrik atau faktor teknis lainnya. Polisi mengungkap kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Rembang Siapkan UPTD PPA

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Rembang saat ini tengah disiapkan. Upaya itu untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Rembang. Pembuatan UPTD PPA itu merujuk terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024 tentang pembentukan UPTD PPA di tingkat provinsi dan kabupaten atau […]

expand_less