Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • visibility 41

Jepara, Kabarjatengterkini.com – Ribuan hektare sawah di Jepara gagal panen hingga terancam kerugian hingga Rp25,2 miliar karena bencana banjir yang melanda sejak pertengahan Januari 2026. Mirisnya, kerugian tersebut belum bisa diklaim lewat asuransi pertanian.

Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara per 21 Januari, total lahan sawah terdampak banjir capai 3.921 hektare. Rinciannya, 2.807 hektare dinyatakan puso (gagal panen), sementara 1.054 hektare lainnya dinyatakan selamat.

“DKPP memperkirakan nilai kerugian akibat bencana ini mencapai sekitar Rp 25,2 miliar, dan seluruhnya tidak tercover asuransi pertanian,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir, Rabu (4/2/2026), dikutip Detik.

Pihaknya juga merinci wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah, yakni Kecamatan Kalinyamatan 742 hektare, Welahan 653 hektar, Pecangaan 350 hektar, Kedung 286 hektar, Keling 234 hektar, dan Mayong 147 hektar.

Lahan sawah yang terdampak juga berada di Donorojo 115 hektare, Bangsri 85 hektare, Mlonggo 65 hektare, Tahunan 39,5 hektare, Jepara 33 hektare, Kembang 30 hektare, Nalumsari 27 hektare, serta Batealit 1 hektare.

Sementara itu, seluas 70 hektare tidak dapat dimasukkan ke dalam data puso lantaran lahan tersebut berada di area pinggiran sungai atau lambiran yang statusnya bukan hak milik.

Adapun mayoritas padi yang ditanam masih berusia sekitar satu bulan. Saat banjir merendam, sudah dipastikan petani mengalami gagal panen dan kerugian. Sayangnya, ribuan lahan tersebut tidak bisa tercover asuransi.

“Lahan ini tidak ada tupinya dan penerima bantuannya tidak jelas, sehingga tidak bisa kita klaimkan sebagai data puso,” jelasnya.

Pihaknya saat ini baru mengusulkan bantuan kepada petani, berupa bantuan benih dan pupuk. .

“DKPP hanya mengajukan bantuan berupa benih dan pupuk. Jika merujuk pengalaman sebelumnya, biasanya bantuan yang diberikan berupa benih,” kata Mudhofir. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh Candi 2025 di Jateng Bakal Dimulai 14 Juli

    Operasi Patuh Candi 2025 di Jateng Bakal Dimulai 14 Juli

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

      kabarjatengterkini.com – Operasi Patuh Candi 2025 bakal dimulai Senin (14/7/2025) hingga Minggu (27/7/2025) atau selama 14 hari. Operasi ini merupakan operasi kewilayahan yang dilakukan di seluruh daerah hukum Polda Jateng. Sebelum operasi dilaksanakan, Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Candi 2025 pada Jumat (11/7/2025). Kegiatan Latpraops dipimpin langsung oleh Kepala Biro (Karo) […]

  • Diharapkan Berdampak ke Penyandang Disabilitas, Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas

    Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas Hingga Menyentuh Kelompok Disabilitas

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya bakal terus diperluas sampai dengan menyentuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Sampai saat ini, program tersebut telah berjalan di 94 kecamatan yang ada di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berharap 50 persen penyandang difabel turut merasakan manfaat Program Kecamatan Berdaya. Menurutnya, pemberdayaan disabilitas […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

  • jobdesk

    Inilah 5 Jobdesk Content Creator yang Menjaga Konsistensi dan Kreativitas

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Di era digital seperti sekarang, profesi content creator menjadi salah satu pekerjaan paling diminati. Mulai dari YouTuber, influencer Instagram, kreator TikTok, hingga penulis blog  semua berperan penting dalam menciptakan konten yang menghibur, edukatif, dan menginspirasi audiens. Namun, di balik konten menarik yang kita lihat, ada sejumlah jobdesk penting content creator yang membuat kreativitas mereka […]

  • french fries

    Makan French Fries Tiga Kali Seminggu Bisa Picu Diabetes Tipe 2: Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– French fries, atau kentang goreng, merupakan salah satu camilan favorit di seluruh dunia. Rasanya yang gurih dan renyah membuatnya jadi pilihan banyak orang, baik sebagai makanan ringan maupun pelengkap hidangan utama. Namun, tahukah Anda bahwa makan French fries terlalu sering bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan? Terlebih jika dikonsumsi tiga kali seminggu, kebiasaan ini […]

  • uang

    KPK Pamerkan Tumpukan Uang Rp 300 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Kasus PT Taspen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah penegakan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terbuka menampilkan tumpukan uang tunai hasil rampasan tindak pidana korupsi senilai Rp 300 miliar di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pameran uang rampasan ini menjadi simbol nyata dari keberhasilan KPK menyelamatkan aset negara dalam kasus mega korupsi investasi PT Taspen (Persero). […]

expand_less