Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • visibility 165

Jepara, Kabarjatengterkini.com – Ribuan hektare sawah di Jepara gagal panen hingga terancam kerugian hingga Rp25,2 miliar karena bencana banjir yang melanda sejak pertengahan Januari 2026. Mirisnya, kerugian tersebut belum bisa diklaim lewat asuransi pertanian.

Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara per 21 Januari, total lahan sawah terdampak banjir capai 3.921 hektare. Rinciannya, 2.807 hektare dinyatakan puso (gagal panen), sementara 1.054 hektare lainnya dinyatakan selamat.

“DKPP memperkirakan nilai kerugian akibat bencana ini mencapai sekitar Rp 25,2 miliar, dan seluruhnya tidak tercover asuransi pertanian,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir, Rabu (4/2/2026), dikutip Detik.

Pihaknya juga merinci wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah, yakni Kecamatan Kalinyamatan 742 hektare, Welahan 653 hektar, Pecangaan 350 hektar, Kedung 286 hektar, Keling 234 hektar, dan Mayong 147 hektar.

Lahan sawah yang terdampak juga berada di Donorojo 115 hektare, Bangsri 85 hektare, Mlonggo 65 hektare, Tahunan 39,5 hektare, Jepara 33 hektare, Kembang 30 hektare, Nalumsari 27 hektare, serta Batealit 1 hektare.

Sementara itu, seluas 70 hektare tidak dapat dimasukkan ke dalam data puso lantaran lahan tersebut berada di area pinggiran sungai atau lambiran yang statusnya bukan hak milik.

Adapun mayoritas padi yang ditanam masih berusia sekitar satu bulan. Saat banjir merendam, sudah dipastikan petani mengalami gagal panen dan kerugian. Sayangnya, ribuan lahan tersebut tidak bisa tercover asuransi.

“Lahan ini tidak ada tupinya dan penerima bantuannya tidak jelas, sehingga tidak bisa kita klaimkan sebagai data puso,” jelasnya.

Pihaknya saat ini baru mengusulkan bantuan kepada petani, berupa bantuan benih dan pupuk. .

“DKPP hanya mengajukan bantuan berupa benih dan pupuk. Jika merujuk pengalaman sebelumnya, biasanya bantuan yang diberikan berupa benih,” kata Mudhofir. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • microsoft

    Microsoft Uji Coba Fitur Adaptive Energy Saver di Windows 11: Mode Hemat Energi Otomatis Tanpa Ganggu Kinerja

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Microsoft kembali membawa pembaruan signifikan dalam sistem operasi Windows 11. Kali ini, perusahaan tengah menguji fitur terbaru bernama Adaptive Energy Saver, sebuah mode hemat energi pintar yang akan aktif dan nonaktif secara otomatis berdasarkan beban kerja sistem, bukan hanya level baterai seperti pada fitur serupa sebelumnya. Fitur Adaptive Energy Saver ini kini sedang […]

  • Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setiap orang diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan paling sempurna karena memiliki akal dan perasaan. Atas akal tersebut, orang memiliki kendali terhadap pikiran maupun tindakan yang akan dilakukan. Namun, ada kala muncul pikiran tidak senonoh atau kotor yang terlintas. Perlu diketahui, pikiran kotor bisa menjadi penghalang dari datangnya pahala. Untuk menghindari segala pikiran […]

  • BPBD Wonogiri Berikan Pelatihan Khusus ke Relawan Destana untuk Mitigasi Kebakaran

    Relawan Destana Desa Gunungan Wonogiri Dapat Pelatihan Khusus Mitigasi Kebakaran

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri berikan pelatihan khusus kepada Relawan Destana (Desa Tangguh Bencana) terkait mitigasi kebakaran dan simulasi pemadaman mandiri. Hal ini dilakukan guna mengedukasi masyarakat tingkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi bencana kebakaran, sekaligus mencegah dampaknya melebar. Pelatihan itu dilakukan di Aula Pendopo Desa […]

  • Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin

    Minat Literasi di Jateng Terus Ditingkatkan Lewat Program Bunda Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut memiliki sekitar 6 ribu perpustakaan desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Harapannya, ini menjadi tanda budaya literasi masyarakat di wilayah tersebut semakin tinggi. Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus berupaya mengoptimalkan ruang baca bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyiapkan pembentukan Relawan […]

  • Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

    Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebuah warung soto di Jalan Raya Kebonarum-Karangnongko, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, diduga jadi tempat prostitusi. Terkait hal itu, tim gabungan merobohkan bangunan pada Selasa (3/1/2026) pagi. Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, pihak kecamatan, hingga pemerintahan desa setempat. Pembongkaran warung berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan bangunan milik […]

  • Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Berjalan Maksimal

    Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Ramah Disabilitas

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang masih mengkaji rencana penggunaan bus listrik sebagai transportasi publik. Pasalnya, masih diperlukan pertimbangan mengenai desain bus yang ramah disabilitas. Wali Kota Semarang menyebutkan, desain bus agar ramah disabilitas harus menggunakan low deck. Namun, di sisi lain, wilayah Semarang bawah sering menjadi langganan banjir, sehingga lebih cocok menggunakan high […]

expand_less