Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jateng Capai 100 Persen, Ini PR-nya

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jateng Capai 100 Persen, Ini PR-nya

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 183

 

Kabarjatengterkini.com – Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terdaftar di Provinsi Jawa Tengah mencapai 8.523 unit atau mencapai 100 persen. Di antaranya, sebanyak 3.891 unit beoperasi di 35 kabupaten/kota, sementara 4.632 masih bersiap.

“Koperasi adalah dari anggota untuk anggota. Jangan sampai ada dari anggota untuk pengurus. Kewajiban kami di pemerintah untuk mengawasi, agar hal tersebut tidak terjadi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Senin (20/10/2025) malam.

Ia menyampaikan, pemerintah pusat saat ini tengah melakukan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih. Pasalnya, koperasi dinilai bisa menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan berdaya saing di setiap desa.

Meski demikian, pihaknya mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah (PR) yang menanti, seperti kelengkapan sarana prasarana dan kapasitas pengurus koperasi. Sumarno menghendaki seluruh pengurus koperasi mendapatkan pelatihan, utamanya terkait kode etik dan profesionalitas.

“Kita memiliki pengalaman masa silam dengan KUD, tujuannya bagus, namun pada pelaksanaannya justru mengutamakan kepentingan pengurus. Kita tidak ingin mengulang sejarah yang kurang baik tersebut. Langkahnya dilakukan melalui peningkatan kapasitas pengurus seperti saat ini,” beber Sumarno.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto menyebutkan, diperkirakan ada lebih dari 17.000 pengurus untuk mengisi 8.523 unit koperasi. Nantinya, juga akan digelar capacity building tingkat provinsi hingga 22 Oktober 2025. Harapannya, ini juga dapat dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, capaian KDKMP meliputi 136.112 anggota aktif, dengan modal bersama sektor usaha dominan senilai Rp25,2 miliar. Adapun usahanya meliputi laku pandai, pertanian, peternakan, penjualan gas elpiji, sembako, apotek, klinik, cold storage, logistik dan simpan pinjam. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026 /rembangkab

    Bupati Rembang Resmi Buka Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno telah resmi membuka Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026 pada hari ini Kamis (20/11/2025). Pembukaan dilakukan di Lapangan Desa Ketanggi, Kecamatan Rembang. Bupati Harno dalam sambutannya, berpesan kepada para tim yang akan berkompetisi agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam bertanding. Ia juga meminta setiap pihak nantinya bisa menerima […]

  • ancaman

    Ancaman Genosida Terhadap Kelompok Masyarakat Adat Terpencil: Antara Tambang, Media Sosial, dan Eksploitasi Hutan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di dunia ini, terdapat sekitar 196 kelompok masyarakat adat yang hingga kini belum pernah melakukan kontak dengan dunia luar. Kelompok-kelompok ini hidup secara mandiri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bagi kebanyakan orang terasa sangat keras, dan mempertahankan budaya serta pengetahuan tradisional mereka. Namun, keberadaan mereka kini menghadapi ancaman serius, yang oleh sebagian pihak disebut […]

  • Embung Alastuwo, di Desa Wonolepo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar

    Sambut Musim Kemarau, Pemprov Jateng Pastikan Embung Berfungsi Optimal

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menginstruksikan pengecekan seluruh embung dan irigasi di masing-masing wilayah dalam rangka antisipasi musim kemarau kering. Pengecekan secara berkala dilakukan guna memastikan kebutuhan air baku untuk rumah tangga dan lahan pertanian terpenuhi selama musim kemarau. Dengan demikian, musim kemarau kering yang diprediksi mulai bulan April 2026 tidak mengganggu […]

  • Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tujuh bupati di Provinsi Aceh menyatakan ketidakmampuan menangani dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Pernyataan tersebut bahkan telah disampaikan langsung dari Pemprov Aceh kepada pemerintah pusat. Tujuh kabupaten tersebut memiliki permasalahan serupa, yakni kerusakan infrastruktur parah, akses transportasi darat terputus, dan minimnya anggaran penanggulangan bencana. Kondisi pengungsian semakin […]

  • Olahraga Pagi atau Sore? Simak Manfaatnya Masing-masing!

    Olahraga Pagi atau Sore? Simak Manfaatnya Masing-masing!

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Olahraga merupakan aktivitas penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tubuh yang aktif bergerak, utamanya dengan rutin olahraga bisa memperkuat otot dan tulang, menyehatkan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai penyakit. Meski demikian, banyak orang mengaku sulit meluangkan waktu untuk olahraga karena jadwal yang padat. Perlu diketahui, olahraga sebenarnya dapat dilakukan […]

  • kpk

    KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengoptimalkan upaya pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi ke kas negara. Hingga saat ini, total nilai aset yang berhasil dikembalikan KPK mencapai Rp1,531 triliun. Angka tersebut menjadi bukti konkret kontribusi lembaga antirasuah dalam mendukung keuangan negara sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku korupsi. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengembalian […]

expand_less