Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 22 Apr 2026
- visibility 24

Foto: Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 360 jemaah haji asal Jawa Tengah dilepas ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo, pada Rabu (22/4/2026) pukul 01.05 WIB. Pemberangkatan dilakukan mulai dari kloter pertama asal Kabupaten Tegal.
Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jateng, kuota jemaah haji Jawa Tengah 2026 mencapai 34.122 orang. Rinciannya, 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 jemaah prioritas lansia, 191 petugas haji daerah, dan 87 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Sebanyak 28.772 orang tersebut dan 321 petugas hasi bakal diberangkatan dalam 81 kloter lewat embarkasi Solo. Sementara, 15 kloter lainnya melalui embarkasi Yogyakarta yang merupakan jemaah dari wilayah Karesidenan Kedu.
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menyampaikan pesan agar jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Selain itu, diharapkan bisa beribadah dengan khusyuk, namun tetap mengikuti jadwal dan aturan yang berlaku.
“Yang paling dijaga di sana adalah arahan dari pembimbing haji di KBIH,” ujar Gus Yasin, Rabu.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan,” lanjut dia.
Dinas Kesehatan Jawa Tengah memastikan seluruh jemaah haji berada dalam kondisi yang fit. Sebelum pemberangkatan, panitia telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif, baik fisik dan mental.
“Persiapan kita yang utama adalah melakukan cek kembali hasil istitha’ah dari seluruh jemaah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Kusminar.
Lebih lanjut, ia menginformasikan bahwa ada dua jemaah kloter 2 yang dirujuk ke Rumah Sakit dr Moewardi. Menurutnya, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat jemaah batal berangkat, namun harus dipantau oleh tim medis untuk menentukan apakah yang bersangkutan sanggup berangkat atau tidak.
“Pemeriksaan kesehatan itu sangat penting untuk menjaga jemaah di sana tetap sehat. Jadi berangkat sehat, pulang sehat,” katanya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

