Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • visibility 204

Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Pekalongan terus berupaya mengembangkan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Kepala SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), Khusnawan menjelaskan, ide pengembangan mesin sudah ada sejak tahun 2018. Setelahnya, para siswa juga telah melakukan serangkaian penelitian dan pengembangan untuk menyempurnakan mesin.

Mesin tersebut sebelumnya hanya berupa prototipe kecil berbentuk tabung gas. Namun, dengan berbagai upaya siswa SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), kini kapasitas pengolahannya diperbesar menjadi wadah menyerupai periuk besar.

Proses menggunakan mesin tersebut memungkinkan menghasilkan tiga jenis output BBM utama, seperti solar oktan rendah, minyak tanah, dan premium.

“Dari proses pirolisis tersebut, dihasilkan tiga jenis output utama, yakni solar oktan rendah, minyak tanah, dan premium,” tuturnya, Senin (15/9/2025).

Adapun tujuan pengembangan mesin ini untuk mengurangi masalah sampah di area sekolah. Inovasi ini juga turut diajarkan kepada peserta didik lainnya sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek di sekolah.

Guru SMK Mudikal sekaligus penggagas ide pirolisis, Agus Riyadi menjelaskan cara kerja mesin, yakni memasukkan sampah plastik, terutama botol kemasan ke dalam wadah dandang besar. Setelah itu, sampah dibakar selama sekitar satu jam, lalu didinginkan dengan air di wadah berbeda.

“Akan lebih bagus jika menggunakan pompa, terutama saat suhu sangat tinggi. Dari proses itu akan keluar asap yang kemudian dialirkan melalui pipa-pipa yang sudah disiapkan hingga menghasilkan cairan BBM,” bebernya.

Kapasitas alat pirolisis bervariasi, tergantung ukuran sampah. Alat mampu menampung hingga 5 kilogram sampah yang sudah tercacah kecil, kemudian akan diolah menjadi BBM sebanyak 40–50 persen dari sampah yang diolah.

Meski belum diproduksi massal, pihaknya berharap SMK Mudikal dapat menjadi pelopor pendidikan berbasis riset dan lingkungan. Mesin tersebut bahkan berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Pekalongan Tahun 2024.

“Memang saat ini belum diproduksi massal dan masih dimanfaatkan untuk internal sekolah, tetapi ke depan jika ada pesanan, kami siap mengusahakan,” tambahnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pihak pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah diminta taat terhadap regulasi pembangunan gedung. Aturan ini juga berlaku untuk pengelola madrasah, masjid, hingga musala sebagai tempat ibadah dan berkumpul umat. Setiap Ponpes harus melewati proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini ditujukan untuk mencegah risiko akibat struktur bangunan yang tidak sesuai standar. Terlebih, […]

  • demo

    Demo Mahasiswa Hari Ini: Ribuan Massa Kepung 4 Titik di Jakarta, 5.955 Personel Disiagakan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan ibu kota. Aksi lanjutan mahasiswa dipastikan akan digelar di sejumlah lokasi strategis di Jakarta pada hari ini, Senin (15/6/2026). Berdasarkan data kepolisian, terdapat sedikitnya empat agenda unjuk rasa besar yang dimotori oleh berbagai kelompok mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Menanggapi rencana aksi besar-besaran ini, aparat keamanan telah menyiagakan ribuan personel […]

  • Kasus Sudewo: Sejumlah Warga Sidoluhur Pati Akui Bayar Ratusan Juta untuk Daftar Seleksi Perangkat Desa

    Kasus Sudewo: Sejumlah Warga Sidoluhur Pati Akui Bayar Ratusan Juta untuk Daftar Seleksi Perangkat Desa

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga Pati mengaku telah membayar ratusan juta saat mendaftar seleksi perangkat desa. Hal ini terungkap lewat sidang pemeriksaan kasus Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, yang digelar hari ini, Senin (10/8/2026). Salah satu saksi bernama Ria Erlita, warga Desa Sidoluhur, mengatakan bahwa pada Januari lalu, Kepala Desa, Sudardi, mengatakan akan ada pengisian perangkat desa. […]

  • trump

    Geger Klaim Trump Bisa Habisi Pelayat Khamenei, Iran Membalas: Anda Tak Punya Kehormatan!

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com-Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat kembali berada di titik nadir. Baru-baru ini, Kedutaan Besar Iran di Armenia melayangkan reaksi keras terhadap pernyataan jumawa yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Reaksi menohok dari korps diplomatik Teheran ini menyusul klaim sepihak Trump yang sesumbar bahwa militer AS bisa saja “menghabisi semua orang” […]

  • Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Jawa Tengah Mulai Dibuka, Simak Persyaratannya!

    Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Jawa Tengah Mulai Dibuka, Simak Persyaratannya!

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) luncurkan program beasiswa santri dan pengasuh pesantren. Tahap pendaftaran sudah dimulai, sementara proses seleksi akan dilaksanakan pada awal tahun 2026 nanti. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, program beasiswa ini merupakan bagian dari 11 program prioritas Luthfi-Yasin, yakni “Pesantren Obah”. Adapun tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno

    Sebelum ke Pusat, Usulan Pemekaran Kabupaten Brebes Harus Disetujui di Tingkat DPRD Provinsi

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Brebes Selatan sudah dalam tahap pembahasan di DPRD Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno. Ia menyebutkan, kajian pemerintah provinsi menyatakan bahwa persyaratan awal pembentukan daerah baru sudah terpenuhi, sehingga tahap selanjutnya memperoleh persetujuan DPRD Jateng. “Persyaratan […]

expand_less