Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » IHSG Melemah ke Level 7.895 di Tengah Ketegangan Aksi Demo dan Insiden Rantis Polisi

IHSG Melemah ke Level 7.895 di Tengah Ketegangan Aksi Demo dan Insiden Rantis Polisi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
  • visibility 198

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/8/2025), seiring ketidakpastian yang kembali mencuat akibat meningkatnya tensi politik dan sosial dalam negeri. IHSG turun 56,19 poin atau 0,71 persen ke level 7.895,89 setelah sempat menembus rekor psikologis 8.000 pada perdagangan sebelumnya.

Pelemahan IHSG pagi ini turut diikuti oleh penurunan indeks LQ45 yang turun 6,05 poin atau 0,75 persen ke level 805. Koreksi ini menjadi sinyal kehati-hatian investor yang menyoroti dinamika sosial-politik yang sedang berlangsung di Indonesia, terutama aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi sejak Kamis (28/8).

Aksi Demo Berujung Insiden, Tekanan Psikologis Melanda Pasar

Kekhawatiran investor meningkat menyusul aksi demo di depan Gedung DPR yang berlangsung sejak Kamis pagi hingga Jumat dini hari. Situasi di lokasi demo memanas setelah terjadi bentrokan antara aparat dan massa.

Puncak ketegangan terjadi ketika sebuah kendaraan taktis (rantis) milik polisi melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) yang sedang melintasi kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam. Affan dilaporkan tengah mengantar pesanan makanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Namun naas, ia menjadi korban dalam kekacauan tersebut dan meninggal dunia di tempat.

Insiden ini memicu gelombang reaksi negatif dari publik, terutama di media sosial. Tagar #KeadilanUntukAffan menjadi trending, yang turut memberi tekanan psikologis pada pasar modal. Investor cenderung mengambil langkah wait and see di tengah situasi yang belum kondusif.

IHSG Koreksi Setelah Cetak Rekor 8.000

Penurunan IHSG hari ini cukup kontras dibandingkan capaian sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (28/8), IHSG sempat menembus level 8.000, level psikologis yang belum pernah tercapai sebelumnya.

Namun, euforia tersebut hanya bertahan singkat. Ketidakpastian akibat isu sosial dan keamanan membuat banyak investor merealisasikan keuntungan (profit taking). Tekanan jual terlihat di berbagai sektor, termasuk perbankan, infrastruktur, dan properti.

Analis memperkirakan pergerakan IHSG dalam jangka pendek akan dipengaruhi oleh respons pemerintah terhadap insiden Affan, arah kebijakan fiskal, serta bagaimana sentimen global bergerak terhadap emerging market seperti Indonesia.

Rupiah Justru Menguat di Tengah Ketegangan Domestik

Di sisi lain, pasar valuta asing menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Bloomberg pukul 08:58 WIB, nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) menguat 15,50 poin atau 0,09 persen ke Rp 16.352 per USD.

Penguatan rupiah ini dinilai sebagai respons terhadap melemahnya indeks dolar AS secara global serta optimisme terhadap ketahanan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah. Meski terjadi ketegangan sosial domestik, pelaku pasar global masih melihat fundamental makroekonomi Indonesia relatif stabil.

Analis juga mencatat bahwa penguatan rupiah ini bisa bersifat sementara apabila ketidakpastian politik dan keamanan tidak segera diredam oleh pemerintah.

Bursa Asia Bergerak Campuran

Pasar saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada pagi ini. Beberapa indeks utama Asia mengalami koreksi, sementara lainnya menguat terbatas:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun 130 poin atau 0,30 persen ke level 42.698.

  • Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 116,31 poin atau 0,47 persen ke 25.115.

  • Indeks Shanghai Composite (China) tidak tersedia datanya hingga berita ini diturunkan.

  • Indeks Straits Times (STI) (Singapura) menguat 10,61 poin atau 0,25 persen ke 4.264.

Pergerakan bursa Asia ini turut memengaruhi sentimen regional terhadap IHSG. Ketidakpastian dari data ekonomi China yang belum tersedia juga membuat investor global lebih berhati-hati.

Proyeksi Perdagangan Selanjutnya

Melihat kondisi saat ini, analis pasar modal memperkirakan IHSG masih akan bergerak fluktuatif dalam beberapa hari ke depan. Arah pergerakan akan sangat bergantung pada:

  1. Stabilitas sosial dan keamanan pasca insiden meninggalnya Affan Kurniawan.

  2. Pernyataan resmi pemerintah dan langkah penanganan konflik sosial.

  3. Data ekonomi global, termasuk rilis data inflasi dan ketenagakerjaan dari AS.

  4. Sikap investor asing, terutama aliran dana yang masuk atau keluar dari pasar domestik.

Bagi investor ritel, kondisi ini menjadi pengingat pentingnya manajemen risiko. Dalam situasi seperti ini, pendekatan investasi jangka panjang dengan diversifikasi portofolio sangat dianjurkan.

Melemahnya IHSG di awal perdagangan Jumat (29/8) mencerminkan kecemasan pasar terhadap situasi sosial dan politik yang belum stabil. Di tengah tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, pelaku pasar berharap adanya respons cepat dari pemerintah demi menjaga kepercayaan investor.

Sementara itu, penguatan rupiah dan pergerakan bursa Asia yang campuran menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki peluang untuk pulih, asalkan ketegangan di dalam negeri bisa segera diatasi.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jampidsus

    Isu Desakan Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur Menguat, Benarkah Ada Arahan Presiden Prabowo?

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Pusaran polemik yang menimpa Korps Adhyaksa kian memanas. Buntut dari rangkaian penggeledahan tim gabungan Polri di 12 titik terpisah, isu desakan agar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mundur dari jabatannya kini menggelinding bak bola salju. Terlebih lagi, santer beredar kabar bahwa dorongan untuk menanggalkan jabatan tersebut datang langsung dari Presiden […]

  • Viral Warga Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Ajudan Buka Suara

    Viral Warga Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Ajudan Buka Suara

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga disebut menggelar acara tahlilan di depan rumah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Surakarta. Hal ini sempat jadi perbincangan netizen, hingga viral di media sosial. Menanggapi hal itu, Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, membenarkan ada warga yang menggelar tahlil di depan rumah Jokowi yang berlokasi Jalan Kutai Utara No […]

  • nyepi

    WNA Swiss Jadi Tersangka Penistaan Hari Raya Nyepi di Bali, Polisi Ungkap Kronologi Kasus

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss, Luzian Andrin Zgraggen, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali dalam kasus dugaan penistaan agama. Ia diduga menghina pelaksanaan Hari Raya Nyepi melalui unggahan di media sosial yang viral dan memicu kemarahan publik. Penetapan status tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, termasuk patroli siber dan […]

  • mutasi

    Kapolri Mutasi 60 Pati dan Pamen, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Polri

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 60 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri. Langkah ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025. Rotasi jabatan ini disebut sebagai bagian dari proses penyegaran […]

  • Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 gelombang II direncanakan pada tanggal 7 hingga 21 Mei 2026. Sementara ini, akan melayani lima kloter dari kloter 49 hingga 53. Rinciannya, kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. “Saya mengucapkan selamat kepada Bapak […]

  • purbaya

    Purbaya Desak BEI Bersih-Bersih Saham Gorengan Sebelum Terima Insentif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan insentif kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum pasar modal ditertibkan dari praktik perdagangan saham tidak wajar atau yang dikenal sebagai “saham gorengan”. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri acara Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI yang digelar di […]

expand_less