Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 18

Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah, mulai bulan April 2026, akan menerapkan mekanisme work from home (WFH) selama satu hari dalam seminggu. Skema ini dilakukan dalam rangka efisiensi APBN selama menghadapi ketidakpastian global.

Aturan ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (SE Kemendagri) bernomor 800.1.5/3349/SJ yang memuat sejumlah ketentuan, termasuk mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda).

“Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi dengan pola kerja WFH sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu yaitu setiap hari Jumat,” kata Tito Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Rabu (1/4/2026), dikutip Antara.

Meski demikian, ada pengecualian bagi ASN di Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten terkait WFH ini. Mekanisme work from office (WFO) tetap diterapkan bagi sejumlah ASN yang bertugas di pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Termasuk, urusan kebencanaan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), kebersihan dan persampahan, layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil), perizinan di bidang penanaman modal, layanan kesehatan, layanan pendidikan, hingga layanan pendapatan daerah.

Kepala daerah juga diminta menghitung dan melaporkan jumlah penghematan anggaran dari penerapan skema WFH ini. Anggaran tersebut bisa dialihkan untuk mendukung program prioritas Pemda. Selain itu, Pemda juga wajib melaporkan pelaksanaan program untuk dievaluasi 2 bulan ke depan.

“Gubernur, Wali Kota, kita minta untuk melaksanakan perhitungan penghematan anggaran masing-masing sebagai dampak dari perubahan budaya kerja yang lebih efektif dan efisien ini,” kata Tito.

“Dan ketentuan ini, kebijakan ini akan dievaluasi selama dua bulan,” lanjut dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Ingin Gencarkan Investasi Sektor Padat Karya

    Pemprov Jateng Ingin Gencarkan Investasi Sektor Padat Karya

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) gencarkan investasi di sektor padat karya guna penyerapan lebih banyak tenaga kerja. Hal ini turut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Menurutnya, saat ini perusahaan sudah banyak menggunakan bantuan mesin dan teknologi. Meski demikian, sumber daya manusia masih diperlukan di industri padat karya. “Jawa Tengah itu padat […]

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

  • Jateng Peroleh Predikat Provinsi Layak Anak Empat Kali Berturut-turut

    Jateng Peroleh Predikat Provinsi Layak Anak Empat Kali Berturut-turut

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kembali mendapatkan predikat sebagai Provinsi Layak Anak (Provila). Predikat ini telah diperoleh sebanyak empat kali setiap tahun secara berturut-turut. “Alhamdulillah, kami kembali mempertahankan predikat Provinsi Layak Anak, selama empat tahun berturut-turut,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Auditorium Kantor Kementerian Agama, Jakarta pada Jumat (8/8/2025) malam. Pemerintah […]

  • Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Imbau ASN Bersepeda ke Kantor untuk Hemat BBM

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) imbau aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengayuh sepeda ke kantor. Imbauan ini berkaitan dengan langkah pemerintah pusat dalam menghemat energi, termasuk BBM, di tengah ketidakpastian global. “Kita sudah bikin rengrengan, sudah kita kalkulasi. Nek (kalau) perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus digencarkan di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Adapun tujuan gerakan ini untuk tetap menjamin stabilitas harga pangan di tengah situasi pasca demo. Gerakan ini diwujudkan lewat kegiatan bertajuk ‘BUMD Peduli’ yang digelar selama tiga hari di dua tempat, yakni tanggal 2 dan 3 […]

  • demak

    Atasi Kelangkaan Air Bersih, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Desalinasi Air ke Warga Desa Banjarsari Demak

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah salurkan bantuan desalinasi air kepada warga Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak baru-baru ini. Bantuan ini memungkinkan warga mendapatkan kecukupan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, bantuan desalinasi air merupakan salah satu solusi menghadapi permasalahan kelangkaan air bersih di daerah. Sampai saat ini, […]

expand_less