Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 64

Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah, mulai bulan April 2026, akan menerapkan mekanisme work from home (WFH) selama satu hari dalam seminggu. Skema ini dilakukan dalam rangka efisiensi APBN selama menghadapi ketidakpastian global.

Aturan ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (SE Kemendagri) bernomor 800.1.5/3349/SJ yang memuat sejumlah ketentuan, termasuk mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda).

“Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi dengan pola kerja WFH sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu yaitu setiap hari Jumat,” kata Tito Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Rabu (1/4/2026), dikutip Antara.

Meski demikian, ada pengecualian bagi ASN di Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten terkait WFH ini. Mekanisme work from office (WFO) tetap diterapkan bagi sejumlah ASN yang bertugas di pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Termasuk, urusan kebencanaan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), kebersihan dan persampahan, layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil), perizinan di bidang penanaman modal, layanan kesehatan, layanan pendidikan, hingga layanan pendapatan daerah.

Kepala daerah juga diminta menghitung dan melaporkan jumlah penghematan anggaran dari penerapan skema WFH ini. Anggaran tersebut bisa dialihkan untuk mendukung program prioritas Pemda. Selain itu, Pemda juga wajib melaporkan pelaksanaan program untuk dievaluasi 2 bulan ke depan.

“Gubernur, Wali Kota, kita minta untuk melaksanakan perhitungan penghematan anggaran masing-masing sebagai dampak dari perubahan budaya kerja yang lebih efektif dan efisien ini,” kata Tito.

“Dan ketentuan ini, kebijakan ini akan dievaluasi selama dua bulan,” lanjut dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program internet gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat desa diprioritaskan untuk empat kategori penerima. Di antaranya, desa blankspot, desa wisata, desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana. Pemanfaatannya pun berbeda-beda bagi setiap kategori, misalnya internet gratis bagi desa wisata digunakan untuk optimalisasi promosi destinasi dan produk UMKM setempat agar dikenal […]

  • BRIN Kenalkan Smart Microgrid untuk Kawasan Wisata Karimunjawa, Bisa Pasok Listrik dan Air Bersih

    BRIN Kenalkan Smart Microgrid untuk Kawasan Wisata Karimunjawa, Bisa Pasok Listrik dan Air Bersih

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kenalkan teknologi smart microgrid untuk penyediaan listrik dan air bersih di Karimunjawa, Jepara. Hal ini ditujukan untuk penguatan potensi pariwisata di pulau tersebut. “Karimunjawa ini daerah yang sangat bagus, bahkan tadi Pak Gubernur menyebutnya sebagai Maldives-nya Indonesia. Tapi potensi itu belum terekspos dengan baik, karena masih membutuhkan […]

  • Pengembangan Pariwisata Muslim-friendly di Jateng Bakal Jadi Prioritas Tahun 2027

    Pengembangan Pariwisata Muslim-friendly di Jateng Bakal Jadi Prioritas Tahun 2027

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penguatan ekonomi halal berbasis Syariah bakal jadi salah satu prioritas utama pembangunan di Jawa Tengah pada tahun 2027. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan potensi pariwisata, termasuk menangkap pasar wisatawan dari Timur Tengah. Berdasarkan tren, kunjungan wisatawan luar negeri di Jawa Tengah mengalami peningkatan, termasuk Timur Tengah yang dinilai potensial. Hal ini juga didukung […]

  • Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jepara, Kabarjatengterkini.com – Heboh rekaman video wisatawan protes lantaran gagal menyebrang ke Pulau Karimunjawa, Jepara, padahal sudah membeli tiket kapal. Video tersebut tersebar di media sosial, khususnya di Instagram. Menanggapi hal tersebut, pihak jasa transportasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membenarkan bahwa KMP Siginjai rute Jepara-Karimunjawa batal diberangkatkan pada Jumat (26/12/2025). Meski demikian, kapal tersebut dipastikan […]

  • Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah pada momen Lebaran 2026 ini diperkirakan mencapai 17,7 juta orang. Jumlah tersebut kemungkinan bisa meningkat seiring hari libur yang lebih panjang. “Tahun ini kita bisa menerima para pemudik yang jumlahnya meningkat. Kalau didata 17,7 juta orang. Akan tetapi itu baru data, biasanya masih bisa meningkat […]

  • Pemprov Jateng Dorong Hilirisasi Industri, Bisa Tingkatkan Nilai Tambah dan Pendapatan

    Pemprov Jateng Dorong Hilirisasi Industri, Bisa Tingkatkan Nilai Tambah dan Pendapatan

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Hilirisasi industri dianggap bisa meningkatkan nilai tambah (value added) produk yang ditawarkan. Nantinya, hal ini secara kumulatif bisa berdampak pada peningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka Jateng 2025). Hilirisasi ini bisa dilakukan pada komoditas utama ekspor Indonesia, seperti […]

expand_less