Jaringan Internet Satu Pintu di OPD Pemprov Jateng Dinilai Bisa Optimalkan Efisiensi Anggaran
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sel, 11 Nov 2025
- visibility 64

Foto: Rapat Koordinasi Kebijakan Internet Satu Pintu 2026, di Lorin Solo Hotel, Surakarta, Selasa (11/11/2025) (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjetengterkini.com – Belanja internet di lingkungan Pemprov Jateng mencapai rata-rata Rp2,3 miliar per bulan atau sekitar Rp28 miliar per tahun. Dalam rangka efisiensi, Pemprov Jateng bakal manfaatkan sistem jaringan internet satu pintu bagi seluruh OPD.
“Angka itu cukup besar. Maka tugas kami adalah mengukur kebutuhan internet yang sebenarnya,” ujar Kepala Dinas Kominfo Jateng Agung Hariyadi, Selasa (11/11/2025).
“Rata-rata kebutuhan OPD sekitar 300 Mbps, sementara belanjanya lebih tinggi. Ini yang akan kita tekan agar sesuai kebutuhan,” lanjut dia.
Ia menyebut, efisiensi tidak harus mengurangi anggaran, namun memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran. Termasuk dalam penggunaan internet, harapannya, sistem jaringan internet satu pintu memperkuat aspek keamanan, standarisasi jaringan, serta layanan yang lebih andal.
“Dari efisiensi ini, anggaran dapat dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas, dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik,” terang Agung.
Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Jateng Dhoni Widianto mewakili Sekda Jateng Sumarno, turut mendukung skema efisiensi dengan konsolidasi layanan internet. Saat ini, pihaknya bersama Diskominfo Jateng telah melakukan identifikasi kebutuhan jaringan internet di tiap OPD.
“Ke depan, ketika kita merumuskan skema efisiensi, salah satunya melalui konsolidasi pengadaan barang dan jasa agar hasilnya lebih optimal,” ujar Dhoni.
Dengan upaya efisiensi ini, ia berharap kualitas pelayanan publik agar terganggu, terlebih ketika integrasi jaringan dilakukan.
“Muaranya tentu pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

