Pemprov Jateng Dorong Layanan Konseling Gratis Demi Cegah Perilaku LGBTQ
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bakal memperkuat pencegahan budaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya melalui edukasi sejak dini hingga layanan konseling.
“Dinas terkait kita perintahkan untuk betul-betul melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan. Jadi pencegahan itu harus sejak dini,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/7/2026).
Konseling tersebut bisa dilakukan lewat layanan konsultasi psikolog gratis yang bisa diakses masyarakat secara daring. Layanan itu dapat digunakan untuk pendampingan terhadap berbagai persoalan perilaku berisiko, termasuk yang berkaitan dengan LGBTQ.
“Dinas kita punya terobosan kreatif yaitu aplikasi “Logis”, jadi konsultasi gratis. Ini kita gunakan di tiga kabupaten/kota, bisa konsultasi lewat online, termasuk perilaku menyimpang LGBT juga bisa kita gunakan di sana,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto lewat Perpres Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025–2029 mencantumkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter.
Maka dari itu, Pemprov Jateng turut mendukung langkah tersebut dengan memfokuskan pada pencegahan, edukasi, dan layanan konseling, agar persoalan tersebut dapat ditangani sejak dini. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

