Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Jukir Tarik Tarif Parkir “Ngepruk” ke Pengemudi Mobil di Simpang Lima Semarang

Jukir Tarik Tarif Parkir “Ngepruk” ke Pengemudi Mobil di Simpang Lima Semarang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
  • visibility 38

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Juru parkir (jukir) di kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, diduga menarik tarif parkir ngepruk kepada pengendara mobil. Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah meminta klarifikasi dari jukir bersangkutan.

Menurut sebuah unggahan di media sosial, seorang pengemudi mobil mengaku diminta membayar Rp10 ribu setelah memarkirkan kendaraannya di kawasan Simpang Lima pada Minggu (5/7/2026). Tak hanya itu, ia juga tidak diberikan karcis atau bukti pembayaran parkir.

“Malam min, izin berbagi keluh kesah. Saat parkir mobil di kawasan pinggir jalan Simpang Lima pada hari Minggu, diminta tarif parkir Rp10.000, namun tidak diberikan karcis atau bukti pembayaran apa pun,” tulis unggahan tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dishub Kota Semarang, Andreas Catur Ady Kristianto, mengatakan bahwa penarikan tarif parkir mobil sebesar Rp10 ribu merupakan suatu pelanggaran peraturan daerah.

“Jadi pada saat itu mereka pasti narik di luar tarif resmi. Iya (menurut keterangan jukir), dia pasti mengakui kesalahannya,” kata Andreas, Rabu (8/7/2026), dikutip Detik.

Tarif retribusi diatur berdasarkan regulasi seperti Perwal Kota Semarang No. 37 Tahun 2021 dan Perda Nomor 10 Tahun 2023. Tarif resminya untuk sepeda motor adalah Rp2 ribu, sedangkan untuk mobil adalah Rp3 ribu.

Aturan tersebut juga menetapkan bahwa tarif insidental adalah maksimal dua kali lipat tarif normal.

“Untuk tarifnya sendiri dua kali dari tarif resmi. Artinya kalau sepeda motor Ro 2.000 kan. Jadi, kalau insidental Rp 4.000, kalau mobil Rp 3.000 jadi 6.000. Berarti itu ada pelanggaran tarif di situ,” terang dia.

“Kalau di event-event Sabtu, Minggu itu kan dia harusnya nariknya Rp 6.000. Tidak Rp 10.000,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya sudah datang langsung ke lapangan, pada Senin (6/7/2026), untuk memberikan teguran secara lisan. Dishub Kota Semarang juga secara berkala melakukan pemantauan, sekaligus menyosialisasikan soal tarif parkir.

“Tadi malam kita sudah ke Simpang Lima, sudah berikan teguran juga,” sebutnya.

“Kalau ada pelanggaran lagi kita evaluasi, kita cabut izinnya. (Bisa dibawa ke polisi) Kalau itu tipiring (tindak pidana ringan), biar Satpol PP yang menertibkan karena kami tidak punya kewenangan itu,” sebutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • palestina

    Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Madrid, Spanyol – Unjuk rasa besar-besaran pro Palestina mengguncang ibu kota Spanyol, Madrid, pada Minggu (14/9/2025), memaksa penyelenggara membatalkan etape terakhir balapan sepeda bergengsi Vuelta a Espana. Ribuan pengunjuk rasa menyerbu jalur yang seharusnya menjadi tempat para pesepeda menyelesaikan perlombaan, mengubah atmosfer balapan menjadi arena solidaritas politik internasional. Peristiwa ini menarik perhatian dunia, bukan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

    Disebut Bagian dari Restorative Justice, Pemprov Jeteng-Kejati Sepakati Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejak disahkan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berlaku mulai tahun 2026 mendatang. Sebagai persiapan, Pemprov Jateng bersama Kejaksaan Tinggi wilayah setempat menandatangani nota kesepahaman tentang pelaksanaan pidana kerja sosial. Pidana kerja sosial disebut bagian penting konsep restorative justice, dan menjadikan hukum lebih humanis. Adapun nota kesepahaman tersebut mengatur koordinasi teknis, penyediaan lokasi kerja […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • spelling

    Program Spelling di Jateng Bakal Diusulkan Diterapkan Secara Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Program Dokter Spesialis Keliling (Spelling) di Jawa Tengah berpotensi bisa diterapkan secara nasional. Usulan ini ditujukan guna memberikan layanan kesehatan lebih lengkap kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat-masyarakat yang tinggal di wilayah yang sulit mendapatkan akses […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Tol Yogyakarta-Bawen

    Dukung Konektivitas di Tiga Wilayah, Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Tol Yogyakarta-Bawen

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) upayakan percepatan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. Pasalnya, proyek tersebut dinilai sebagai jalur strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen saat ini digarap oleh PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) dan terdiri atas enam seksi. Di antaranya, mencakup Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo, Seksi 2 Banyurejo-Borobudur, Seksi […]

  • prabowo

    Prabowo: Program MBG Sukses Meski Ada Kasus Keracunan 0,008%

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terbukti sukses menyerap tenaga kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meski sempat muncul kasus keracunan makanan dalam jumlah kecil. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention […]

expand_less