Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 97

Kabarjatengterkini.com – Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, mengembangkan alat penghasil air minum dari udara bernama ToyaKu.

ToyaKu memungkinkan memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Alat hasil riset itu turut dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

“Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi untuk ToyaKU ini. Ini luar biasa karena menangkap air dari udara. Tadi saya mencoba airnya segar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Selasa (5/5/2026).

Ia melanjutkan, pihaknya mengapresiasi hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa dari Udinus. Menurutnya, alat tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Tengah, terlebih saat musim kemarau panjang.

“Mudah-mudahan dengan model-model alat seperti ini, juga menjadi bagian kita menangani kekurangan kebutuhan air, utamanya air bersih di musim kemarau nanti,” imbuhnya.

Pemprov Jateng turut mendukung pengembangan teknologi tersebut, sehingga bisa mendapatkan lisensi dan diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak. Adapun tujuannya untuk membantu daerah-daerah yang mengalami kesulitan air bersih, atau daerah yang tidak memiliki mata air.

Rektor Udinus Pulung Nurtantio Andono menjelaskan, ToyaKU merupakan Smart Atmosphere Water Federation. Alat ini telah dilengkapi fitur kecerdasan buatan dan IoT (Internet of Things) untuk mendukung kemandirian sumber daya dalam menghasilkan air minum.

“Insyaallah kesehatannya terjamin, karena sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang,” jelasnya.

Saat ini, ToyaKU mampu memproduksi air sebesar 8 liter, dalam kurun waktu 12 jam. Pihaknya juga tengah mengupayakan hak paten untuk ToyaKU. Diketahui, air yang dihasilkan dari ToyaKU sudah memiliki sertifikasi layak minum dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com –  Hidangan favorit masyarakat Indonesia saat Lebaran antara lain ketupat sayur dan lontong sayur. Pasalnya, baik ketupat sayur maupun lontong sayur menjadi sajian yang paling sering ditemui di meja saat merayakan hari-hari besar, termasuk Hari Raya Idulfitri. Ketupat sayur adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ketupat, sayuran, dan kuah kental. Makanan ini bisa disajikan dengan taburan […]

  • Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bantuan lahan puso atau gagal panen bagi petani korban banjir tahun 2023 baru cair tahun ini. Adapun besaran bantuan tersebut mencapai Rp15 miliar yang dibagikan kepada 6.700 petani. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa bantuan lahan puso ini sempat tertunda, meski tetap diperjuangkan hingga bisa cair tahun ini. Ia menyebut, […]

  • brin

    Tim BRIN Temukan Dua Spesies Baru Katak Bertaring di Pegunungan Meratus, Kalimantan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Kabarjatengterikini.com – Tim peneliti gabungan dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama Aichi University of Education, Kyoto University, dan Universitas Palangkaraya, berhasil menemukan dua spesies baru katak bertaring di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan. Kedua spesies baru tersebut diberi nama ilmiah Limnonectes maanyanorum dan Limnonectes nusantara. Penemuan ini telah […]

  • LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang jemput bola untuk menangani kasus dan memberikan perlindungan terhadap seluruh korban pemerkosaan di pondok pesantren (ponpes) Pati. “LPSK jemput bola terkait kasus ini. Baru mau ketemu para korban dan kemudian koordinasi dengan aparat penegak hukum yang tangani baru hari ini,” kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, Rabu […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Sigap Tangani Persoalan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak menangani persoalan sampah. Pasalnya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Muktiharjo Kidul dinilai sudah melebihi kapasitas. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng baru-baru ini. Diketahui, beberapa orang menyampaikan keluhan terkait bau tak sedap dan tumpukkan sampah yang mengganggu kenyamanan warga sekitar TPS Muktiharjo Kidul. Untuk menangani […]

  • pemblokiran

    Polemik Pemblokiran Rekening Aktivis Pati dan Dampaknya pada Saham BMRI

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Media sosial X (dulu Twitter) dihebohkan dengan topik Bank Mandiri dan kode saham emitennya, yakni BMRI, yang menduduki jajaran trending topic pada Senin (24/8/2026). Perbincangan hangat ini beriringan dengan narasi aksi boikot yang dilancarkan oleh warganet menyusul kabar pembekuan rekening milik aktivis Supriyono alias Botok, Koordinator Aksi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Kronologi Pemblokiran Rekening […]

expand_less