Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 6 Mei 2026
- visibility 16

Foto: Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, mengembangkan alat penghasil air minum dari udara bernama ToyaKu.
ToyaKu memungkinkan memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Alat hasil riset itu turut dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).
“Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi untuk ToyaKU ini. Ini luar biasa karena menangkap air dari udara. Tadi saya mencoba airnya segar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Selasa (5/5/2026).
Ia melanjutkan, pihaknya mengapresiasi hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa dari Udinus. Menurutnya, alat tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Tengah, terlebih saat musim kemarau panjang.
“Mudah-mudahan dengan model-model alat seperti ini, juga menjadi bagian kita menangani kekurangan kebutuhan air, utamanya air bersih di musim kemarau nanti,” imbuhnya.
Pemprov Jateng turut mendukung pengembangan teknologi tersebut, sehingga bisa mendapatkan lisensi dan diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak. Adapun tujuannya untuk membantu daerah-daerah yang mengalami kesulitan air bersih, atau daerah yang tidak memiliki mata air.
Rektor Udinus Pulung Nurtantio Andono menjelaskan, ToyaKU merupakan Smart Atmosphere Water Federation. Alat ini telah dilengkapi fitur kecerdasan buatan dan IoT (Internet of Things) untuk mendukung kemandirian sumber daya dalam menghasilkan air minum.
“Insyaallah kesehatannya terjamin, karena sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang,” jelasnya.
Saat ini, ToyaKU mampu memproduksi air sebesar 8 liter, dalam kurun waktu 12 jam. Pihaknya juga tengah mengupayakan hak paten untuk ToyaKU. Diketahui, air yang dihasilkan dari ToyaKU sudah memiliki sertifikasi layak minum dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

