Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 2 Pelaku Video Viral Hubungan Intim di Sekolah Pekalongan Berstatus ASN

2 Pelaku Video Viral Hubungan Intim di Sekolah Pekalongan Berstatus ASN

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
  • visibility 56

Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Dua pelaku video viral hubungan intim di ruang sekolah Kabupaten Pekalongan sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Diketahui, pelaku pria merupakan oknum kepala sekolah yang berstatus PNS, sedangkan pelaku berjenis kelamin wanita merupakan oknum guru SD Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu.

“(Untuk gurunya) P3K penuh waktu,” tutur Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid mengonfirmasi, Senin (7/9/2026), dikutip Detik.

“(Kepsek) PNS,” lanjutnya.

Kedua pelaku telah dilaporkan ke Dindikbud Kabupaten Pekalongan sejak 4 Agustus 2026. Selanjutnya, laporan itu ditangani dengan memanggil dua oknum yang terlibat untuk menyampaikan klarifikasi, serta mendengar keluhan dari komite sekolah dan masyarakat.

“Jadi tindak lanjut, sebetulnya kita sudah tindak lanjuti. Jadi laporan pertama itu kan dari tanggal 4 Agustus. Dindikbud sudah melaksanakan pemeriksaan kedua belah pihak tersebut, baik kepala sekolah maupun gurunya,” kata Kholid.

Setelah pemeriksaan awal, oknum kepala sekolah ditempatkan di Dindikbud sementara waktu. Sedangkan, oknum guru SD tersebut dipindahtugaskan (mutase) ke sekolah lainnya di luar wilayah tempat tugas sebelumnya.

“Kita sementara mutasi sambil menunggu nanti kita proses secara administrasi. Pasti akan membentuk tim,” jelasnya.

Proses pemeriksaan tersebut rencananya akan diselesaikan secepatnya hingga satu minggu ke depan. Penanganan kasus dilakukan berdasarkan ketentuan administrasi dan kepegawaian yang berlaku.

“Secepatnya lah. Syukur-syukur satu minggu selesai tim, kita membuat laporan, pasti segera kita sampaikan hasilnya sudah jelas untuk kita sampaikan kepada publik maupun yang bersangkutan,” tuturnya.

Sementara, sanksi diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan internal. Salah satu kemungkinan sanksi, kata dia, adalah pencabutan tugas fungsional sebagai kepala sekolah dan penurunan tingkat pangkat.

“Fungsionalnya sebagai kepala sekolah bisa kita cabut, bisa turun satu tingkat. Yang misalnya IV/a menjadi III/d. Nah, seperti itu,” tuturnya.

Menurut informasi, kedua orang tersebut sudah memiliki pasangan sah masing-masing. Meski demikian, belum ada laporan resmi dari suami maupun istri pihak-pihak yang terlibat dalam kasus video asusila tersebut.

“Belum, enggak ada laporan,” katanya.

Pemkab Pekalongan juga telah membentuk tim untuk menangani persoalan tersebut. Tim tersebut melibatkan Dinas Pendidikan serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mulai menjajaki kerja sama di bidang pariwisata dan teknologi dengan Spanyol. Wisata di kota-kota bersejarah, seperti Barcelona dan Valencia, menjadi salah satu inspirasi yang akan dipelajari. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan air bersih di wilayah […]

  • Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

    Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Purworejo, Kabarjatengterkini.com – Seorang perangkat desa di Kecamatan Kemiri, Purworejo, inisal S (56), mengundurkan diri dari jabatannya setelah viral lantaran diduga berbuat mesum. Saat ini, proses pengunduran diri sudah berada di tingkat kecamatan. “Status perangkat mengundurkan diri karena dia pun sadar konsekuensinya. Mengundurkan diri langsung secara tertulis dan diberikan kepada saya, terus saya serahkan ke […]

  • Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

    Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sampah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Pasalnya, masalah lingkungan ini dinilai sudah tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional saja. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk transformasi daerah. Harus ada inovasi agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diolah […]

  • Program Digitalisasi Bansos Diklaim Bisa Tekan Tingkat Salah Sasaran di Bawah 5 Persen

    Program Digitalisasi Bansos Diklaim Bisa Tekan Tingkat Salah Sasaran di Bawah 5 Persen

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program digitalisasi bantuan sosial (bansos) diklaim bisa menekan angka salah sasaran hingga di bawah 5 persen. Hal itu berdasarkan hasil uji coba bansos digital di Banyuwangi selama beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Sebelumnya, bansos lewat transfer tunai ditemukan 77,6 persen tidak tepat sasaran. Akibatnya, […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • hiu

    Hiu Angelshark Langka Terekam di Teluk Cardigan, Pertanda Harapan untuk Laut Dunia

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah penemuan langka menggugah dunia konservasi laut. Seekor hiu angelshark (Squatina squatina), salah satu spesies hiu paling langka di dunia yang kini berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah, terekam kamera bawah laut di Teluk Cardigan, Wales. Rekaman ini mengejutkan para ilmuwan yang tergabung dalam proyek Dolphin Diet Detectives yang diprakarsai oleh Wildlife […]

expand_less