Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 136

Rembang, Kabarjatengterkini.com Bupati Rembang, Harno mengungkapkan potensi sektor pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, padi kemungkinan bisa dua kali panen dalam setahun.

Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gerakan listrik masuk sawah dan pembukaan pencanangan musim tanam (MT) I 2025/2026 Kabupaten Rembang di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Senin (17/11/2025).

Ia mengaku bahwa sektor pertanian padi di Kabupaten Rembang masih tergantung dengan musim. Dengan demikian, adanya sumur di area persawahan diharapkan bisa berdampak terhadap tanaman padi saat musim kemarau.

“Potensi Rembang padi saat ini memang daerah tadah hujan, maka kita berharap dengan adanya sumur-sumur ini kita bisa mengetahui kekuatan air yang ada di dalam tanah paling tidak bisa dua kali,” jelas Harno.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, luas sawah tahun 2025 teridentifikasi mencapai 26.634 hektar.

Sedangkan, luas tanam mulai bulan Oktober 2024 sampai September 2025 mencapai 45.428 hektar. Dengan demikian, indeks pertanaman padi di Kabupaten Rembang mencapai 1,7 persen.

“Sektor pertanian di Kabupaten Rembang tahun 2025, luas sawah kita teridentifikasi 26.634 hektar dan tahun 2024 Oktober sampai dengan September 2025 kita mencatat luas tanam kita 45.428 hektar. Artinya ada indeks pertanaman 1,7 persen. Ini sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang 1,4 persen,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto.

Agus juga mencatat bahwa bulan Oktober 2025 luas tanam padi telah mencapai 2.992 hektar. Dia optimistis di akhir bulan Desember nanti lahan sawah di Rembang sudah tertanami semua.

“Alhamdulillah sebagai upaya bersama untuk mewujudkan swasembada pangan. Di awal masa tanam ini yang tercatat mulai Oktober kita sudah mencatatkan tanam 2.992 hektar,” ucapnya.

“Rencana kami, kita sudah tutup tanam di akhir Desember semua lahan sawah kita sudah tertanam semua. Sehingga nanti harapannya bulan Maret sudah mulai panen raya kemudian sekali lagi tanam, Juni atau awal Juli, petani kita sudah mulai ke bergeser ke tembakau,” tandasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beberkan sejumlah inovasi di tingkat OPD guna mendukung kesejahteraan. Inovasi-inovasi tersebut ada di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga teknologi. Adapun inovasi di bidang pertanian yang menjadi kekuatan utama, sesuai dengan slogan Pati Bumi Mina Tani, adalah program 10 ton per hektare. Risma menyampaikan bahwa […]

  • kuhp baru

    Resmi Berlaku, KUHP Baru Dinilai Lebih Keras dari Hukum Kolonial Belanda

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi berlaku mulai Jumat, 2 Januari 2026. Pemberlakuan regulasi pidana nasional ini menandai berakhirnya penggunaan Wetboek van Strafrecht (WvS), hukum pidana warisan kolonial Belanda yang telah digunakan selama puluhan tahun di Indonesia. Namun, meski telah disahkan sejak 2022, kehadiran KUHP baru justru menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, […]

  • Rumah Inovasi Inklusif Bakal Dibangun di Pucang Gading Demak

    Rumah Inovasi Inklusif Bakal Dibangun di Pucang Gading Demak

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Rumah inovasi bakal dibangun di wilayah Jawa Tengah. Sebagai permulaan, pembangunan pusat riset yang inklusif ini direncanakan berlokasi di daerah Pucang Gading, Kabupaten Demak. “Melalui rumah inovasi ini, semua pihak punya akses untuk ikut berkontribusi membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan berdikari,” kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi […]

  • Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak, Pemprov Jateng Dorong Produksi Bioplastik

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kenaikan harga bahan baku plastik sedikit banyak berdampak pada kegiatan ekonomi di Jawa Tengah. Banyak pedagang mengeluhkan kenaikan harga hingga kelangkaan plastik. Kenaikan harga plastik disebabkan tingginya harga bahan baku atau naphta. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pasokan energi global akibat pengamanan ketat di Selat Hormuz selama ketegangan geopolitik di Timur Tengah. […]

  • Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

    Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terjadi aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kedungwuni, Pekalongan pada Sabtu (14/2/2026) malam. Aksi tersebut disebut menargetkan suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, Amat Muzakhim (55) atau Boim. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus dan saat ini masih melakukan penyelidikan. […]

  • Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan tak boleh ada bullying. Jika ditemui adanya kekerasan, tawuran, atau bullying di lingkungan sekolah, ia meminta untuk dilaporkan. “Pada masa orientasi ini tidak boleh ada kekerasan. Boleh tegas tapi tidak boleh keras. Lalu, jangan ada lagi bullying, apalagi tawuran. Kalau masih […]

expand_less