Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 175

Rembang, Kabarjatengterkini.com Bupati Rembang, Harno mengungkapkan potensi sektor pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, padi kemungkinan bisa dua kali panen dalam setahun.

Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gerakan listrik masuk sawah dan pembukaan pencanangan musim tanam (MT) I 2025/2026 Kabupaten Rembang di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Senin (17/11/2025).

Ia mengaku bahwa sektor pertanian padi di Kabupaten Rembang masih tergantung dengan musim. Dengan demikian, adanya sumur di area persawahan diharapkan bisa berdampak terhadap tanaman padi saat musim kemarau.

“Potensi Rembang padi saat ini memang daerah tadah hujan, maka kita berharap dengan adanya sumur-sumur ini kita bisa mengetahui kekuatan air yang ada di dalam tanah paling tidak bisa dua kali,” jelas Harno.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, luas sawah tahun 2025 teridentifikasi mencapai 26.634 hektar.

Sedangkan, luas tanam mulai bulan Oktober 2024 sampai September 2025 mencapai 45.428 hektar. Dengan demikian, indeks pertanaman padi di Kabupaten Rembang mencapai 1,7 persen.

“Sektor pertanian di Kabupaten Rembang tahun 2025, luas sawah kita teridentifikasi 26.634 hektar dan tahun 2024 Oktober sampai dengan September 2025 kita mencatat luas tanam kita 45.428 hektar. Artinya ada indeks pertanaman 1,7 persen. Ini sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang 1,4 persen,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto.

Agus juga mencatat bahwa bulan Oktober 2025 luas tanam padi telah mencapai 2.992 hektar. Dia optimistis di akhir bulan Desember nanti lahan sawah di Rembang sudah tertanami semua.

“Alhamdulillah sebagai upaya bersama untuk mewujudkan swasembada pangan. Di awal masa tanam ini yang tercatat mulai Oktober kita sudah mencatatkan tanam 2.992 hektar,” ucapnya.

“Rencana kami, kita sudah tutup tanam di akhir Desember semua lahan sawah kita sudah tertanam semua. Sehingga nanti harapannya bulan Maret sudah mulai panen raya kemudian sekali lagi tanam, Juni atau awal Juli, petani kita sudah mulai ke bergeser ke tembakau,” tandasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • bentrokan

    Bentrokan Warnai Pengajian Rizieq Syihab di Pemalang, 15 Orang Terluka

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pemalang, Kabarjatengterkini.com – Bentrokan terjadi dalam acara pengajian yang menghadirkan penceramah Muhammad Rizieq Syihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/7) malam. Insiden itu melibatkan dua organisasi massa (ormas) Islam yakni Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) dan Front Persatuan Islam (FPI). Akibat bentrokan tersebut, sedikitnya 15 orang dilaporkan mengalami luka-luka. […]

  • purbaya

    Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk […]

  • meteor

    Fenomena Langit Lampung: Bukan Meteor, ITERA Pastikan Cahaya Misterius Adalah Sampah Antariksa China

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dikejutkan oleh penampakan benda bercahaya terang yang melintasi langit malam pada Sabtu (4/4/2026). Fenomena visual yang memukau sekaligus mendebarkan ini memicu spekulasi luas di media sosial, dengan banyak warga menduga bahwa benda tersebut adalah meteor jatuh atau komet yang melintas dekat bumi. Cahaya terang berwarna kebiruan dengan ekor […]

  • mobil

    Mobil Dinas Lurah Manggarai Selatan Diamuk Massa di Sekitar Gedung DPR, Jakarta

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sejumlah peristiwa mengejutkan terjadi di sekitar Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025). Salah satunya adalah insiden penganiayaan yang melibatkan sekelompok massa yang sedang berdemonstrasi. Mobil dinas yang melintas di kawasan tersebut, yang sempat dianggap milik anggota DPR, diduga telah diamuk oleh massa yang merasa kesal terhadap anggota legislatif. Namun, setelah diselidiki lebih […]

  • jateng

    Angka Backlog Rumah di Jateng Masih Tinggi, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah dari Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 377
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka kebutuhan (backlog) rumah di Jawa Tengah dinilai masih tinggi. Pada akhir tahun 2024, diketahui backlog kepemilikan masih mencapai 310.855 unit, sedangkan backlog kelayakan (rumah tidak layak huni) mencapai 1.132.968 unit. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa selama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengurangi […]

  • Yaqut Cholil Qoumas

    Yaqut Baru Tiba di Rutan KPK Hari Ini, KPK: Ada Prosedur Asesmen Kesehatan

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Proses pengembalian eks Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah kembali ke rutan KPK memerlukan waktu karena asesmen kesehatan yang bersangkutan. Ia diketahui mengidap penyakit gerd akut dan asma. “Mengapa mungkin prosesnya dari kemarin tidak langsung, harus menunggu sampai hari ini, karena tentunya ada prosedur yang harus kami lalui, yaitu […]

expand_less