Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 163

Rembang, Kabarjatengterkini.com Bupati Rembang, Harno mengungkapkan potensi sektor pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, padi kemungkinan bisa dua kali panen dalam setahun.

Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gerakan listrik masuk sawah dan pembukaan pencanangan musim tanam (MT) I 2025/2026 Kabupaten Rembang di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Senin (17/11/2025).

Ia mengaku bahwa sektor pertanian padi di Kabupaten Rembang masih tergantung dengan musim. Dengan demikian, adanya sumur di area persawahan diharapkan bisa berdampak terhadap tanaman padi saat musim kemarau.

“Potensi Rembang padi saat ini memang daerah tadah hujan, maka kita berharap dengan adanya sumur-sumur ini kita bisa mengetahui kekuatan air yang ada di dalam tanah paling tidak bisa dua kali,” jelas Harno.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, luas sawah tahun 2025 teridentifikasi mencapai 26.634 hektar.

Sedangkan, luas tanam mulai bulan Oktober 2024 sampai September 2025 mencapai 45.428 hektar. Dengan demikian, indeks pertanaman padi di Kabupaten Rembang mencapai 1,7 persen.

“Sektor pertanian di Kabupaten Rembang tahun 2025, luas sawah kita teridentifikasi 26.634 hektar dan tahun 2024 Oktober sampai dengan September 2025 kita mencatat luas tanam kita 45.428 hektar. Artinya ada indeks pertanaman 1,7 persen. Ini sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang 1,4 persen,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto.

Agus juga mencatat bahwa bulan Oktober 2025 luas tanam padi telah mencapai 2.992 hektar. Dia optimistis di akhir bulan Desember nanti lahan sawah di Rembang sudah tertanami semua.

“Alhamdulillah sebagai upaya bersama untuk mewujudkan swasembada pangan. Di awal masa tanam ini yang tercatat mulai Oktober kita sudah mencatatkan tanam 2.992 hektar,” ucapnya.

“Rencana kami, kita sudah tutup tanam di akhir Desember semua lahan sawah kita sudah tertanam semua. Sehingga nanti harapannya bulan Maret sudah mulai panen raya kemudian sekali lagi tanam, Juni atau awal Juli, petani kita sudah mulai ke bergeser ke tembakau,” tandasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 279
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan serangkaian event menarik untuk merayakan hari jadi ke-80. Acara ini akan digelar selama seminggu, sejak tanggal 18-24 Agustus 2025 di tiga kabupaten/kota. Ragam acara tersebut diadakan di Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, serta Kota Semarang, mulai dari Jateng Bersholawat, karnaval, hingga pameran UMKM. “Kami ada […]

  • kasus

    Kisah Pilu Misri, Anak Yatim Tulang Punggung Keluarga yang Dijadikan Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyisakan kisah pilu bagi keluarga Misri (23), salah satu tersangka yang kini ditahan oleh Polda NTB. Misri, anak sulung dari enam bersaudara dan tulang punggung keluarga, diduga terlibat dalam kematian Nurhadi bersama dua anggota polisi lainnya, yakni Kompol I Made Yogi Purusa […]

  • kpu

    DPR Desak KPU Klarifikasi Keputusan 731/2025 soal Dokumen Capres-Cawapres

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia untuk segera mengklarifikasi Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025. Keputusan ini menjadi sorotan karena dianggap mengandung potensi simpang siur di publik dan bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemilu. Rifqinizamy, yang akrab disapa Rifqy, menegaskan pentingnya lembaga negara, […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Pemkot Semarang Bakal Gunakan Teknologi untuk Atasi Persoalan Sampah di TPA Jatibarang

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengguanakan teknologi tinggi dalam mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang. Teknologi yang dimaksud adalah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Untuk merealisasikan penggunaan teknologi tersebut, Pemkot mengajak investor untuk terlibat dalam pembangunan proyek tersebut. Jika nanti ada investor yang […]

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

  • Sekolah Negeri di Pati Dilarang Jual Seragam yang Bebankan Orang Tua Murid

    Sekolah Negeri di Pati Dilarang Jual Seragam yang Bebankan Orang Tua Murid

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Seluruh sekolah negeri di Kabupaten Pati dilarang keras menjual seragam maupun bahan seragam kepada peserta didik. Pasalnya, kewajiban membeli seragam baru sering kali membebani ekonomi orang tua murid. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Candra, baru-baru ini. Ia mengatakan, aturan tersebut sudah tercantum di peraturan perundang-undangan, sehingga […]

expand_less