Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prabowo: Program MBG Sukses Meski Ada Kasus Keracunan 0,008%

Prabowo: Program MBG Sukses Meski Ada Kasus Keracunan 0,008%

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 122

Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terbukti sukses menyerap tenaga kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meski sempat muncul kasus keracunan makanan dalam jumlah kecil.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Menurut Presiden, kasus keracunan yang terjadi dalam program MBG tercatat hanya 0,008 persen dari seluruh makanan yang dibagikan. Angka ini, kata Prabowo, jauh lebih rendah dibanding risiko keracunan yang bisa terjadi di restoran mahal sekalipun.

“Tidak ada yang menduga kita mampu, banyak orang hebat meramalkan pasti gagal. Sekian ribu keracunan, kita makan di restoran mahal di Jakarta saja ada keracunan, tapi kalau kita jumlah berapa miliar makanan (MBG) yang sudah kita bagi, statistiknya hanya 0,008 persen atau tujuh kasus,” kata Prabowo.

“Artinya, 99,99 persen usaha MBG berhasil,” tambahnya.

MBG Ciptakan Lapangan Kerja dan Jangkau Puluhan Juta Warga

Presiden Prabowo menekankan bahwa program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menyerap tenaga kerja secara signifikan. Sejak digulirkan secara bertahap mulai Januari tahun lalu, MBG telah menyerap satu juta tenaga kerja, termasuk pekerja di dapur operasional dan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).

“Kita semua paham rakyat kita membutuhkan pekerjaan. Tapi kalau kita hanya teriak-teriak, mencela, atau menghardik, tidak akan tercipta lapangan kerja. Saya buktikan, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, telah menghasilkan 1 juta lapangan kerja hanya dari MBG,” jelasnya.

Program MBG kini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Prabowo menyebut pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 82 juta paling lambat Desember 2026.

“Kalau kita mencapai 82 juta penerima manfaat, kita akan menciptakan 3 hingga 5 juta lapangan kerja baru,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini datang dari 22.275 dapur operasional (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 13.829 unit masih dalam proses penilaian, memastikan kualitas makanan dan pelayanan tetap terjaga.

Tantangan dan Kritik, Tapi MBG Terus Berjalan

Meskipun MBG dinilai sukses, kasus keracunan makanan tetap menjadi sorotan publik. Beberapa laporan menyebut adanya insiden keracunan minor, yang kemudian ditangani secara cepat oleh pihak terkait. Prabowo menegaskan hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam program berskala besar.

“Sekecil apa pun masalah yang muncul, kami ambil tanggung jawab penuh. Tapi jangan lupa, dari miliaran porsi yang sudah dibagikan, hanya 0,008 persen kasus keracunan. Artinya, mayoritas program berjalan dengan aman dan bermanfaat,” kata Presiden.

Prabowo juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program MBG tetap berjalan efektif. Dalam sambutannya, ia menyinggung perlunya dukungan penuh dari aparat daerah, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan untuk mengawal distribusi makanan bergizi bagi masyarakat.

Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kesehatan

Selain memberikan makanan gratis, MBG juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Banyak masyarakat yang bekerja di dapur operasional SPPG mendapatkan pelatihan, pengalaman kerja, dan penghasilan tambahan. Program ini sekaligus menjadi solusi bagi masalah pengangguran, terutama di kalangan pemuda dan ibu rumah tangga.

“MBG bukan hanya soal makanan. Ini soal lapangan kerja, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat,” jelas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras pemerintah bersama masyarakat, dan ia mengajak semua pihak untuk mendukung keberlanjutan program MBG. Ia menegaskan, keberhasilan MBG akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Target MBG Hingga Akhir 2026

Dengan target mencapai 82 juta penerima manfaat, program MBG diharapkan bisa menciptakan tambahan 3 hingga 5 juta lapangan kerja baru, sekaligus menurunkan angka kekurangan gizi dan stunting di Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi, pengawasan, dan peningkatan kualitas program agar tetap aman, bergizi, dan tepat sasaran.

“Kami ingin MBG menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah hadir langsung untuk rakyat. Dari sekian banyak tantangan, termasuk kasus keracunan minor, program ini tetap berhasil menyentuh hati masyarakat dan memberikan manfaat nyata,” pungkas Prabowo.

Dengan pencapaian tersebut, MBG di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menjadi salah satu program unggulan yang menggabungkan pemberian makanan bergizi, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus menunjukkan bagaimana program pemerintah dapat berjalan efektif meski dalam skala besar dan menghadapi berbagai tantangan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilegal

    Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara Milik Gubernur Sherly Dibereskan Satgas PKH, Denda Mencapai Rp500 Miliar

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin semakin menunjukkan taringnya dalam menertibkan tambang-tambang ilegal yang merusak lingkungan di Indonesia. Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan tata ruang dan konservasi hutan, khususnya di wilayah kaya sumber daya alam seperti Maluku Utara. Beberapa waktu lalu, […]

  • bangunkarta

    KA Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu: Jalur Selatan Lumpuh, KAI Evakuasi Penumpang dengan Bus

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kabar mengejutkan datang dari dunia transportasi kereta api tanah air. Kereta Api (KA) Bangunkarta dengan relasi Jombang – Pasarsenen dilaporkan mengalami insiden anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin sore (6/4/2026). Peristiwa ini menyebabkan kepanikan luar biasa di kalangan penumpang dan mengakibatkan lumpuhnya jalur utama lintas selatan Jawa. Kronologi Kejadian […]

  • tren

    Tumbler di Era Urban: Antara Gaya Hidup Sehat, Tren Sosial, dan Simbol Identitas Baru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Di tengah hiruk-pikuk kota dan ritme kehidupan urban yang serba cepat, tumbler kini menjelma lebih dari sekadar botol minum. Benda sederhana yang dulunya hanya digunakan sebagai wadah air, kini berubah menjadi simbol gaya hidup, pilihan kesadaran lingkungan, hingga penanda identitas sosial. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah tumbler benar-benar bagian dari gerakan hidup sehat, […]

  • Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Berlubang Diperparah Intensitas Hujan Tinggi

    Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Semarang menyebut kondisi Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, masih ada yang berlubang di beberapa titik. Bahkan, jalan berlubang dinilai dalam atau sekitar 3-5 sentimeter. Lubang jalan itu disebut sudah ada sejak lama, namun kondisi kerusakan jalan diperparah karena tingginya intensitas hujan selama beberapa waktu terakhir ini. Kepala Dinas Pekerjaan […]

  • Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Eks Ketua dan bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana hibah tahun anggaran 2021-2024. Sebelumnya, LK menjabat ketua periode 2021-2025, sedangkan TAR bertugas mengelola keuangan. “Kami tetapkan dua orang tersangka kasus korupsi dana hibah KONI, inisial LK dan TAR, yang merupakan mantan pengurus KONI tahun sebelumnya,” kata […]

  • Pembukaan Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026 /rembangkab

    Bupati Rembang Resmi Buka Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno telah resmi membuka Kejuaraan Sepak Bola Liga Desa 2025–2026 pada hari ini Kamis (20/11/2025). Pembukaan dilakukan di Lapangan Desa Ketanggi, Kecamatan Rembang. Bupati Harno dalam sambutannya, berpesan kepada para tim yang akan berkompetisi agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam bertanding. Ia juga meminta setiap pihak nantinya bisa menerima […]

expand_less