Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 83

Pati, Kabarjatengterkini.com – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beberkan sejumlah inovasi di tingkat OPD guna mendukung kesejahteraan. Inovasi-inovasi tersebut ada di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga teknologi.

Adapun inovasi di bidang pertanian yang menjadi kekuatan utama, sesuai dengan slogan Pati Bumi Mina Tani, adalah program 10 ton per hektare. Risma menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani.

“Kami di tahun ini sudah banyak sekali melakukan inovasi-inovasi, terkait di OPD kami, Dinas Pertanian dan beberapa program andalannya, ada 10 ton bisa dan yang lainnya itu banyak sekali,” ujar dia saat menghadiri Coaching Clinic Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) di Ruang Rapat Rajawali Bapperida, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya, dengan memberi pendampingan untuk mengubah pola dan kebiasaan bertani, sehingga produksi pertanian bisa bertambah.

Sebelumnya, mayoritas petani hanya menghasilkan 5-6 ton per hektare. Namun, baru-baru ini, panen raya padi di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong sudah mencapai produksi 10,28 ton per hektare, atau melampaui target 10 ton.

“Ini Pak Ratri tiap hari juga mengadakan penyuluhan dengan camat, kepala desa semua. Jadi, kita turun lapangan, bahkan timnya Pak Ratri ini sudah tidak ada di kantor, semua di kecamatan, di desa untuk melakukan penyuluhan,” ungkapnya.

Inovasi tidak terbatas di sektor pertanian, namun juga sektor kesehatan dan pendidikan. Di bidang kesehatan, inovasi Puspa Melati menghadirkan layanan Puskesmas langsung ke desa. Sedangkan, di bidang pendidikan, pemerintah daerah telah menyediakan beasiswa bagi peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.

Inovasi digital juga dikembangkan di sektor administrasi kependudukan dan lingkungan hidup.

Meski demikian, Plt Bupati menyebutkan bahwa masih ada 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi. Jadi, harapannya, lembaga-lembaga bersangkutan bisa mengusulkan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.

“Masih ada sekitar 11 perangkat daerah dan 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi daerah. Harapan saya, teman-teman bisa segera mengusulkan,” tegas Risma. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Korban Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    Maling di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Seorang pria di Klaten tega membawa kabur sepeda motor milik seorang wanita yang menolongnya di jalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Yogyakarta-Solo pada Jumat (12/12/2025) petang. Kapolsek Jogonalan AKP Haryanto menyatakan bahwa korban sudah membuat laporan. Pihaknya kemudian bergerak untuk menangkap terduga pelaku yang dilacak sedang berada di wilayah Boyolali. “Sudah ditangkap […]

  • brin

    Tim BRIN Temukan Dua Spesies Baru Katak Bertaring di Pegunungan Meratus, Kalimantan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Kabarjatengterikini.com – Tim peneliti gabungan dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama Aichi University of Education, Kyoto University, dan Universitas Palangkaraya, berhasil menemukan dua spesies baru katak bertaring di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan. Kedua spesies baru tersebut diberi nama ilmiah Limnonectes maanyanorum dan Limnonectes nusantara. Penemuan ini telah […]

  • Sejoli Kedapatan Mesum di Ruang Publik, Pemkot Solo Bakal Tambah PJU

    Sejoli Kedapatan Mesum di Ruang Publik, Pemkot Solo Bakal Tambah PJU

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh sejoli muda melakukan tindakan asusila di kawasan Taman Banjarsari atau Monumen 45 Banjarsari (Mojari) Kota Solo. Aksi tak senonoh perempuan dan laki-laki tersebut bahkan sempat tersebar di media sosial. Aksi mesum di ruang publik semakin meresahkan warga sekitar lantaran tidak hanya sekali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. kejadian serupa. Sebelumnya, ditemukan pasangan mesum […]

  • alam semesta

    Masa Depan Alam Semesta: Studi Baru Prediksi Semesta Bisa Runtuh dalam 33 Miliar Tahun

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Alam semesta diyakini bermula dari peristiwa kosmik luar biasa yang dikenal sebagai Big Bang, sekitar 13,8 miliar tahun lalu. Sejak saat itu, para ilmuwan terus berupaya memahami perjalanan kosmos ini: dari bagaimana ia berevolusi, hingga ke mana arah akhirnya. Namun, pertanyaan besar tentang bagaimana alam semesta akan berakhir masih belum terjawab sepenuhnya. Kini, sebuah […]

  • 14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Demak, KabarJatengTerkini.com – Sebanyak 14 Desa di Kabupaten Demak menerima dana insentif desa (DIDes). Adapun jumlah dana insentif yang diberikan kepada setiap desa tersebut sebesar Rp150 juta. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinpermasdes dan PPKB) Kabupaten Demak Taufik Rifa’i menyampaikan bahwa insentif itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa (Pemdes) […]

  • Penyandang Disabilitas di Kebumen Produktif Hasilkan Batik Pegon, Pernah Dipamerkan ke Singapura Hingga Turki

    Penyandang Disabilitas di Kebumen Produktif Hasilkan Batik Pegon, Pernah Dipamerkan ke Singapura Hingga Turki

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kebumen, Kabarjatengterkini.com – Para penyandang disabilitas di Kebumen secara produktif menghasilkan produk fashion unggulan lewat Rumah Inklusif Kebumen. Tak main-main, produk-produk tersebut bahkan berhasil tembus pasar global. Adapun jenis produk fashion yang dihasilkan oleh mereka adalah batik pegon. Kabarnya, batik ini telah dipamerkan di ajang internasional, seperti di Singapura hingga Turki. Rumah Inklusif Kebumen secara konsisten, […]

expand_less