Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 277

Demak, KabarJatengTerkini.com – Sebanyak 14 Desa di Kabupaten Demak menerima dana insentif desa (DIDes). Adapun jumlah dana insentif yang diberikan kepada setiap desa tersebut sebesar Rp150 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinpermasdes dan PPKB) Kabupaten Demak Taufik Rifa’i menyampaikan bahwa insentif itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa (Pemdes) dengan kinerja terbaik tahun anggaran 2025.

“DIDes ini diberikan kepada desa berkinerja terbaik sebesar Rp150 juta. Selain itu, akan ada pula penghargaan yang di berikan dari Bank Jateng kepada desa yang memiliki kategori, yaitu kategori transfer siltap dan tunjangan aparatur desa tercepat, dan kategori pembayaran angsuran kredit aparatur desa terlancar,” kata Taufik, Senin (14/7/2025), dikutip laman resmi Pemprov Jateng.

Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa penerima DIDes dikaji berdasarkan berbagai faktor yang menunjukkan aspek terbaik di tata kelola (good governance). Ini mendorong kemajuan desa yang menjadi ujung tombak pembangunan.

“Melalui program ini, tentunya kami memberikan penghargaan kepada desa desa yang telah menunjukkan kinerja terbaik, dalam aspek perencanaan, pelaporan keuangan, dan pengelolaan aset desa, secara transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Dengan penghargaan tersebut, harapannya, setiap desa di Demak termotivasi untuk terus meningkatkan kinerjanya, sekaligus mencegah potensi kecurangan.

“Semoga dengan pemberian DIDes ini, akan semakin memperkuat tata pengelolaan desa, mendorong pelaksanaan perencanaan yang baik, pelaporan keuangan yang akurat serta mencegah potensi kecurangan,” pungkasnya.

Adapun 14 desa yang menerima DIDes meliputi, Desa Sumberejo (Mranggen), Sidorejo (Karangawen), Sukorejo (Guntur), Timbulsloko (Sayung), Pidodo (Karangtengah), Tlogodowo (Wonosalam), Harjowinangun (Dempet), Boyolali (Gajah), Ketanjung (Karanganyar), Tanggul (Mijen), Bolo (Demak), Gebangarum (Bonang), Tedunan (Wedung), serta Babat (Kebonagung). (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas

    Hadirkan Kanal yang Terintegrasi, Kota Semarang Jadi Percontohan Layanan Aduan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi kota percontohan layanan aduan masyarakat. Sistem pengelolaan pengaduan publik yang dikembangkan Pemkot Semarang dinilai terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Terkait hal ini, Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas yang ingin memperlajari best practice. Sehingga, layanan pengaduan bukan hanya sebagai wadah laporan saja, namun juga upaya penyelesaian masalah yang […]

  • Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Polisi mengamankan tiga preman berkedok penagih utang di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Mereka diantaranya GN (50), PS (44), dan MP (45). Polda Jawa Tengah menangkap ketiga pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat yang menjadi korban perampasan sepeda motor. Kasatgas Penegakan Hukum Operasi Aman Candi 2025, AKBP Suryadi mengungkapkan bahwa awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga […]

  • Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, terpaksa belajar di rumah setelah kejadian atap bangunan roboh. Adapun ruang kelas roboh terjadi di kelas VII, meskipun kondisi kelas lainnya perlu diantisipasi. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di rumah bakal dilakukan selama pekan ini saja atau sampai dengan hari Sabtu (16/5/2026). Harapannya, pada hari Senin […]

  • bgn

    BGN Wajibkan Dua Sertifikasi untuk SPPG, Termasuk Standar Internasional HACCP

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengeluarkan serangkaian instruksi tegas untuk mencegah terulangnya kasus keracunan massal akibat makanan bergizi siap saji (Menu Bergizi Gratis/MBG) di sekolah. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025), Dadan menegaskan bahwa setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) […]

  • Agustina saat menghadiri Malam Tirakatan, Doa Bersama, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Balai Kota Semarang, Senin (15/6/2026) malam.

    Wali Kota Semarang Ajak Warga Melakukan Refleksi di Momen Tahun Baru Hijriah

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat di wilayahnya untuk melakukan refleksi di momen Tahun Baru Hijriah, lalu kembali fokus untuk menata masa depan. Peringatan 1 Muharram pada penanggalan Islam juga bertepatan dengan Satu Suro, menurut budaya Jawa. Keduanya sama-sama mengajarkan pentingnya terus memperbaiki diri dan bertindak menuju kebaikan. Hal tersebut disampaikan […]

  • 2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak lebih dari 2 ribu aparatur sipil negara (ASN) membeli aplikasi presensi ilegal seharga Rp250 ribu. Aplikasi tersebut memungkinkan ASN melakukan manipulasi catatan kehadiran dengan sistem jarak jauh. “Ada aplikasi resmi tapi hanya bisa dipakai dari radius 50 meter. Sementara yang ilegal ini dapat dipakai absen meski orangnya di luar kota sekalipun,” […]

expand_less