Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahfudz Abdurrahman Kecam Serangan Israel ke Kontingen Indonesia di Lebanon

Mahfudz Abdurrahman Kecam Serangan Israel ke Kontingen Indonesia di Lebanon

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
  • visibility 66

Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Mahfudz Abdurrahman, mengecam keras serangan artileri yang dilakukan Israel ke area penugasan kontingen Indonesia di Lebanon. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan gugurnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia.

Mahfudz menegaskan bahwa peristiwa ini tidak dapat dianggap sebagai insiden biasa dalam konflik bersenjata. Ia menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang harus mendapatkan perhatian dan respons tegas dari komunitas global.

“Ini bukan kecelakaan perang. Ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan mencerminkan pengabaian total terhadap norma-norma global,” ujar Mahfudz dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, tindakan militer Israel di kawasan perbatasan Lebanon telah melampaui batas kewajaran dan menunjukkan pola agresi yang semakin brutal. Ia menilai serangan tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan keselamatan pihak-pihak yang seharusnya dilindungi, termasuk pasukan penjaga perdamaian yang berada di bawah mandat resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mahfudz juga menyoroti bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan ancaman langsung terhadap kredibilitas dan legitimasi misi perdamaian dunia. Ia mengingatkan bahwa jika tindakan semacam ini terus dibiarkan tanpa konsekuensi, maka sistem perlindungan global yang selama ini dijaga oleh PBB dapat runtuh.

“Agresi militer Israel di kawasan tersebut semakin tidak terkendali dan menunjukkan sikap abai terhadap hukum internasional. Serangan ini membuktikan bahwa tidak ada lagi jaminan keamanan, bahkan bagi pasukan yang membawa mandat resmi dari PBB,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mahfudz menegaskan bahwa dunia internasional saat ini sedang menghadapi ujian besar terkait komitmen terhadap penegakan hukum internasional. Ia menilai, respons terhadap insiden ini akan menjadi indikator apakah norma dan aturan global masih dihormati atau justru diabaikan.

“Jika serangan terhadap pasukan PBB dibiarkan tanpa konsekuensi, maka dunia internasional sedang membiarkan runtuhnya sistem perlindungan global. Ini adalah ujian bagi PBB dan seluruh komunitas internasional,” tegasnya.

Oleh karena itu, Mahfudz mendesak PBB untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan investigasi independen yang transparan dan tidak kompromistis. Ia juga meminta agar pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut dapat diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum internasional yang berlaku.

Selain itu, Mahfudz juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomasi yang lebih kuat dan progresif dalam merespons insiden ini. Ia menilai Indonesia memiliki posisi strategis untuk membawa isu tersebut ke berbagai forum internasional guna membangun tekanan global terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Indonesia tidak boleh bersikap biasa-biasa saja. Kita harus mengambil peran utama dalam memperjuangkan keadilan, memperkuat tekanan diplomatik, dan memastikan setiap pengorbanan prajurit kita dihargai dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap penempatan pasukan Indonesia di wilayah konflik, guna memastikan keselamatan personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian dunia. Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian global harus terus dilanjutkan dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan maksimal.

Di akhir pernyataannya, Mahfudz menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam insiden tersebut. Ia memberikan penghormatan tertinggi kepada para prajurit yang telah mengorbankan nyawa demi menjaga perdamaian dunia.

“Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Namun penghormatan terbaik bukan hanya doa, melainkan keberanian kita untuk menuntut keadilan. Jangan biarkan pengorbanan mereka berlalu tanpa pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi pasukan perdamaian di wilayah konflik. Desakan terhadap penegakan hukum internasional pun semakin menguat, seiring meningkatnya kekhawatiran atas keselamatan personel yang menjalankan mandat global di daerah rawan konflik.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • trump

    Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat. Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai […]

  • mnc

    Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan kekerasan di lingkungan kerja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, tudingan serius mengarah kepada Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT). Ia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik hingga pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, yang menjabat sebagai Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower. Peristiwa tersebut mencuat setelah kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, […]

  • Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program Satu Desa Satu Sarjana di Kabupaten Rembang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah RI. Program tersebut dinilai turut mendukung cita-cita pemerintah pusat dalam mencetak generasi emas. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, banyak anak-anak yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena […]

  • Seni dan Budaya di Jateng Bisa Jadi Media Diplomasi Antarnegara

    Seni dan Budaya di Jateng Bisa Jadi Media Diplomasi Antarnegara

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dukung penuh seniman yang membawa budaya Indonesia ke kancah internasional. Menurutnya, seni dan budaya bisa menjadi media diplomasi untuk mempererat hubungan antarnegara. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasinya terhadap salah satu seniman tari asal Semarang, Jawa Tengah yang sempat mengikuti World Expo 2025 di Osaka pada 7-8 […]

  • Pemprov Dukung Perwakilan Jateng Berkompetisi di Ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional

    Pemprov Dukung Perwakilan Jateng Berkompetisi di Ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) selalu berusaha mendukung prestasi generasi muda. Terlebih, jika prestasi tersebut tak hanya mengharumkan nama daerah, namun juga menjadi sebagai bentuk ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebanyak 40 peserta terbaik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Ula (SD/MI sederajat), Wustha (SMP/MTs sederajat), dan Ulya (SMA/SMK sederajat) diberangkatkan […]

  • kpk

    KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim Edison, Ini Rincian Barang Buktinya

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam mengusut kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di dua lokasi berbeda, yakni Sumatera Selatan dan Jakarta, lembaga antirasuah tersebut berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hingga saldo rekening bernilai miliaran rupiah. Kasus yang menyeret […]

expand_less