Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KRI Surik-645 Gagalkan Peredaran Narkoba di Selat Malaka, Temukan 49 Paket Sabu

KRI Surik-645 Gagalkan Peredaran Narkoba di Selat Malaka, Temukan 49 Paket Sabu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 192

Kabarjatengterkini.com- Unsur Kapal Perang TNI AL, KRI Surik-645, yang berada di bawah Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I, berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika di perairan Selat Malaka.

Kejadian ini terjadi saat KRI Surik-645 sedang melaksanakan patroli keamanan laut di bawah Kendali Operasi (BKO) Guskamla Koarmada I. Kapal yang terlibat dalam upaya penyelundupan narkoba ini adalah KM Pasific II, sebuah kapal berbendera Indonesia yang hendak melintasi jalur laut tersebut.

Penemuan Kejanggalan Administrasi Kapal

Pada saat patroli rutin, KRI Surik-645 menghentikan KM Pasific II untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Pemeriksaan awal kapal tersebut menunjukkan adanya beberapa kejanggalan dalam administrasi kapal.

Di antaranya adalah ketidaksesuaian antara jumlah awak kapal yang tercatat dalam buku sijil dengan crew list yang ada di kapal. Bahkan, beberapa awak kapal tidak tercatat secara resmi, yang memunculkan kecurigaan lebih lanjut terhadap aktivitas kapal ini.

“Dari hasil penggeledahan, prajurit KRI Surik-645 menemukan 49 paket sabu (methamphetamine) siap konsumsi yang akan diedarkan melalui jalur laut,” kata keterangan yang diterima, Selasa (7/10/2025). Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya usaha peredaran narkoba yang melibatkan kapal tersebut.

Penggagalan Narkoba dan Penyerahan ke Lanal Tanjung Balai Asahan

Setelah temuan tersebut, KM Pasific II langsung dikawal menuju muara Sungai Asahan untuk diserahkan kepada pihak berwenang di Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) untuk diproses lebih lanjut.

Pada tanggal 5 Oktober 2025, berkas perkara, barang bukti, dan 33 awak kapal, termasuk nakhoda, diserahkan kepada penyidik Lanal Tanjung Balai Asahan. Proses serah terima ini disaksikan langsung oleh Komandan KRI Surik-645, Letkol Laut (P) Ditto Regina.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya TNI AL untuk memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur rawan tindak pidana di laut, khususnya peredaran narkoba.

Aktivitas peredaran narkotika di perairan Indonesia semakin marak, dan tindakan tegas seperti ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam memberantas kejahatan narkoba di wilayah perairan Indonesia.

Implementasi Asta Cita Presiden dan Arahan KSAL

Penangkapan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memberantas peredaran narkoba di seluruh Indonesia. Asta Cita Presiden menekankan pentingnya pemberantasan narkotika yang tidak hanya terbatas di daratan, tetapi juga di perairan laut yang menjadi jalur penyelundupan yang cukup rawan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk memperketat pengawasan di jalur-jalur yang rawan tindak pidana, termasuk peredaran narkoba.

“Saya menekankan agar setiap prajurit TNI AL senantiasa waspada dan siap untuk mencegah segala bentuk kejahatan di laut, termasuk peredaran narkoba yang sangat merugikan masyarakat dan negara,” ujar KSAL.

TNI AL telah menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dalam upaya menjaga keamanan laut Indonesia, termasuk melakukan patroli rutin di berbagai jalur rawan penyelundupan barang ilegal.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengamanan perairan dari ancaman luar, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada aktivitas ilegal yang dapat merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

KRI Surik-645 dan Peran Satkat Koarmada I

KRI Surik-645 adalah salah satu unsur kapal perang yang tergabung dalam Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I, yang memiliki tugas utama dalam menjaga keamanan perairan Indonesia, khususnya di wilayah Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran strategis.

Kapal ini dilengkapi dengan teknologi canggih yang memungkinkan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi ancaman di laut, termasuk upaya penyelundupan barang ilegal seperti narkoba.

Patroli rutin yang dilakukan oleh KRI Surik-645 dan kapal perang lainnya dalam Satkat Koarmada I sangat penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, keberhasilan ini juga menunjukkan betapa sigapnya TNI AL dalam melaksanakan tugasnya menjaga kedaulatan Indonesia di laut.

Penegakan Hukum dan Pemberantasan Narkoba di Laut

Keberhasilan KRI Surik-645 dalam menggagalkan peredaran narkoba ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar dalam memberantas narkotika yang beredar di Indonesia.

Selama ini, peredaran narkoba di Indonesia telah menjadi masalah serius yang merugikan banyak pihak, mulai dari masyarakat umum hingga institusi negara. Pemerintah, dalam hal ini melalui TNI AL dan lembaga terkait lainnya, berusaha keras untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

Dengan adanya penangkapan ini, TNI AL menunjukkan bahwa mereka akan terus mengintensifkan pengawasan di perairan Indonesia, khususnya di jalur-jalur rawan yang sering digunakan untuk kegiatan ilegal.

Langkah tegas ini diharapkan dapat mencegah masuknya narkoba ke Indonesia dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Penangkapan dan penggagalan peredaran narkoba oleh KRI Surik-645 di Selat Malaka menunjukkan keseriusan TNI AL dalam menjaga kedaulatan Indonesia di laut.

Temuan 49 paket sabu siap konsumsi yang ditemukan di KM Pasific II menjadi bukti bahwa patroli keamanan laut sangat penting untuk mencegah aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Dengan dukungan penuh dari Presiden RI dan arahan KSAL, TNI AL terus memperkuat pengawasan di jalur laut untuk memastikan Indonesia bebas dari ancaman narkoba.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang di Turunan Silayur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 M

    Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    Antisipasi Kemacetan, Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Bakal Difungsikan Jelang Lebaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jalan tol Bawen-Yogyakarta untuk ruas Bawen-Ambarawa bakal difungsikan saat arus mudik di momen Lebaran mendatang. Dengan demikian, masyarakat yang hendak mudik melewati jalur tersebut bisa keluar dari pintu tol Ambarawa. Pembukaan jalur tersebut ditujukan untuk mengurangi potensi kemacetan di pintu tol Bawen. “Jadi sudah bisa mengurangi bottle neck yang ada di Bawen,” kata […]

  • Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penurunan muka tanah (land subsidence) di sejumlah wilayah pesisir Semarang mencapai 10 sentimeter per tahun. Ini turut menjadi perhatian pemerintah pusat lantaran berdampak pada meningkatnya potensi bencana rob. Hal ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Muhammad Jumhur Hidayat. Ia menyebutkan, kenaikan muka laut regional mencapai 2,1 milimeter per tahun, sedangkan penurunan muka […]

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Tahun Depan Pemkab Pati Fokus ke Pembangunan, Bakal Pasang Wi-Fi di Alun-alun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bakal fokuskan terhadap penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga optimalisasi aset daerah pada tahun 2027 mendatang. Rencana tersebut tecantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027 yang disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pati Tahun 2027 yang digelar […]

  • video

    Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Video yang memperlihatkan sepasang pendaki diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman yang menampilkan seorang pria dan perempuan di jalur pendakian beredar luas. Dalam video tersebut, pasangan pendaki itu terlihat berada di kawasan perbukitan yang masih termasuk […]

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

expand_less