Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 15

Kabarjatengterkini.comVideo yang memperlihatkan sepasang pendaki diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman yang menampilkan seorang pria dan perempuan di jalur pendakian beredar luas.

Dalam video tersebut, pasangan pendaki itu terlihat berada di kawasan perbukitan yang masih termasuk jalur pendakian Gunung Prau via Dieng. Keduanya tampak berdekatan dan berpelukan dalam posisi berbaring di area terbuka.

Video tersebut diketahui direkam pada Sabtu (29/8/2026). Setelah itu, rekaman beredar di sejumlah platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Salah seorang porter Gunung Prau, Fajar Fata, membenarkan bahwa lokasi yang terlihat dalam video memang berada di jalur pendakian Gunung Prau via Dieng.

“Itu di jalur Dieng. Jadi di lokasinya itu di bawah puncak Dieng. Jadi puncak Dieng turun, ada bukit. Nah, di sebelah situ di perbukitan,” kata Fajar, Rabu (2/9/2026).

Porter Gunung Prau Sayangkan Video Viral

Fajar menyayangkan tindakan pasangan pendaki tersebut hingga akhirnya menjadi perhatian publik dan menimbulkan kegaduhan di media sosial.

Menurut dia, kawasan Gunung Prau seharusnya menjadi tempat bagi masyarakat dan pendaki untuk menikmati panorama alam, bukan lokasi untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan maupun melanggar norma kesopanan.

“Untuk saya sendiri sebagai porter, saya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena membuat gaduh dan viral. Alam yang seharusnya bisa dinikmati keindahannya menjadi tercemar oleh kejadian tersebut,” ujar Fajar.

Gunung Prau selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan pendakian populer di Jawa Tengah. Jalur via Dieng menjadi salah satu akses yang banyak digunakan pendaki karena menawarkan panorama alam yang menarik.

Namun, meningkatnya aktivitas pendakian juga perlu diimbangi dengan kesadaran setiap pengunjung untuk menjaga perilaku, kebersihan, serta kenyamanan bersama.

Pendaki Diminta Mengutamakan Etika

Fajar mengingatkan seluruh pendaki agar tidak melupakan tujuan utama melakukan perjalanan ke Gunung Prau, yakni menikmati keindahan alam sekaligus menjaga kelestariannya.

Menurutnya, setiap orang yang berada di kawasan gunung harus memiliki kesadaran bahwa tempat tersebut merupakan ruang publik yang digunakan oleh banyak orang dari berbagai latar belakang.

“Bijaklah sebagai pendaki. Kalau bisa ingat tujuan untuk naik gunung. Kita hanya untuk menikmati keindahan alam yang ada di gunung, khususnya di Prau,” katanya.

Fajar juga menegaskan bahwa pendaki tetap bebas mengabadikan perjalanan mereka melalui foto maupun video. Akan tetapi, kebebasan tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab.

Ia meminta pendaki tidak meninggalkan sampah, merusak lingkungan, ataupun melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu pendaki lainnya.

“Foto boleh, tetapi jangan sampai meninggalkan sampah. Jangan melakukan hal-hal mesum seperti video yang viral kemarin,” ujarnya.

Gunung Prau Merupakan Ruang Bersama

Lebih lanjut, Fajar menjelaskan bahwa para pendaki yang hendak melakukan perjalanan ke kawasan Gunung Prau pada dasarnya telah diberikan pemahaman mengenai aturan dan etika selama berada di jalur pendakian.

Aturan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga mencakup kewajiban menjaga kebersihan lingkungan, menghormati pendaki lain, serta menjaga sikap dan norma kesopanan.

Karena itu, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kawasan Gunung Prau. Para pendaki diharapkan dapat lebih bijak dalam menjaga perilaku, terutama ketika berada di lokasi yang terbuka dan dapat diakses oleh banyak orang.

Fajar menilai, menjaga etika saat mendaki sama pentingnya dengan menjaga kelestarian alam. Sebab, pengalaman menikmati gunung bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga bagaimana setiap pendaki dapat menghormati lingkungan dan orang lain.

“Gunung bukan hanya tempat untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga ruang bersama. Jadi, kita harus saling menghormati,” kata dia.

Viralnya video dugaan tindakan mesum di Gunung Prau tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para pendaki untuk tetap menjaga etika selama berada di alam terbuka. Kebebasan menikmati pemandangan dan mengabadikan perjalanan hendaknya tidak mengesampingkan norma kesopanan, kenyamanan pengunjung lain, serta kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, kawasan Gunung Prau tetap dapat menjadi destinasi pendakian yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh pendaki.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • prajurit

    TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 30.864 prajurit TNI dari tiga matra — TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) — resmi dikerahkan ke wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Langkah besar ini dilakukan sebagai respon cepat pemerintah terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur yang menimpa berbagai wilayah di […]

  • Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah tetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Sehingga, penyerapan anggaran tersebut bisa segera dilakukan. Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) juga telah diinstruksikan untuk segera menyiapkan proses pengadaan 2026. Persiapan lebih awal akan memantapkan program, sehingga pelaksanaannya lebih maksimal. “Kita sudah memasuki tahun 2026. […]

  • Bongkaran Gedung Kantor Pemkot Pekalongan Terdampak Kerusuhan Dilelang, Siap Bangun Ulang 2026

    Bongkaran Gedung Kantor Pemkot Pekalongan Terdampak Kerusuhan Dilelang, Siap Bangun Ulang 2026

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

      Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah objek bongkaran bangunan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terdampak kerusuhan Agustus 2025 bakal dilelang. Adapun nilai limit seluruh objek tersebut mencapai Rp531,7 juta. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, pelelangan tersebut dilakukan dalam persiapan pembangunan kembali gedung. Pembangunan tersebut akan dimulai tahun 2026 oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementetian […]

  • retret

    Anggota DPR Nilai Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Strategis Perkuat Soliditas dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Anggota Komisi II DPR RI, Indrajaya, menilai pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan kedua bagi anggota Kabinet Merah Putih (KMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat soliditas, kekompakan, serta efektivitas kerja pemerintahan. Kegiatan tersebut digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026). Menurut Indrajaya, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, baik dari sisi ekonomi, sosial, […]

  • 5 Jenis Daun Herbal untuk Redakan Penyakit

    5 Jenis Daun Herbal untuk Redakan Penyakit

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Beberapa jenis daun diyakini memiliki manfaat penyembuhan keluhan kesehatan tertentu. Daun-daun ini sering digunakan sebagai obat herbal, memiliki kandungan vitamin, mineral, dan senyawa aktif yang bermanfaat untuk mencegah, atau meredakan berbagai penyakit. Beberapa daun yang sering digunakan sebagai obat herbal antara lain daun sirih, daun lidah buaya, daun kemangi, daun pegagan, hingga daun jambu biji. […]

  • argo bromo

    Evakuasi KA Argo Bromo Anggrek Selesai, Jalur Kereta Api Utara Kembali Normal

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Proses evakuasi kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek yang mengalami anjlok di Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah selesai dilakukan oleh pihak Daop 3 Cirebon. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (1/8) sekitar pukul 15.47 WIB dan menyebabkan lumpuh total jalur kereta api jalur utara hingga menimbulkan keterlambatan besar bagi perjalanan kereta api. Menurut […]

expand_less