Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Pihak SPBU Kadilangu Sukoharjo Tolak Ambulans Isi BBM, Ini Duduk Perkaranya

Heboh Pihak SPBU Kadilangu Sukoharjo Tolak Ambulans Isi BBM, Ini Duduk Perkaranya

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 9

Kabarjatengterkini.com – Heboh pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menolak ambulans saat hendak mengisi BBM jenis Pertalite.

Insiden ini membuat ambulans harus menunggu selama dua jam dan gagal menjemput pasien dari Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, pada Senin (31/8/2026). Hal itu berbuntut SPBU Desa Kadilangu sempat diprotes rombongan.

Ketua relawan Sedekah Bareng (Saber), Wirawan, menjelaskan duduk perkara kejadian itu. Awalnya, ambulans Saber 01 melaksanakan kegiatan di Rumah Sakit Kustati, kemudian mendapatkan permintaan menjemput pasien ke RSUD dr. Moewardi, Solo.

Namun, saat di jalan, bensin ambulans hampir habis, sehingga mobil masuk ke SPBU Kadilangu untuk isi Pertalite. Selama ini, ia mengaku tidak ada masalah pengisian BBM subsidi tersebut, tetapi barcode dan kondisi kendaraan baru menjadi sumber persoalan.

“Memang barcode itu dibuat pertama tahun 2022, dengan foto ambulansku jaman itu dengan branding orange garis-garis. Setelah beberapa tahun, sudah berubah branding, dan sekarang dipermasalahkan karena tidak sesuai dengan foto, dan diminta update foto,” kata Wirawan, Selasa (1/9/2026), dikutip Detik.

Menurutnya, relawan keberatan jika harus melakukan update foto kendaraan karena harus segera menjemput pasien. Akhirnya, petugas SPBU harus melakukan scan barcode ambulans lagi dan diminta menunggu sekitar 2 jam.

“Kalau update foto, menu di My Pertamina itu kan tidak ada, adanya hapus data dan membuat baru. Kalau daftar baru butuh waktu tenggang 1-3 Minggu. Dan dia (petugas SPBU) sudah terlanjur melakukan scan,” ucapnya.

Hal itu kemudian dilaporkan ke relawan lainnya, sehingga pasien kemudian dicarikan ambulans lain untuk menjemput pasien. Hal itu membuat rombongan lainnya menggeruduk SPBU untuk meminta klarifikasi.

“Lalu sopirku laporan ke saya, saya buat status dan saya coba menghubungi pengawasnya (SPBU Kadilangu). Tapi teman-teman (ambulan) terlanjur mendatangi SPBU,” lanjut dia.

Menanggapi protes tersebut, pihak SPBU di Desa Kadilangu menyampaikan permohonan maaf, serta menyelesaikan permasalahan tersebut dengan sopir ambulans secara damai. Permintaan maaf itu juga sudah diunggah di media sosialnya.

“Saya mohon maaf untuk pelayanan, mungkin operator kurang (paham). Untuk kedepan insyaallah, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, karena ambulan kan untuk kebutuhan kita bersama, untuk kemanusiaan juga. Sudah diatur juga jika ambulan, mobil sampah, mobil pemadam kebakaran kalau urgent sekali tetap kita bantu,” terang Pengawas SPBU Kadilangu, Udin, Selasa (1/9/2026).

“Teman-teman dari ambulans mau konfirmasi, kenapa tidak dilayani. Saya sudah laporan ke Pertamina, kemarin sudah clear juga, saya sudah bertemu perwakilan dari ambulans,” kata Udin.

Dalam pertemuan antara pihak SPBU dan relawan juga disepakati sejumlah poin, terutama terkait pelayanan terhadap mobil ambulans. Misalnya, jika ada ambulans yang tidak memiliki barcode, akan dibantu dengan mengisi yang nonsubsidi.

“Dengan konsekuensi harga yang sama, kekurangan kita ajukan ke Pertamina,” jelas dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

  • Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati turut menjadi sorotan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Fraksi PDI Perjuangan, H. Endro Dwi Cahyono. Sebagaimana diketahui, kenaikan PBB-P2 di Kabupaten Pati mencapai 250%. Kenaikan yang signifikan tersebut membuat masyarakat banyak yang merasa keberatan. Dengan kondisi tersebut, Endro mendorong  Pemerintah […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Penanggulangan TBC guna Suburkan Investasi

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mulai mengaktifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Selain itu, pihaknya juga membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/ kota. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin terkait upaya percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov […]

  • beras

    Produksi Beras Indonesia Diproyeksi Capai 34,77 Juta Ton pada 2025, Melampaui Target Awal dan Prediksi USDA

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan kabar menggembirakan terkait proyeksi produksi beras nasional tahun 2025. Berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Indonesia pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat signifikan dari target awal sebesar 32,07 juta ton. “Data KSA BPS menyebut produksi beras Januari–Desember […]

  • Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebijakan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) bakal diuji coba lewat pilot project di Batang Industrial Park, Jawa Tengah. Tahapan uji coba ini bakal dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Program Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menjadi solusi mempercepat proses pembangunan di kawasan industri. Selama ini, salah satu kendala investasi adalah […]

expand_less