Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 197

Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut bisa saja hanya untuk makan siang bersama, seperti yang biasa dilakukan sebelumnya.

“Saya nggak tahu, saya tadi rapat di DPR, bahas pencairan subsidi, dana kompensasi, dan lainnya. Ini mungkin makan-makan siang, kita biasa diundang untuk makan gratis,” kata Purbaya sambil berseloroh kepada awak media di halaman Istana.


Bahas Subsidi Energi dan Kompensasi dalam Rapat DPR

Sebelum ke Istana, Purbaya hadir dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Dalam rapat tersebut, ia memaparkan besaran subsidi energi dan dana kompensasi yang telah dikeluarkan pemerintah pada tahun anggaran 2024.

Angka total subsidi mencapai Rp386,9 triliun, mencakup subsidi untuk BBM, listrik, dan LPG 3 kg, serta kompensasi energi lainnya yang bersumber dari APBN 2024.

Namun, Purbaya mengaku prihatin atas ketimpangan penerima manfaat subsidi energi. Menurutnya, hasil analisis dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kelompok masyarakat kaya justru turut menikmati subsidi tersebut.

“Berdasarkan data Susenas, masyarakat sangat mampu, yakni pada desil 8 hingga 10, masih menikmati porsi signifikan dari subsidi energi. Ini tentu jadi catatan penting,” ungkap Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan.


Pemerintah Diminta Evaluasi Skema Subsidi Energi

Purbaya menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan subsidi energi, agar lebih tepat sasaran. Saat ini, sistem subsidi masih banyak bersifat terbuka atau berbasis komoditas, sehingga tidak membedakan antara pengguna dari kelompok miskin maupun kaya.

Model seperti ini dinilai tidak adil dan membebani fiskal negara tanpa memberi dampak maksimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Subsidi energi seharusnya diberikan berdasarkan kondisi ekonomi penerima, bukan sekadar pengguna komoditas. Kalau seperti sekarang, mereka yang punya mobil dan rumah besar tetap dapat subsidi BBM atau listrik murah,” jelasnya.


Tantangan dalam Reformasi Subsidi Energi

Purbaya juga mengakui bahwa reformasi subsidi energi bukan perkara mudah. Pemerintah dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari resistensi publik hingga kesiapan data dan infrastruktur yang mendukung subsidi berbasis target langsung ke masyarakat miskin.

Namun, ia memastikan bahwa Presiden Prabowo dan tim ekonomi pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola subsidi agar APBN lebih efisien dan berkeadilan.

“Ini pekerjaan besar, tapi harus dimulai. Kami sedang siapkan skema yang lebih adil. APBN harus bisa benar-benar membantu mereka yang membutuhkan, bukan justru mensubsidi yang sudah mampu,” tegasnya.


Pemanggilan Presiden Prabowo: Bahas Strategi Ekonomi?

Meski Purbaya menyebut undangan Presiden Prabowo ke Istana hanya sekadar makan siang, banyak pihak menduga pertemuan tersebut juga membahas strategi ekonomi nasional, termasuk langkah konkret untuk menekan subsidi yang salah sasaran, serta membahas arus kas negara menjelang akhir tahun anggaran 2025.

Sebagai Menteri Keuangan yang baru dilantik di bawah pemerintahan Prabowo, Purbaya dinilai memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan global, pelemahan rupiah, serta harga energi dunia yang terus fluktuatif.


Catatan Subsidi Energi 2024

Berikut rincian subsidi energi dan kompensasi yang dikeluarkan pemerintah berdasarkan data Kemenkeu:

  • Subsidi BBM dan LPG 3 kg: Rp113,3 triliun
  • Subsidi Listrik: Rp75,2 triliun
  • Kompensasi energi (terutama ke Pertamina dan PLN): Rp198,4 triliun
  • Total: Rp386,9 triliun

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai imbas dari kenaikan harga minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.


Perlu Kebijakan Subsidi yang Adil dan Efisien

Pernyataan Purbaya Yudhi Sadewa membuka kembali diskusi publik soal efektivitas kebijakan subsidi di Indonesia. Dengan APBN yang semakin terbebani, pemerintah perlu segera merumuskan subsidi tepat sasaran, sekaligus menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi fokus utama pemerintahan Prabowo Subianto, untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan adil dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Dorong Perbanyak Lomba Lari di Kabupaten/Kota

    Pemprov Jateng Dorong Perbanyak Lomba Lari di Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh kabupaten/kota di wilayahnya memperbanyak event olahraga lari. Gelaran tersebut dinilai berpotensi bisa turut mendongkrak perekonomian di suatu daerah. “Semoga pada tahun 2026 event-event olahraga lari ini meningkat. Pemprov Jateng sudah meluncurkan kalender event 2026 untuk kegiatan wisata. Kami akan mendorong setiap kabupaten/ kota di Jawa Tengah, punya […]

  • butir

    Mengapa Setiap Butir Salju Selalu Berbentuk Pola Segi Enam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Salju adalah salah satu fenomena alam yang paling memukau. Ketika butiran salju jatuh dari langit, kita sering kali terpesona oleh keindahan dan kerumitannya. Namun, tahukah Anda bahwa hampir setiap butir salju memiliki pola berbentuk segi enam atau heksagonal? Pertanyaannya, mengapa salju selalu berbentuk segi enam? Apakah itu kebetulan, atau ada hukum alam yang mengatur […]

  • Baca Doa-doa Berikut Agar Dihindarkan dari Godaan Setan!

    Baca Doa-doa Berikut Agar Dihindarkan dari Godaan Setan!

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Setan adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang senang menjerumuskan manusia ke arah maksiat. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk berlindung dari bisikan setan yang menyesatkan. Allah SWT berfirman dalam surah An Nas ayat 1-6, قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) […]

  • 41 Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    Puluhan Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di delapan kecamatan yang ada di Demak mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Totalnya ada sebanyak 41 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta. Bupati Demak Eisti’anah menjelaskan, bantuan ini disalurkan melalui program peningkatan kualitas perumahan. Harapannya, warga Demak memiliki rumah yang layak huni, sehingga berdampak pada […]

  • Heboh Plt Bupati Pati Salah Baca Teks Pancasila, Diskominfo: Sedang Tidak Fit

    Heboh Plt Bupati Pati Salah Baca Teks Pancasila, Diskominfo: Sedang Tidak Fit

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Heboh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, disebut salah membaca teks Pancasila saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) kemarin. Upacara peringatan tersebut sebelumnya digelar di Lapangan Alun-alun Simpang Lima Pati pada Senin (17/8/2026). Sementara, Plt Bupati Chandra bertugas sebagai inspektur upacara dan membaca teks Pancasila, kemudian diikuti oleh para […]

  • rembang

    BKD Rembang Sebut Ada Tiga Bidang di Lingkungan Pemkab yang Bisa Diisi Melalui Outsourcing

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menyebut terdapat tiga bidang di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang bisa dilakukan pengisian melalui mekanisme tenaga ahli daya atau outsourcing. Tiga bidang itu di antaranya tenaga driver, petugas keamanan dan petugas kebersihan. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan menjelaskan, pengisian […]

expand_less