Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 156

Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut bisa saja hanya untuk makan siang bersama, seperti yang biasa dilakukan sebelumnya.

“Saya nggak tahu, saya tadi rapat di DPR, bahas pencairan subsidi, dana kompensasi, dan lainnya. Ini mungkin makan-makan siang, kita biasa diundang untuk makan gratis,” kata Purbaya sambil berseloroh kepada awak media di halaman Istana.


Bahas Subsidi Energi dan Kompensasi dalam Rapat DPR

Sebelum ke Istana, Purbaya hadir dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Dalam rapat tersebut, ia memaparkan besaran subsidi energi dan dana kompensasi yang telah dikeluarkan pemerintah pada tahun anggaran 2024.

Angka total subsidi mencapai Rp386,9 triliun, mencakup subsidi untuk BBM, listrik, dan LPG 3 kg, serta kompensasi energi lainnya yang bersumber dari APBN 2024.

Namun, Purbaya mengaku prihatin atas ketimpangan penerima manfaat subsidi energi. Menurutnya, hasil analisis dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kelompok masyarakat kaya justru turut menikmati subsidi tersebut.

“Berdasarkan data Susenas, masyarakat sangat mampu, yakni pada desil 8 hingga 10, masih menikmati porsi signifikan dari subsidi energi. Ini tentu jadi catatan penting,” ungkap Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan.


Pemerintah Diminta Evaluasi Skema Subsidi Energi

Purbaya menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan subsidi energi, agar lebih tepat sasaran. Saat ini, sistem subsidi masih banyak bersifat terbuka atau berbasis komoditas, sehingga tidak membedakan antara pengguna dari kelompok miskin maupun kaya.

Model seperti ini dinilai tidak adil dan membebani fiskal negara tanpa memberi dampak maksimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Subsidi energi seharusnya diberikan berdasarkan kondisi ekonomi penerima, bukan sekadar pengguna komoditas. Kalau seperti sekarang, mereka yang punya mobil dan rumah besar tetap dapat subsidi BBM atau listrik murah,” jelasnya.


Tantangan dalam Reformasi Subsidi Energi

Purbaya juga mengakui bahwa reformasi subsidi energi bukan perkara mudah. Pemerintah dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari resistensi publik hingga kesiapan data dan infrastruktur yang mendukung subsidi berbasis target langsung ke masyarakat miskin.

Namun, ia memastikan bahwa Presiden Prabowo dan tim ekonomi pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola subsidi agar APBN lebih efisien dan berkeadilan.

“Ini pekerjaan besar, tapi harus dimulai. Kami sedang siapkan skema yang lebih adil. APBN harus bisa benar-benar membantu mereka yang membutuhkan, bukan justru mensubsidi yang sudah mampu,” tegasnya.


Pemanggilan Presiden Prabowo: Bahas Strategi Ekonomi?

Meski Purbaya menyebut undangan Presiden Prabowo ke Istana hanya sekadar makan siang, banyak pihak menduga pertemuan tersebut juga membahas strategi ekonomi nasional, termasuk langkah konkret untuk menekan subsidi yang salah sasaran, serta membahas arus kas negara menjelang akhir tahun anggaran 2025.

Sebagai Menteri Keuangan yang baru dilantik di bawah pemerintahan Prabowo, Purbaya dinilai memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan global, pelemahan rupiah, serta harga energi dunia yang terus fluktuatif.


Catatan Subsidi Energi 2024

Berikut rincian subsidi energi dan kompensasi yang dikeluarkan pemerintah berdasarkan data Kemenkeu:

  • Subsidi BBM dan LPG 3 kg: Rp113,3 triliun
  • Subsidi Listrik: Rp75,2 triliun
  • Kompensasi energi (terutama ke Pertamina dan PLN): Rp198,4 triliun
  • Total: Rp386,9 triliun

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai imbas dari kenaikan harga minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.


Perlu Kebijakan Subsidi yang Adil dan Efisien

Pernyataan Purbaya Yudhi Sadewa membuka kembali diskusi publik soal efektivitas kebijakan subsidi di Indonesia. Dengan APBN yang semakin terbebani, pemerintah perlu segera merumuskan subsidi tepat sasaran, sekaligus menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi fokus utama pemerintahan Prabowo Subianto, untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan adil dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Rob di Desa Tunggulsari Bakal Difokuskan pada Perbaikan 4 Titik Tanggul Jebol

    Penanganan Rob di Desa Tunggulsari Bakal Difokuskan pada Perbaikan 4 Titik Tanggul Jebol

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Penanganan banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, bakal difokuskan pada perbaikan empat titik tanggul jebol sepanjang 450 meter. Pekerjaan tersebut diperkirakan mulai pada Juli hingga Agustus. Hal ini disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan kunjungan bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, perbaikan tanggul […]

  • Modifikasi Cuaca Mulai Dilakukan di Perairan Utara Jawa Tengah

    Modifikasi Cuaca Mulai Dilakukan di Perairan Utara Jawa Tengah

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca mulai dilakukan di wilayah perairan utara Jawa Tengah. Prosesnya juga dilakukan dengan melakukan penyemaian awan dengan menggunakan bahan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 1.000 kilogram. Operasi modifikasi cuaca ini bertujuan untuk mendistribusikan curah hujan agar mengurangi potensi hujan ekstrem di wilayah daratan Jawa Tengah. Prosesnya akan terus dilakukan dan rencananya sampai 29 […]

  • Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pihak pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah diminta taat terhadap regulasi pembangunan gedung. Aturan ini juga berlaku untuk pengelola madrasah, masjid, hingga musala sebagai tempat ibadah dan berkumpul umat. Setiap Ponpes harus melewati proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini ditujukan untuk mencegah risiko akibat struktur bangunan yang tidak sesuai standar. Terlebih, […]

  • Plt Bupati Sebut TMMD Punya Peran Strategis untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    Plt Bupati Sebut TMMD Punya Peran Strategis untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bertujuan untuk percepatan pembangunan daerah. Hal ini bisa dicapai dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyebutkan, salah satu TMMD Tahap 1 dilaksanakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken. Ia berharap, TMMD bukan hanya diisi dengan agenda rutin, namun juga […]

  • Warga Purbalingga Jadi Korban Perampokan di Rumah, Kerugian Senilai Rp70 Juta

    Warga Purbalingga Jadi Korban Perampokan di Rumah, Kerugian Senilai Rp70 Juta

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Pangalusan, Kecamatan Mrebet jadi korban perampokan rumah. Akibat kejadian tersebut, perhiasan emas dan uang tunai raib, sehingga korban menderita kerugian materiil sebesar Rp70 juta. Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban bernama Rasinah (56) […]

  • jampidsus

    Misteri Keberadaan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Status Tersangka Tanpa Penahanan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Perkembangan mengejutkan datang dari pusaran institusi penegak hukum Indonesia. Penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi besar belum diikuti dengan langkah tegas berupa penahanan. Hingga saat ini, keberadaan Febrie bahkan belum diketahui secara pasti, memunculkan tanda tanya besar serta spekulasi liar di tengah masyarakat […]

expand_less