Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » QRIS Lampaui Target 2025, 93 Persen Penggunanya UMKM

QRIS Lampaui Target 2025, 93 Persen Penggunanya UMKM

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 142

Kabarjatengterkini.com – Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan signifikan dalam adopsi sistem pembayaran digital berbasis QR Code, atau yang lebih dikenal dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Hingga akhir Agustus 2025, jumlah merchant atau pedagang yang menggunakan QRIS telah menembus angka 40 juta, atau 113 persen dari target tahun ini.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi digital sistem pembayaran nasional. Dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (17/9), Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa pencapaian ini menandakan semakin luasnya penggunaan QRIS, khususnya di kalangan pelaku UMKM.

“Penggunanya juga sudah mencapai 57,6 juta, jadi ini sekitar 85 persen dari target. Dan dari semuanya itu, **93 persen dari merchant itu adalah UMKM,” ujar Filianingsih.

Transaksi QRIS Capai Rp 8,86 Miliar, Lampaui Target

Selain pertumbuhan jumlah merchant, volume transaksi menggunakan QRIS juga menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga akhir Agustus 2025, total nilai transaksi yang menggunakan QRIS mencapai Rp 8,86 miliar, atau setara 136 persen dari target tahunan.

Angka ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen Indonesia yang semakin mengandalkan sistem pembayaran digital, terutama dalam transaksi retail, UMKM, dan layanan publik.

QRIS yang dikembangkan oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) ini memang dirancang sebagai solusi pembayaran digital yang aman, mudah, dan efisien. Kemudahan penggunaannya hanya dengan scan QR code membuatnya sangat digemari, terutama di kota-kota besar dan pusat ekonomi digital.

BI Pastikan Tidak Ada QRIS Palsu, Tapi Edukasi Tetap Penting

Dalam kesempatan yang sama, Filianingsih memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan QRIS palsu dalam sistem transaksi. Namun demikian, ia tidak menampik bahwa masih ada praktik penggunaan QRIS yang tidak sesuai prosedur.

“Yang ada itu adalah penggunaan QRIS yang tidak sesuai, seperti pedagang memakai QR milik orang lain sehingga pembeli bisa salah scan. Atau pembeli juga bisa saja menipu dengan menunjukkan bukti transfer palsu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa baik pedagang maupun pembeli perlu lebih teliti dalam melakukan transaksi QRIS. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan pedagang adalah notifikasi masuknya dana usai transaksi berhasil dilakukan.

“Kalau dana masuk, harus ada notifikasi dari sistem. Itu tanda utama bahwa transaksi berhasil,” tambah Filianingsih.

Edukasi Pengguna QRIS Jadi Prioritas Bersama

Seiring pertumbuhan pengguna dan transaksi, edukasi soal keamanan dan etika penggunaan QRIS juga menjadi tantangan tersendiri. Menurut BI, seluruh pihak harus terlibat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan QRIS yang benar dan aman.

“Edukasi ini menjadi tanggung jawab bersama—baik dari sisi otoritas, industri, ASPI, merchant, maupun pembeli. Karena QRIS kini sudah menjadi pilihan utama transaksi retail,” tegas Filianingsih.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital keuangan di kalangan masyarakat, terutama UMKM, agar mereka dapat memaksimalkan manfaat dari sistem pembayaran QRIS dan sekaligus meminimalkan risiko penipuan atau kesalahan teknis.

QRIS Jadi Solusi Pembayaran Digital Nasional

QRIS pertama kali diluncurkan pada tahun 2019 dan telah mengalami pertumbuhan eksponensial, terutama sejak pandemi COVID-19 yang mendorong masyarakat beralih ke metode pembayaran non-tunai dan contactless.

Kini, QRIS tidak hanya digunakan di toko atau warung, tetapi juga telah diintegrasikan dalam layanan publik, transportasi, tempat ibadah, pasar tradisional, hingga sektor pendidikan.

Ke depannya, Bank Indonesia akan terus memperluas fitur QRIS, termasuk fitur QRIS Tuntas, QRIS Antarnegara, dan integrasi dengan sistem pembayaran lintas negara di kawasan ASEAN. Inisiatif ini sejalan dengan upaya memperkuat digitalisasi ekonomi nasional dan mendukung inklusi keuangan.

Tantangan dan Langkah Selanjutnya

Meski pencapaian QRIS terbilang positif, BI tetap mencatat beberapa tantangan yang harus diantisipasi, seperti:

  • Minimnya literasi digital di wilayah terpencil
  • Potensi penyalahgunaan QRIS oleh pihak tidak bertanggung jawab
  • Kurangnya pemahaman pengguna tentang verifikasi transaksi

Untuk itu, BI mendorong pelaku industri, bank, fintech, dan lembaga keuangan untuk meningkatkan pengawasan sistem, integrasi teknologi, serta pengembangan fitur keamanan yang lebih baik.

Pertumbuhan penggunaan QRIS oleh 40 juta merchant dan transaksi mencapai Rp 8,86 miliar menjadi bukti nyata bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan aman.

Meski belum sepenuhnya bebas dari risiko, komitmen kuat dari Bank Indonesia dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberlanjutan QRIS sebagai solusi pembayaran masa depan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Bakal Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca di Wilayah Solo

    Pemprov Jateng Bakal Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca di Wilayah Solo

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bakal perluas jangkauan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meminimalisir risiko di daerah-daerah rawan banjir saat musim penghujan. Operasional teknologi modifikasi cuaca (TMC) sudah sempat digunakan di wilayah Semarang dan Demak. Alhasil, cara tersebut cukup efektif, sehingga banjir yang menerjang wilayah tersebut selama lima hari terakhir sudah mulai […]

  • Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah desa mandiri di Jawa Tengah mengalami lonjakan sejak 2025. Diketahui, pada akhir tahun 2025 mencapai 2.208 desa dari 1.530 desa pada tahun 2024. Lonjakan jumlah desa mandiri tersebut mengindikasikan keberhasilan pembangunan desa selama setahun terakhir. Harapannya, pembangunan desa di Jawa Tengah semakin merata, sehingga turut mendukung peningkatan kesejahteraan warganya. “Lonjakan desa mandiri […]

  • nasa

    Arabella dan Anita: Dua Laba-Laba NASA yang Membuat Sejarah di Luar Angkasa

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pada tahun 1973, NASA melakukan sebuah eksperimen unik yang melibatkan dua makhluk mungil namun luar biasa: laba-laba. Dalam misi luar angkasa Skylab 3, dua ekor laba-laba betina bernama Arabella dan Anita dikirim ke orbit rendah Bumi untuk menjawab sebuah pertanyaan penting—bisakah laba-laba membuat jaring dalam kondisi tanpa gravitasi? Eksperimen ini bukan berasal dari laboratorium […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • demo

    TNI, Polri, dan Warga Bersatu Bersihkan Alun-Alun dan Kantor Bupati Pati Pasca Demo Ricuh

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pasca kericuhan demo yang terjadi pada Rabu (13/8/2025) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, suasana di alun-alun dan sekitar kantor Bupati Pati kini berangsur pulih berkat kerja keras gotong royong bersama antara TNI, Polri, pegawai pemerintahan, dan masyarakat. Ratusan orang bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah dan sisa kerusakan yang ditinggalkan setelah aksi massa yang berlangsung panas […]

  • Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menawarkan kerja sama terkait green energy dan green industry dengan Kesultanan Brunei Darussalam. Salah satunya, dalam mengembangkan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. “Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu musti menggunakan green industry,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko. Tak hanya membuka peluang […]

expand_less