Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemprov Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah, Disdik dan IPSI Jateng Siap Buatkan Roadmap

Pemprov Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah, Disdik dan IPSI Jateng Siap Buatkan Roadmap

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 316

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) ingin pencak silat masuk dalam kurikulum pelajaran sekolah maupun ekstrakurikuler. Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri, namun juga merupakan warisan budaya bangsa Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas Pendidikan menggandeng Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng untuk membuat roadmap. Roadmap tersebut berisi teknik, pakaian, materi, dan cara pengajaran terhadap siswa-siswi di sekolah.

“Mewakili pemerintah provinsi, Dinas Pendidikan kita, mulai besok perintah lisan saya, segera seluruh SMA harus punya materi pencak silat,” kata Ahmad Luthfi, Sabtu (2/8/2025).

“Tinggal nanti IPSI segera merapat ke Dinas Pendidikan,” lanjutnya.

Tak hanya menyiapkan materi, Pemprov Jateng juga telah menyiapkan beberapa lahan untuk dipertimbangkan menjadi padepokan silat berstandar nasional maupun internasional. Diketahui, luas lahan yang dibutuhkan untuk membuat padepokan pencak silat itu minimal satu hektare.

“Padepokan sudah kita siapkan beberapa alternatif lahan, tinggal IPSI memilih, luasnya minimal satu hektare,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IPSI, Sugiono menyambut baik instruksi tersebut. Menurutnya, dengan kurikulum pencak silat dan fasilitas padepokan, diharapkan bisa mencetak generasi muda yang kuat dan berkarakter, sehingga bisa diterapkan secara nasional.

“Pak gubernur tadi perintahnya sudah sangat jelas, menjadikan pencak silat bagian dari pelajaran di SMA. Saya harapkan juga nanti ini bisa dilakukan dalam skala yang lebih besar di nasional,” terang dia.

Ketua Pengprov IPSI Jateng, Harry Nuryanto mengupayakan untuk menindaklanjuti pembuatan roadmap dengan seluruh padepokan pencak silat di Jawa Tengah. Nantinya, hasil musyawarah tersebut akan dikoordinasikan ke Dinas Pendidikan.

“Memang kita harus nguri-uri budaya kita. Pencak silat ini merupakan warisan budaya, saya harap ini bisa dimengerti dan dikenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap melalui Gubernur tadi, bisa dimasukkan di dalam ekstrakurikuler di sekolah-sekolah yang ada di Jawa Tengah. Kita segera koordinasi dengan Dinas Pendidikan,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • perubahan

    5 Perubahan Tubuh dan Pikiran Setelah 2 Minggu Rutin Pilates

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pilates kini menjadi salah satu olahraga favorit banyak orang yang ingin menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperkuat inti (core) tubuh. Tidak hanya sekadar latihan fisik, Pilates juga menawarkan manfaat mental dan emosional. Jika kamu baru memulai rutinitas Pilates, mungkin penasaran apa yang akan terasa setelah beberapa minggu berlatih. Berikut 5 hal yang akan kamu rasakan […]

  • Bangunan SDN Sukolilo 2 di Pati Memprihatinkan, KBM Terganggu

    Bangunan SDN Sukolilo 2 di Pati Memprihatinkan, KBM Terganggu

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukolilo 2 di Kabupaten Pati dinilai memprihatinkan. Terdapat sejumlah kerusakan di beberapa bagian, bahkan dinilai tak layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). SDN Sukolilo 2 Pati merupakan hasil regrouping, yakni di Dukuh Misik dan di Dukuh Ledok yang jaraknya sekitar 1 kilometer. Kedua lokasi itu menjadi tempat […]

  • prajurit

    Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 34 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan ke Singapura pada Minggu (12/10/2025) untuk mengikuti pelatihan manajemen makanan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM). Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang program ketahanan pangan dan pengelolaan makanan bergizi dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) TNI AD. Kolaborasi Internasional […]

  • camilan

    Resep Bola-Bola Nasi Ayam: Camilan Praktis dan Lezat untuk Segala Suasana

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bingung mau mengolah nasi sisa dan ayam jadi hidangan yang menarik? Cobalah resep bola-bola nasi ayam yang satu ini. Selain mudah dibuat, camilan ini juga cocok disajikan sebagai bekal anak sekolah, menu sarapan praktis, ataupun sajian arisan yang menggugah selera. Bola-bola nasi ayam merupakan inovasi makanan rumahan yang sederhana tapi lezat. Tekstur luar […]

  • Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Jateng Dijadwalkan Berangkat Rabu Mendatang

    Kloter Pertama Calon Jemaah Haji Jateng Dijadwalkan Berangkat Rabu Mendatang

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kloter pertama calon jemaah haji asal Jawa Tengah dijadwalkan berangkat pada Rabu (22/4/2026) mendatang lewat Embarkasi Solo. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan konflik global yang terjadi di Timur Tengah saat ini tidak akan memengaruhi proses keberangkatan haji tahun ini. Hal ini juga telah diinformasikan oleh Kementerian Haji dan Umroh. “Sampai […]

  • Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Hall Balai Kota Semarang, Selasa (23/6/2026).

    Pemkot Semarang Ajak Berbagai Pihak Wujudkan Ketahanan dan Keamanan Pangan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tegaskan komitmennya dalam membangun sistem ketahanan dan keamanan pangan di wilayahnya. Salah satunya, dengan memperkuat kolaborasi berbagai pihak yang terlibat. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan hanya dalam waktu singkat. Pekerjaan tersebut membutuhkan tanggung jawab bersama […]

expand_less