Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diduga Manipulasi Undian Hadiah Honda PCX, Lurah di Pekalongan Beri Klarifikasi

Diduga Manipulasi Undian Hadiah Honda PCX, Lurah di Pekalongan Beri Klarifikasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
  • visibility 27

Kabarjatengterkini.com – Heboh seorang lurah di Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, dituding memanipulasi undian berhadiah motor Honda PCX. Undian tersebut disampaikan dalam pertandingan antarkampung Gawen Cup 2026.

Menurut dugaan warga setempat, penerima doorprize memiliki hubungan kerabat dengan Lurah Kedungwuni Timur bernama Muhamad Zurittaqi. Sehingga, muncul dugaan kupon pemenang sudah disiapkan sebelum pengundian.

Menanggapi kabar yang beredar, Zurittaqi membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak pemenang bukan merupakan kerabatnya, bahkan bisa dibilang dia tidak mengenal pemenang doorprize.

“Yang menang atau yang mendapatkan hadiah tersebut bukan keponakan saya, Lurah Kedungwuni Timur, atau panitia. Bahkan saudara pun bukan. Secara pribadi saya tidak mengenali beliau,” jelasnya, Selasa (8/9/2026), dikutip Detik.

Menurut penjelasan Zurittaqi, dia mengambil kupon undian tersebut dari tengah, dan tidak menyiapkan kupon untuk memenangkan pihak tertentu. Ia mengaku baru mengetahui bahwa pemenang hadiah tersebut berasal dari Batang.

“Belakang saya dikasih tahu bahwa pemenang berasal dari Batang,” katanya.

Zurittaqi mengatakan dirinya hanya dua kali menyaksikan pertandingan selama gelaran berlangsung. Pertama, saat babak penyisihan dan kedua ketika laga final. Ia merupakan tamu undangan saat pertandingan final berlangsung.

“Saya sepanjang Capgawen Cup berlangsung menonton sepak bola tersebut dua kali pertandingan. Yang pertama pada saat babak penyisihan, saya masuk lapangan membaur bersama warga, duduk di tepi lapangan,” kata Zurittaqi.

“Kedua saya datang pas final. Di pertandingan tersebut saya sebagai tamu undangan dipersilakan duduk di atas bangku. Setelah selesai pertandingan saya diminta panitia untuk mengambil undian yang sudah saya lakukan secara langsung,” ujarnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto.

    Pemkot Semarang Ingatkan Dana Rp25 Juta per Tahun Bukan untuk Kepentingan Pengurus RT

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengingatkan bahwa program Bantuan Operasional (BOP) RT Rp25 juta per tahun bukan untuk kepentingan pengurus, namun murni diperuntukkan untuk kemaslahatan warga. “Program ini dirancang untuk menggerakkan gotong royong warga,” tegas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto. “Karena itu […]

  • Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mantan kiper Persiku Kudus, Nuri Agus Wibowo, dikabarkan pergi dari rumahnya tanpa pamit sejak 3-4 hari lalu. Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak direksi Persiku Kudus. Menurut keterangan Direksi Persiku Kudus, Amir Fuad, Nuri keluar dari rumahnya di daerah Jungke, Karanganyar, pada Senin (8/6/2026) pukul 09.30 WIB. Ia terlihat pergi dijemput orang […]

  • Pihak Sekolah Bisa Tolak MBG Hingga Tegur SPPG Jika Tak Penuhi Syarat

    Pihak Sekolah Bisa Tolak MBG Hingga Tegur SPPG Jika Tak Penuhi Syarat

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pihak sekolah disebut bisa menolak menu Makan Bergizi Gratis (MBG) jika tidak memenuhi syarat kelayakan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Ia menjelaskan, pihak sekolah bisa mengembalikan menu MBG ke SPPG jika menemukan masalah, misalnya tidak ada label di ompreng atau makanan memunculkan bau tak sedap. “Manakala makan itu […]

  • brigadir

    Brigadir TGP Polresta Pati Ditempatkan di Tempat Khusus Usai Terlibat Pukulan kepada Demonstran dalam Aksi 13 Agustus 2025

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pada Jumat, 15 Agustus 2025, Polresta Pati mengambil langkah tegas terhadap salah satu anggotanya, Brigadir TGP, yang terlibat dalam insiden pemukulan seorang demonstran pada aksi besar yang digelar di Pati pada 13 Agustus 2025. Dalam insiden yang memicu sorotan publik ini, Brigadir TGP ditahan di tempat khusus (patsus) untuk menjalani proses hukum internal, dan […]

  • Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mengajak para insinyur untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui inovasi dan tata kota yang berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat menghadiri Peresmian Kantor Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Semarang di Mutiara Arteri C5 pada Rabu (13/5/2026) lalu. […]

  • dana desa

    Alokasi Dana Desa 2026 di Jawa Tengah Bakal Diprioritaskan untuk KDMP

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Alokasi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 di Jawa Tengah akan diprioritaskan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Besaran Rp6,8 triliun, hanya Rp2,6 triliun saja untuk program selain KDMP, sedangkan Rp4,1 triliun lainnya untuk KDMP. Besaran DD tahun ini juga turun menjadi Rp6,8 triliun dari Rp7,9 triliun pada tahun 2025. Adanya perubahan […]

expand_less