Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tak Hanya Tipu Cek Rp3 M, Mbah Tarman Juga Gadaikan Mobil Rentalan Rp50 Juta

Tak Hanya Tipu Cek Rp3 M, Mbah Tarman Juga Gadaikan Mobil Rentalan Rp50 Juta

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 88

Kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan Mbah Tarman yang menikahi gadis belia 24 tahun di Pacitan, Jawa Timur, masih berlanjut. Kakek berusia 74 tahun itu tak hanya memalsukan mahar berupa cek Rp3 miliar, namun juga menggadaikan mobil rental.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro mengatakan, Mbah Tarman menggadaikan mobil sewaan senilai Rp50 juta. Sebanyak Rp30 juta dari uang tersebut dihabiskan untuk memberikan uang saku Rp100 ribu kepada semua tamu pernikahan.

“Yang bersangkutan dari awal diketahui menggunakan kendaraan roda empat, Avanza Veloz, yang kemudian digadaikan ke salah satu tetangga di sekitar rumah keluarga perempuan,” kata Ayub, Jumat (12/12/2025), dikutip Detik.

“Mbah Tarman ini mendapatkan uang Rp50 juta. Rp30 juta itu dibagi-bagikan, (masing-masing) Rp100 ribu kepada warga yang saat itu hadir resepsi,” lanjut dia.

Hal ini diketahui setelah pemilik mobil sewaan dari Ponorogo datang ke rumah keluarga Sheila (24), istri Mbah Tarman, dua hari setelah pernikahan. Ia bertanya tentang mobil Avanza Velos yang tak kunjung dikembalikan.

Keluarga korban dengan pemilik mobil tersebut akhirnya menyepakati untuk tidak meneruskan kasus ke polisi, asalkan mobilnya kembali. Keluarga Sheila turut menanggung pembayaran gadai senilai Rp50 juta dengan memberikan jaminan berupa sertifikat tanah.

“Jadi setelah mobil diambil oleh pemilik rental, tentunya pemberi uang gadai sebesar Rp50 juta tidak terima. Lalu dari pihak keluarga mempelai wanita lagi yang bertanggung jawab memberikan jaminan sertifikat tanah,” kata Ayub.

Selain itu, Mbah Tarman juga sudah resmi menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan cek Rp3 miliar. Cek tersebut digunakan sebagai mahar pernikahan, namun ternyata diketahui bahwa cek tersebut palsu, sehingga tidak bisa dicairkan.

“Walaupun sampai saat ini jelas tidak bisa dicairkan dan palsu,” terang Ayub.

Menurut pengakuan Mbah Tarman, hal itu dilakukan agar korban bersedia menikah dengannya. Tersangka juga mengaku tidak memiliki uang sebanyak Rp3 miliar seperti yang telah dijanjikannya kepada korban. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • kpk

    KPK Tangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna dalam Kasus TPPU di Mahkamah Agung

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkinicom- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah tegas dalam pemberantasan korupsi dengan menangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah, dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan lingkungan Mahkamah Agung (MA). Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena Menas diduga berperan dalam memberikan fasilitas mewah kepada mantan Sekretaris MA, Hasbi Hasan, […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Dorong Penambahan Kawasan Industri di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah lain. Pihaknya minta Pemerintah Kabupaten/kota lain di Jawa Tengah mulai membuat kajian untuk mengembangkan potensi KEK di daerahnya masing-masing. Sebelumnya, Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai mampu berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini nantinya bisa […]

  • empuk

    Anti Ribet! Resep Kue Cubit Empuk Tanpa Mixer, Modal Alat Seadanya

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kue cubit adalah salah satu jajanan jadul yang hingga kini masih digemari berbagai kalangan. Teksturnya yang empuk dan lembut, dengan berbagai topping menarik, menjadikan kue cubit cocok sebagai camilan santai di sore hari. Kabar baiknya, kamu bisa membuat kue cubit tanpa mixer di rumah, hasilnya tetap empuk, lembut, dan pastinya lezat! Bagi kamu yang […]

  • rembang

    Upayakan Regenerasi Petani, Pemkab Rembang Kenalkan Teknologi Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mengupayakan regenerasi petani di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengedukasi anak muda agar tertarik terjun ke lapangan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyebutkan, edukasi dilakukan lewat pengenalan teknologi-teknologi pertanian modern. Hal ini dilakukan agar tercipta mindset bahwa bertani zaman […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Harno Sampaikan Perkembangan Pembangunan Jalan Lingkar Rembang

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan perkembangan rencana pembangunan jalan lingkar Kabupaten Rembang yang melintas di Kecamatan Lasem – Rembang – Kaliori. Ia menyebut, pembangunan jalan tersebut belum bisa terealisasi tahun 2025 ini. Ia mengatakan gagalnya realisasi itu lantaran terkendala terhadap anggaran untuk pembebasan lahan. Menurut dia, kondisi keuangan daerah saat ini masih terbatas. […]

expand_less