Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 179

Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025). Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang digalang oleh KSPI bersama Partai Buruh.

Massa aksi mulai tiba di kawasan Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 09.50 WIB. Para buruh hadir menggunakan sejumlah bus besar yang diparkir di sekitar gerbang utama kompleks parlemen.

Tampak memimpin langsung aksi tersebut adalah Presiden KSPI yang juga Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal. Meski para buruh sudah berkumpul, aksi belum dimulai secara resmi karena mobil komando belum tiba di lokasi.

Pengamanan Ketat, Ribuan Aparat Dikerahkan

Menyambut aksi yang diperkirakan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah, aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri telah bersiaga sejak pagi hari.

Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan telah menyiapkan 4.531 personel gabungan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa buruh di sekitar kawasan Senayan.

Meski konsentrasi massa sudah mulai meningkat, kondisi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi dan Semanggi masih terpantau lancar dan dibuka untuk umum. Arus kendaraan masih dapat melintas dengan normal di sekitar titik kumpul aksi.

Tuntutan Buruh: Hapus Outsourcing dan Naikkan Upah 2026

Dalam keterangannya, pihak KSPI menyampaikan sejumlah tuntutan utama yang akan mereka sampaikan kepada anggota dewan dalam aksi damai ini.

Salah satu tuntutan paling krusial adalah penghapusan sistem kerja outsourcing, yang dinilai telah merugikan para pekerja secara berkepanjangan.

Sistem ini dianggap memotong hak-hak buruh, menghilangkan kepastian kerja, dan menurunkan kualitas hidup pekerja dan keluarganya.

Selain itu, massa buruh juga menuntut agar upah minimum tahun 2026 dinaikkan secara signifikan. KSPI menilai bahwa daya beli buruh terus menurun akibat inflasi dan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang tidak sebanding dengan kenaikan upah yang ada.

“Upah buruh tidak bisa stagnan di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Pemerintah harus memastikan adanya kenaikan upah minimum 2026 yang realistis dan berpihak kepada buruh,” ujar Said Iqbal dalam pernyataan pers sebelumnya.

Aksi Nasional Serentak, DPR Diminta Dengarkan Suara Buruh

Aksi yang digelar di depan DPR RI ini merupakan bagian dari aksi nasional yang dilakukan secara serentak di beberapa daerah. Di kota-kota industri seperti Bekasi, Karawang, Surabaya, dan Batam, buruh juga melakukan aksi dengan tuntutan yang sama.

KSPI berharap DPR RI mendengarkan suara buruh dan tidak lagi berpihak kepada kepentingan pengusaha semata. Buruh menuntut DPR agar segera melakukan revisi regulasi ketenagakerjaan, termasuk pencabutan aturan-aturan yang merugikan pekerja di dalam UU Cipta Kerja.

Said Iqbal juga menyinggung soal ketimpangan sosial dan ekonomi yang semakin lebar antara kelas pekerja dan pengusaha, khususnya setelah pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi global.

“Sekarang waktunya DPR dan pemerintah membuka mata, bahwa buruh bukan musuh. Buruh adalah kekuatan ekonomi bangsa yang harus diberi perlindungan,” tegasnya.

Aksi Damai, Tapi Tegas

KSPI memastikan bahwa aksi ini akan berlangsung secara damai dan tertib, meski disampaikan dengan tegas. Tidak ada agenda pemblokiran jalan atau tindakan anarkis dalam aksi kali ini.

Para buruh membawa spanduk, bendera serikat, dan mengenakan seragam khas organisasi mereka. Mereka juga menyuarakan aspirasi melalui pengeras suara dan menyanyikan yel-yel perjuangan buruh.

Sebelum menuju DPR, sebagian massa dari luar Jakarta terlebih dahulu berkumpul di titik-titik transit seperti Terminal Kampung Rambutan, Pulogebang, dan stasiun-stasiun kereta api.

Pihak kepolisian dan koordinator aksi juga telah melakukan koordinasi agar lalu lintas tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum di sekitar kawasan Senayan.

Harapan untuk Dialog dengan DPR

Dalam aksi ini, KSPI dan Partai Buruh juga berharap dapat melakukan dialog langsung dengan anggota DPR RI. Mereka ingin menyampaikan secara resmi tuntutan buruh terkait regulasi ketenagakerjaan, kenaikan upah, dan sistem outsourcing.

Said Iqbal menegaskan bahwa buruh tidak akan lelah menyuarakan hak mereka hingga pemerintah dan DPR menunjukkan komitmen nyata terhadap perlindungan pekerja.

“Jika hari ini tidak didengar, kami akan datang lagi dengan jumlah yang lebih besar. Aksi ini bukan yang terakhir,” tutup Iqbal.

Aksi unjuk rasa buruh dari KSPI yang berlangsung di depan DPR RI hari ini menegaskan bahwa isu ketenagakerjaan masih menjadi persoalan utama di Indonesia. Dengan tuntutan yang jelas dan terukur, buruh berharap suara mereka menjadi pertimbangan serius dalam pembuatan kebijakan ke depan.

Sebagai negara demokrasi, ruang aspirasi bagi buruh harus dibuka luas. Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan keadilan sosial menjadi kunci utama untuk menciptakan iklim kerja yang adil, aman, dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

    Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Aktivitas wisata di pemandian panas Guci Tegal kembali dihentikan sementara. Penutupan temporer ini dilakukan imbas terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu hingga menyebabkan kerusakan parah. Adapun sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Barokah. Selain itu, sebanyak tiga jembatan juga putus, serta satu alat berat hanyut […]

  • tontonan

    Tontonan ‘Tung Tung Sahur’ hingga ‘Tralarelo’: Seru atau Bahaya Bikin Otak Rusak?

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di era digital saat ini, anak-anak zaman sekarang punya tontonan yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya. Video-video seperti “Tung Tung Sahur”, “Balerina Cappuccino”, “Tralarelo Tralala”, dan berbagai klip absurd dengan suara aneh dan visual kacau, menjadi sajian favorit di layar ponsel mereka. Konten-konten ini diputar berulang-ulang, sampai-sampai orang tua pun mulai hafal nama-nama konten […]

  • roy suryo

    Alasan Kejari Jaksel Tak Tahan Roy Suryo dan dr Tifa dalam Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan secara resmi memutuskan untuk tidak menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, serta ahli epidemiologi, Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. Kedua tokoh publik ini terlibat dalam perkara dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Keputusan strategis tersebut diambil setelah jaksa […]

  • jateng

    Keracunan Jadi Risiko Terbesar Program MBG, Pemprov Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Akhir-akhir ini, ramai pemberitaan persoalan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Adapun salah satu risiko terbesar dari program MBG yang perlu jadi perhatian pemerintah adalah keracunan. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta kepala daerah di wilayahnya untuk ikut mengawasi program MBG lebih ketat. Salah […]

  • butir

    Mengapa Setiap Butir Salju Selalu Berbentuk Pola Segi Enam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Salju adalah salah satu fenomena alam yang paling memukau. Ketika butiran salju jatuh dari langit, kita sering kali terpesona oleh keindahan dan kerumitannya. Namun, tahukah Anda bahwa hampir setiap butir salju memiliki pola berbentuk segi enam atau heksagonal? Pertanyaannya, mengapa salju selalu berbentuk segi enam? Apakah itu kebetulan, atau ada hukum alam yang mengatur […]

  • Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

    Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terdakwa Sudewo diduga terima uang sebesar Rp125 juta untuk proyek Jalur Ganda Solo-Semarang (JGSS) di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Uang itu disetorkan oleh PT Indria Putra Persada kepada orang suruhannya. Hal ini diungkap oleh Direktur PT Indria Putra Persada sekaligus Ketua Kadin Solo, Ferry Septha Indrianto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor […]

expand_less