Penanganan Rob di Desa Tunggulsari Bakal Difokuskan pada Perbaikan 4 Titik Tanggul Jebol
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 24 Jun 2026
- visibility 7

Foto: Kunjungan Pemkab Pati dan Gubernur Jateng di Desa Tunggulsari (Sumber: Pemkab Pati)
Pati, Kabarjatengterkini.com – Penanganan banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, bakal difokuskan pada perbaikan empat titik tanggul jebol sepanjang 450 meter. Pekerjaan tersebut diperkirakan mulai pada Juli hingga Agustus.
Hal ini disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan kunjungan bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, perbaikan tanggul menjadi langkah paling mendesak.
“Administrasi pembangunan akan kami siapkan pada Juli hingga Agustus, kemudian pekerjaan konstruksi dimulai pada Agustus,” kata Risma.
Sebelumnya, kerusakan infrastruktur tersebut telah menyebabkan air laut meluap hingga menggenangi permukiman warga dan area tambak ikan selama berhari-hari. Hal tersebut tak hanya membuat aktivitas warga terganggu, tapi juga membuat petambak merugi.
“Prioritas kami saat ini adalah menutup tanggul yang rusak agar air tidak lagi masuk ke permukiman warga,” tegas dia.
Selain menyelesaikan empat titik tanggul jebol, pemerintah juga akan membahas perbaikan tanggul sungai lain yang memiliki panjang sekitar satu kilometer. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko banjir rob berulang di wilayah pesisir.
Selain pembangunan tanggul, Pemkab Pati juga menyiapkan sejumlah langkah penanganan pendukung, yakni dimulai dari pendataan sekolah yang terdampak. Selanjutnya, di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Pati menempatkan petugas pelayanan di lokasi.
“Kami sudah menerima laporan awal terdapat delapan anak sekolah yang terdampak. Semua kebutuhan mereka akan kami data dan tindak lanjuti agar aktivitas belajar tetap berjalan,” kata Chandra.
“Kami memastikan pelayanan kesehatan hadir setiap hari. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan dapat langsung dilayani di lokasi,” tambahnya.
Pemkab Pati juga berkoordinasi dengan Polres Pati dan unsur terkait untuk memperkuat layanan cepat tanggap, yakni melalui pola komunikasi sosial secara door to door untuk mengetahui berbagai keluhan dan kebutuhan warga.
Selain itu, ada pula penyaluran bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp313.004.541 yang disalurkan kepada masyarakat terdampak. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

