Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • visibility 108

Kabarjatengterkini.com – Penurunan muka tanah (land subsidence) di sejumlah wilayah pesisir Semarang mencapai 10 sentimeter per tahun. Ini turut menjadi perhatian pemerintah pusat lantaran berdampak pada meningkatnya potensi bencana rob.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Muhammad Jumhur Hidayat. Ia menyebutkan, kenaikan muka laut regional mencapai 2,1 milimeter per tahun, sedangkan penurunan muka tanah bisa mencapai 100 milimater.

“Kenaikan muka laut regional di lepas pantai Semarang tercatat hanya sekitar 2,1 milimeter per tahun. Namun yang menjadi anomali mematikan laju penurunan muka tanah,” ucapnya, Selasa (2/6/2026), dikutip Detik.

“Di kawasan Semarang muka tanah atau land subsidence mencapai 0,01-0,15 cm per tahun, bahkan mencapai sekitar 100 milimeter per tahun di beberapa titik kritis di Semarang Utara,” lanjutnya.

Itu menunjukkan muka tanah lebih cepat turun puluhan kali lipat dibandingkan naiknya permukaan air laut. Kondisi ini berpotensi muka laut naik drastis karena daratan justru tenggelam (relative sea level rise).

Hal ini bukan fenomena alamiah, melainkan dampak dari ekstrasi air tanah berlebihan untuk keperluan industri, beban konsumsi tanah alluvial, dan perubahan tata ruang.

“Penurunan muka tanah ini tidak terjadi secara alamiah. Ini harga mahal yang harus kita bayar dari masifnya ekstraksi air tanah berlebihan untuk kepentingan industri, beban konsumsi pada tanah aluvial yang lunak serta perubahan tata ruang yang menghilangkan area resapan air,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan giant sea wall bukan satu-satunya upaya untuk menangani permasalahan banjir rob di kawasan tersebut. Ia mengatakan, persoalan terkait penurunan muka tanah di daratan harus dibenahi.

“Giant Sea Wall dapat menjadi bagian penting dari strategi perlindungan Pantura. Tetapi dia bukanlah satu-satunya solusi,” tegasnya.

“Jika kita hanya membangun dinding beton raksasa di pesisir tanpa menghentikan ekstraksi air tanah secara masif dan tanpa membenahi tata ruang hidrologis di daratan, maka tanggul tersebut pada akhirnya akan ikut ambles bersama tanah yang menopangnya,” katanya.

Terkait hal tersebut, Kementerian LH pun menyiapkan Peraturan Menteri tentang water farming dan rehabilitasi mangrove. Water farming merupakan upaya untuk mengembalikan cadangan air ke dalam tanah sebagai kompensasi atas pengambilan air tanah oleh industri maupun bangunan skala besar, sedangkan mangrove dilakukan untuk perlindungan pesisir.

Sebagai informasi, wacana pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa dilakukan sepanjang kurang lebih 575 kilometer. Bangunan ini akan membentang dalam 15 segmen dari Banten hingga Jawa Timur. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Alokasikan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

    Pemprov Jateng Alokasikan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dana hibah sebanyak Rp16,6 miliar dialokasikan untuk perguruan tinggi swasta (PTS) di tahun 2025 ini. Jumlah tersebut mengalami peningkatan lebih dari Rp6 miliar dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak Rp10,41 miliar. Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Yasip Khasani mengatakan, saat ini, di Jawa Tengah sudah ada 218 […]

  • yusril

    Yusril Ihza Mahendra Minta Polri Proses Etik Bripda MS Kasus Anak Tewas di Tual Maluku

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meminta Polri untuk menindak tegas secara etik anggota Brimob berinisial Bripda MS terkait kasus penganiayaan seorang anak hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku. Pernyataan resmi Yusril diterima di Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2026, menegaskan bahwa setiap orang, termasuk […]

  • rusia

    Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Debut publik robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) pertama buatan Rusia, AIDOL, berakhir tidak sesuai harapan. Robot seberat hampir 100 kilogram itu roboh hanya beberapa detik setelah diperkenalkan ke publik dalam sebuah acara teknologi di Moskow pada Selasa (11/11). Alih-alih memukau penonton, AIDOL justru mencuri perhatian karena insiden yang dianggap memalukan bagi proyek robotika […]

  • bekerja

    Jokowi Siap Bekerja Keras untuk PSI: Antara Loyalitas dan Strategi Politik Keluarga

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pernyataan mengejutkan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yang menegaskan kesiapannya bekerja keras bahkan “mati-matian” untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memicu beragam interpretasi di kalangan pengamat politik. Tidak sekadar menunjukkan loyalitas politik, beberapa analis menilai pidato Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026), menyimpan pesan politik yang lebih kompleks. Peneliti Politika […]

  • trans7

    LPBH PBNU Laporkan Trans7 ke Bareskrim Polri Terkait Tayangan yang Diduga Menghina Pesantren Lirboyo

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBH PBNU) pada Kamis (16/10/2025) melaporkan stasiun televisi Trans7 ke Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Laporan ini terkait dengan tayangan program Xpose Uncensored yang disiarkan pada 13 Oktober 2025, yang dinilai mengandung unsur ujaran kebencian serta penghinaan terhadap pesantren dan tokoh agama, […]

  • pesantren

    Pesantren di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Sediakan Layanan Kesehatan untuk Santri

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Pesantren di Jawa Tengah diharapkan bisa menyediakan layanan kesehatan untuk para santri. Layanan kesehatan tersebut bisa berupa klinik atau lainnya. Hal ini disampaikan oleh Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo XVII, Cabang Kabupaten Tegal baru-baru ini. Menurutnya, layanan kesehatan di pesantren dibutuhkan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan […]

expand_less