Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cemburu Ditolak Balikan, Pria di Pati Tega Bacok Mantan Kekasih hingga Luka Berat

Cemburu Ditolak Balikan, Pria di Pati Tega Bacok Mantan Kekasih hingga Luka Berat

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
  • visibility 41

Kabarjatengterkini.com– Sebuah peristiwa penganiayaan berat gempar melanda warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.

Seorang pria berinisial MA, warga Kecamatan Trangkil, nekat melakukan aksi pembacokan membabi buta terhadap mantan kekasihnya, D. Diduga kuat, aksi nekad ini dipicu oleh rasa cemburu dan dendam akibat korban menolak diajak berbaikan.

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada Kamis (23/07/2026) siang di kediaman korban. Pelaku diduga sudah merencanakan aksinya dengan matang sebelum melancarkan aksi kejamnya tersebut.

Kronologi Kejadian: Pelaku Masuk Lewat Pintu Belakang dengan Senjata Lengkap

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Sinomwidodo, Rakimin, peristiwa tragis itu terjadi secara mendadak di dalam rumah korban. Pelaku MA secara diam-diam menyusup masuk melalui area pintu belakang tanpa disadari oleh penghuni rumah.

Tak sekadar datang, pelaku juga diketahui menyusup sembari membawa sejumlah peralatan berbahaya yang mengindikasikan adanya dugaan perencanaan.

“Masuk di dalam rumah alatnya yang dibawa itu senjata lengkap, bawa linggis, bawa tali, bawa lakban,” ujar Rakimin saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis siang.

Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menganiaya korban menggunakan senjata tajam yang bawanya. Suasana tenang di pemukiman warga seketika berubah menjadi mencekam saat warga sekitar mengetahui insiden berdarah tersebut.

Korban Alami Luka Berat di Sekujur Tubuh dan Dilarikan ke RSUD Soewondo

Akibat serangan brutal yang dilancarkan oleh mantan kekasihnya itu, korban D mengalami luka-luka yang sangat serius di beberapa bagian vital tubuhnya. Korban menderita luka sabetan dan tusukan tajam yang parah di area kedua tangan, perut, hingga kaki.

Melihat kondisi korban yang bersimbah darah dan membutuhkan pertolongan medis darurat, warga setempat bergerak cepat untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit daerah.

“Korban luka berat di 2 tangan, perut, kaki. Sekarang dirujuk di RSUD Soewondo Pati,” terang Rakimin.

Saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis RSUD Soewondo Pati guna menangani luka-luka berat yang dialaminya.

Sempat Diancam dibunuh Karena Menolak Balikan

Usut punya usut, aksi nekat MA ternyata bukan tanpa pemicu mendadak. Menurut keterangan pihak desa, sebelum insiden pembacokan ini pecah, pelaku kerap melayangkan ancaman pembunuhan terhadap korban D.

Ancaman itu berulang kali diucapkan lantaran MA tak terima jalinan asmaranya putus dan ajakannya untuk berpacaran kembali (balikan) ditolak secara tegas oleh korban.

“Pelaku itu sudah mengancam pernah membawa benda tajam. Intinya mau dibunuh kalau tidak mau sama dia,” jelas Rakimin membeberkan riwayat teror pelaku terhadap korban.

Lantaran korban tetap bertahan pada pendiriannya untuk tidak melanjutkan hubungan, pelaku diduga gelap mata hingga melancarkan aksi penganiayaan berencana tersebut.

Pelaku Dipindahkan ke Polresta Pati Mencegah Amuk Massa

Usai melakukan pembacokan, keberadaan pelaku langsung memicu kemarahan ratusan warga setempat. Pelaku sempat diamankan di Polsek Tambakromo. Namun, guna mengantisipasi situasi keamanan yang tidak kondusif akibat kerumunan massa yang emosi, petugas kepolisian bergerak cepat memindahkan MA ke Markas Polresta Pati.

“Ini pelakunya dibawa ke Polresta Pati. Tadi, ditahan di Polsek tapi banyak massa terus ini dipindahkan ke Polresta Pati,” ungkap Rakimin.

Kades Sinomwidodo mewakili pihak keluarga dan warga berharap penegak hukum dapat menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku atas perbuatan keji yang terencana tersebut.

“Karena itu tujuannya pembunuhan berencana ya dihukum yang seberat-beratnya, biar tidak meresahkan,” tegasnya.

Kepolisian Lakukan Penyelidikan Lebih Lanjut

Secara terpisah, pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati mengonfirmasi telah menerima laporan terkait insiden penganiayaan berat tersebut. Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, menyatakan bahwa pihak jajaran Satreskrim Polresta Pati bersama Polsek Tambakromo sedang mendalami kronologi dan motif lengkap di balik insiden ini.

“Kami konfirmasikan dulu mas nggih,” ujar Ipda Hafid Amin singkat saat dimintai konfirmasi oleh awak media.

Kasus penganiayaan berat di Tambakromo ini kini berada dalam penanganan penuh jajaran Polresta Pati. Pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa saksi-saksi guna memproses hukum pelaku sesuai undang-undang yang berlaku.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dataran Tinggi Dieng ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian ESDM RI lewat Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 yang diterbitkan pada tanggal 7 Mei 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin berharap, penetapan Taman Geopark Nasional Dieng bisa mendorong pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Sehingga, pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan […]

  • pesantren

    Pesantren di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Sediakan Layanan Kesehatan untuk Santri

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Pesantren di Jawa Tengah diharapkan bisa menyediakan layanan kesehatan untuk para santri. Layanan kesehatan tersebut bisa berupa klinik atau lainnya. Hal ini disampaikan oleh Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo XVII, Cabang Kabupaten Tegal baru-baru ini. Menurutnya, layanan kesehatan di pesantren dibutuhkan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan […]

  • jateng

    Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jateng Capai 100 Persen, Ini PR-nya

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terdaftar di Provinsi Jawa Tengah mencapai 8.523 unit atau mencapai 100 persen. Di antaranya, sebanyak 3.891 unit beoperasi di 35 kabupaten/kota, sementara 4.632 masih bersiap. “Koperasi adalah dari anggota untuk anggota. Jangan sampai ada dari anggota untuk pengurus. Kewajiban kami di pemerintah untuk mengawasi, agar hal […]

  • Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 240 bidang tanah di Jawa Tengah bakal melalui proses sertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini tercantum dalam nota kesepakatan soal sinergi penyelenggaraan urusan pertahanan, agrarian, dan penataan ruang antara BPN dan Pemprov Jateng. Adapun tanah tersebut meliputi 80 bidang tanah di tiga kabupaten, yakni Cilacap, Blora, dan Wonosobo. Nantinya, […]

  • Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto.

    Pemkot Semarang Ingatkan Dana Rp25 Juta per Tahun Bukan untuk Kepentingan Pengurus RT

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengingatkan bahwa program Bantuan Operasional (BOP) RT Rp25 juta per tahun bukan untuk kepentingan pengurus, namun murni diperuntukkan untuk kemaslahatan warga. “Program ini dirancang untuk menggerakkan gotong royong warga,” tegas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto. “Karena itu […]

  • rembang

    Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Lewat program gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya untuk menekan angka pertumbuhan jentik Aedes aegypti di wilayahnya. “Jadi setiap keluarga melakukan pembersihan sarang nyamuk di rumahnya sendiri-sendiri, ada yang namanya gerakan satu rumah satu Jumantik, jadi setiap rumah itu ada satu […]

expand_less