Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 189

 

Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 240 bidang tanah di Jawa Tengah bakal melalui proses sertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini tercantum dalam nota kesepakatan soal sinergi penyelenggaraan urusan pertahanan, agrarian, dan penataan ruang antara BPN dan Pemprov Jateng.

Adapun tanah tersebut meliputi 80 bidang tanah di tiga kabupaten, yakni Cilacap, Blora, dan Wonosobo. Nantinya, lahan-lahan tersebut akan dijadikan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Ini sesuai dengan cita-cita Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk mempersiapkan Jawa Tengah sebagai lumbung padi, sekaligus wilayah ketahanan atau stabilitas pangan nasional.

“LP2B ini memang tidak boleh dialihfungsikan, karena terkait langsung dengan ketahanan pangan berkelanjutan. Oleh karena itu, lahan tersebut harus kita pertahankan sebagai lahan olahan pangan yang berkelanjutan,” terang Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Tengah (Kanwil BPN Jateng), Lampri, Senin (20/10/2025).

Berdasarkan data BPN, luas Lahan Baku Sawah (LBS) di Jawa Tengah mencapai 987.468 hektare, sementara LP2B tersebar di tiga kabupaten, yakni Blora (48.967 hektare), Cilacap (53.000 hektare), dan Wonosobo (10.168 hektare).

Selain itu, bakal dilakukan pula pemetaan Zona Nilai Tanah (ZNT) di Kabupaten Klaten, serta sertifikasi 52 bidang aset Pemprov di enam kabupaten, Sragen, Kudus, Banjarnegara, Tegal, Pemalang, dan Cilacap. Langkah ini dilakukan guna memperkuat tata kelola aset dan investasi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebutkan, sertifikasi tanah memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor. Terlebih, Jawa Tengah berada di posisi yang strategis dan memiliki potensi besar mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jawa Tengah itu diapit Jawa Barat dan Jawa Timur. Kalau kita kuat dalam tata ruang dan pertanahan, investasi pasti datang,” ujarnya.

Pihaknya juha mendorong daerah-daerah di wilayahnya untuk segera menyiapkan zonasi kawasan industri sebelum Desember 2025. Selain itu, menyiapkan sistem terintegrasi yang memudahkan investor menanam modal di Jawa Tengah.

“Saya minta para bupati dan wali kota untuk segera mengajukan rencana kawasan industri. Sistemnya harus one gate service, perizinan mudah, lahan siap pakai, dan semuanya terintegrasi,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov dan Pemkab Beri Solusi untuk Atasi Krisis Air Bersih di Pati

    Pemprov dan Pemkab Beri Solusi untuk Atasi Krisis Air Bersih di Pati

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kekeringan melanda sebagian wilayah Kabupaten Pati, termasuk Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapat akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menyiapkan solusi untuk mengatasi persoalan krisis air bersih di tengah musim kemarau. Di antaranya, droping bantuan air bersih hingga solusi jangka panjang dengan program […]

  • Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Lahan tidur seluas 57 hektare di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, dimanfaatkan menjadi lahan jagung. Pemanfaatan lahan tersebut turut mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Lahan milik Indonesia Power tersebut saat ini dikelola melalui kolaborasi Santri Gayeng Nusantara (SGN), bersama kelompok tani. Kawasan tersebut nantinya juga akan dikembangkan menjadi pertanian terpadu […]

  • Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diminta waspada terhadap penyakit yang sering terjangkit selama musim penghujan. Salah satunya, yakni leptospirosis yang meresahkan banyak orang lantaran bisa berakibat fatal. Menurut informasi, leptospirosis merupakan penyakit yang berasal dari infeksi bakteri leptospira interrogans. Bakteri tersebut menginfeksi hewan seperti tikus, kemudian menularkan ke manusia melalui urine. Dalam beberapa kasus, penyakit […]

  • Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Aplikasi berkencan (dating apps) memang menawarkan kemudahan untuk berkenalan dengan orang baru dan mencari pasangan. Pengguna bisa lebih dulu mencari tahu tentang orang-orang yang menarik hatinya dengan membaca bio profil, foto, dan bertukar pesan sebelum memutuskan untuk bertemu langsung. Kendati demikian, hal yang perlu diutamakan saat berkenalan dengan orang asing adalah keselamatan diri. Waspada […]

  • baru

    WhatsApp Rilis Fitur Baru untuk Cegah Pengguna dari Modus Penipuan: Lindungi Akun Anda Sekarang!

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– WhatsApp kembali menghadirkan inovasi terbaru demi meningkatkan keamanan penggunanya. Pada tahun 2025, WhatsApp resmi merilis fitur baru yang dirancang khusus untuk mencegah pengguna terjerat modus penipuan yang semakin canggih. Fitur ini hadir sebagai respons atas maraknya kasus penipuan online yang sering memanfaatkan platform pesan instan populer tersebut. Mengapa Fitur Baru WhatsApp Penting? Sebagai aplikasi […]

  • menteri

    Menteri-menteri Prabowo Tanggapi Dugaan Kontaminasi Radioaktif Udang Beku Indonesia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah menteri dalam kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas polemik dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat. Dugaan ini muncul setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mendeteksi paparan Cs-137 pada kontainer berisi produk udang dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods). […]

expand_less