Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nilai Ekspor Ekraf Jawa Tengah Posisi Kedua Secara Nasional

Nilai Ekspor Ekraf Jawa Tengah Posisi Kedua Secara Nasional

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 160

Kabarjatengterkini.com – Ekspor produk ekonomi kreatif (ekraf) Jawa Tengah menduduki posisi kedua secara nasional. Sementara, jumlah investasi sektor ekraf terbesar ketiga pada awal Tahun 2025.

Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif, Jateng menyumbang ekspor ekraf hingga Rp53 miliar per Semester 1 2025. Sedangkan, investasi sektor ekraf jumlahnya Rp11,45 triliun pada periode yang sama, menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Adapun beberapa subsektor yang mendominasi ekspor produk ekraf dari Jawa Tengah, di antaranya produk fesyen, seni kriya, hingga kuliner. Adapun subsektor yang berpotensi berkembang ke depannya adalah game, musik, hingga film.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, ekonomi kreatif menjadi tulang punggung sektor UMKM di Jateng. Harapan ke depan, Jateng bisa jadi provinsi ekraf terbesar di Indonesia. Saat ini, sudah ada 12 kabupaten/ kota yang sudah ditetapkan menjadi kabupaten/kota kreatif.

“Ekonomi kreatif ini tidak terikat waktu, tempat, maupun umur. Ekonomi kreatif ini sudah menjadi back bone-nya (tulang punggung) ekonomi Jawa Tengah,” katanya.

Adapun upaya Pemprov Jateng untuk menumbuhkan ekonomi kreatif, di antaranya mengadakan pelatihan berbasis kompetensi bagi pelaku ekonomi kreatif, hingga dukungan sertifikasi HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), serta menghadirkan event seperti pameran secara reguler.

Selain itu, melalui program Kecamatan Berdaya, diharapkan pengembangan ekonomi kreatif dengan mengakomodasi pegiat seni dan usaha lainnya di desa-desa yang ada di kecamatan tersebut.

“Kecamatan ditunjuk untuk kegiatan-kegiatan memberdayakan masyarakat. Termasuk, kegiatan-kegiatan yang sentralnya di kecamatan untuk menampung ekonomi kreatif yang ada di desa. Di kecamatan kita gunakan untuk pembinaan ekonomi kreatif,” jelas Luthfi. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Pemkab Kendal Tingkatkan Budaya Membaca Anak Lewat Bunda Literasi Desa

    Upaya Pemkab Kendal Tingkatkan Budaya Membaca Anak Lewat Bunda Literasi Desa

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal berupaya meningkatkan budaya membaca masyarakat, utamanya para generasi muda dan anak-anak, lewat program Bunda Literasi Desa. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengukuhkan 25 Bunda Literasi tingkat desa sebagai penggerak literasi di wilayah masing-masing. Harapannya, para ibu yang telah dikukuhkan bisa menjadi teladan dan pendamping yang baik bagi anak-anak di […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

  • kesehatan

    Lebih dari Sekadar Pijat, Ini 7 Khasiat Hebat Daun Jarak untuk Kesehatan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Daun jarak telah lama dikenal di masyarakat Indonesia sebagai bahan alami untuk terapi pijat, terutama dalam meredakan perut kembung pada bayi dan balita. Namun, siapa sangka, manfaat daun jarak bagi kesehatan ternyata jauh lebih luas dari sekadar untuk pijat. Tanaman jarak (Ricinus communis) adalah jenis tanaman herbal tropis yang daunnya mengandung berbagai senyawa aktif. […]

  • jateng

    Jateng Jadi Tuan Rumah 2 Cabor Kejurnas 2025, Ada Atletik dan Taekwondo

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Mitrapost.com – Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah dua cabang olahraga (cabor) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Tahun 2025. Dua cabor tersebut di antaranya atletik dan Taekwondo. Nantinya, kompetisi akan digelar pada tanggal 19 Oktober 2025. Adapun cabang atletik akan diikuti oleh 270 peserta dari 31 kontingen untuk 34 kelas. Sementara […]

  • bnn

    BNN Ungkap 312 Ribu Remaja Terpapar Narkoba, Marthinus Hukom Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, mengungkapkan data yang mengkhawatirkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia. Berdasarkan hasil survei tahun 2023, sebanyak 312 ribu anak muda usia 15-25 tahun diketahui telah terpapar narkotika. Angka ini merupakan bagian dari total prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 1,73 persen dari populasi nasional, […]

  • Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah gaungkan anti budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) lewat pendidikan keagamaan. Terkait hal ini, Kementerian Agama masih mematangkan penyusunan materi edukasi bagi peserta didik. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i menjelaskan, penyusunan materi dilakukan secara kolaboratif oleh masing-masing direktorat pendidikan agama. Draf tersebut perlu diplenokan lebih dulu sebelum ditetapkan sebagai […]

expand_less