Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Ungkap Keterlibatan Tim Sukses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

KPK Ungkap Keterlibatan Tim Sukses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 87

Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat gebrakan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan mengungkap dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa yang melibatkan Bupati Pati, Sudewo, beserta tim suksesnya.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026 berhasil mengamankan Sudewo, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini juga menyeret beberapa anggota tim suksesnya, menyoroti dugaan praktik korupsi yang diduga telah berlangsung sistematis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa dari delapan anggota tim sukses yang teridentifikasi, dua di antaranya resmi menjadi tersangka.

Kedua tersangka itu adalah Abdul Suyono (YON), Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, serta Sumarjiono (JION), Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken. Asep menambahkan, Sumarjiono diketahui berperan mengoordinasikan pengumpulan dana dari para kepala desa di wilayahnya.

“Hingga 18 Januari 2026, JION tercatat telah mengumpulkan dana kurang lebih sebesar Rp2,6 miliar yang berasal dari delapan kepala desa di Kecamatan Jaken,” jelas Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Dana tersebut diduga diperoleh dari pemerasan terhadap calon perangkat desa yang ingin mendaftar pada jabatan tertentu di masing-masing desa.

Sementara itu, enam anggota tim sukses Sudewo lainnya tidak ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah: SIS, Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Juwana; SUD, Kepala Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo; IM, Kepala Desa Gadu, Kecamatan Gunungwungkal; YY, Kepala Desa Tambaksari, Kecamatan Pati Kota; PRA, Kepala Desa Sumampir, Kecamatan Pati Kota; dan AG, Kepala Desa Slungkep, Kecamatan Kayen. Meskipun tidak ditetapkan sebagai tersangka, KPK terus memantau peran mereka dalam kasus ini untuk memastikan seluruh jaringan pemerasan dapat diungkap secara menyeluruh.

OTT yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026 merupakan bagian dari strategi lembaga anti-korupsi untuk menindaklanjuti laporan adanya dugaan pemerasan dan praktik jual beli jabatan perangkat desa yang sistematis. Sehari setelah operasi tersebut, KPK secara resmi menyampaikan bahwa tindakan penangkapan itu terkait dengan dugaan pemerasan dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Pada 20 Januari 2026, KPK mengumumkan empat tersangka resmi dalam kasus ini. Selain Bupati Pati Sudewo (SDW), tersangka lainnya adalah Abdul Suyono (YON), Sumarjiono (JION), dan Karjan (JAN), Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken. Penetapan ini menunjukkan adanya dugaan praktik korupsi yang terstruktur dan melibatkan pejabat serta aparat desa, sehingga menyasar calon perangkat desa yang ingin meniti karier di pemerintahan desa.

Kasus ini menimbulkan sorotan publik karena praktik pemerasan jabatan perangkat desa berdampak langsung pada masyarakat yang bergantung pada pemerintahan desa untuk pelayanan publik. KPK menekankan bahwa tindakan tegas ini merupakan langkah penting untuk memutus mata rantai korupsi di tingkat desa dan memastikan bahwa jabatan publik tidak dijadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Selain kasus pemerasan jabatan perangkat desa, Bupati Sudewo juga tengah menjadi tersangka dalam perkara lain, yakni dugaan suap terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Hal ini menunjukkan adanya indikasi keterlibatan Sudewo dalam praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan.

Praktik pemerasan jabatan perangkat desa yang terjadi di Kabupaten Pati menimbulkan kerugian tidak hanya secara finansial bagi para calon perangkat desa, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah lokal. Tarif pemerasan yang dipatok mencapai ratusan juta rupiah per calon, dan kegiatan ini diduga berlangsung secara sistematis melalui tim sukses Bupati yang berperan sebagai “mesin” pemerasan.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pejabat atau pihak lain yang belum terungkap. Dalam konferensi persnya, Asep Guntur Rahayu menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan di tingkat kabupaten, agar praktik korupsi tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi pejabat daerah di seluruh Indonesia, bahwa KPK akan menindak tegas segala bentuk korupsi, termasuk pemerasan jabatan di tingkat desa. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, integritas, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Dengan adanya OTT dan penetapan tersangka ini, KPK menunjukkan komitmennya untuk memerangi korupsi dari tingkat pusat hingga desa, sekaligus memberikan efek jera bagi pejabat publik yang menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 131
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 600 orang dari kelompok rentan mendapatkan bantuan berupa beras dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Adapun yang termasuk kelompok rentan meliputi buruh tani, penggali kubur, janda, tukang parkir, ojek pangkalan, dan lainnya. Diketahui, setiap penerima mendapatkan bantuan beras beberat 10kg, sehingga total bantuan yang digelontorkan sebanyak 6 ton. Penyerahan bantuan […]

  • rembang

    BKD Rembang Sebut Ada Tiga Bidang di Lingkungan Pemkab yang Bisa Diisi Melalui Outsourcing

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menyebut terdapat tiga bidang di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang bisa dilakukan pengisian melalui mekanisme tenaga ahli daya atau outsourcing. Tiga bidang itu di antaranya tenaga driver, petugas keamanan dan petugas kebersihan. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan menjelaskan, pengisian […]

  • Terungkap Peredaran 'Gas Tertawa' di Marketplace, Rumah di Cengkareng Digeledah

    Terungkap Peredaran ‘Gas Tertawa’ di Marketplace, Rumah di Cengkareng Digeledah

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap praktik peredaran ‘gas tertawa’ atau tabung berisi gas nitrogen monoksida (N2O) secara ilegal di marketplace. Produk gas tertawa bernama Baby Whip tersebut dijual bebas secara online meski tidak memiliki izin edar yang sah. Sebelumnya, BPOM bersama Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di sebuah rumah wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (2/4/2026). Terkait hal […]

  • Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Aplikasi berkencan (dating apps) memang menawarkan kemudahan untuk berkenalan dengan orang baru dan mencari pasangan. Pengguna bisa lebih dulu mencari tahu tentang orang-orang yang menarik hatinya dengan membaca bio profil, foto, dan bertukar pesan sebelum memutuskan untuk bertemu langsung. Kendati demikian, hal yang perlu diutamakan saat berkenalan dengan orang asing adalah keselamatan diri. Waspada […]

  • jenazah

    Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kedua jenazah tersebut segera diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang di kawasan pegunungan Bulusaraung, tepatnya […]

  • Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab

    BPBD Rembang Rutin Lakukan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyebut rutin melakukan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) terhadap masyarakat Rembang. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati menjelaskan bahwa langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang ada di wilayah setempat. “Mitigasi kita rutin […]

expand_less