Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • visibility 142

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan selama melakukan pencarian korban.

“Saat ini kita ingin segera menemukan tiga korban yang masih dilaporkan dalam pencarian. Tapi kalau kita lihat, luas wilayah ini menjadi faktor kesulitan tersendiri,” kata dia, Kamis (20/11/2025), dikutip Detik.

“Pada saat bencana longsor terjadi di Desa Cibenying ini, kita tahu bahwa luas longsoran atau daerah terdampak lebih dari 12 hektare,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa material longsor menyeret bangunan di bawah hingga puluhan meter dari titik awal. Sehingga, perkiraan lokasi korban ikut bergeser lebih jauh dari dugaan awal.

“Saat kita mencari korban, kita kemarin mendapatkan bukti bahwa titik kediaman warga yang terdampak ternyata berada lebih dari 15 meter dari lokasi awal. Artinya, material longsoran bisa menyeret korban jauh dari titik yang ditentukan,” jelasnya.

Selain itu, ketebalan longsoran, dan beban material longsor juga menjadi faktor kesulitan. Sampai saat ini, sebanyak 20 korban longsor ditemukan dalam kondisi tewas, sementara tiga lainnya masih dicari secara intensif.

Dalam pencarian tiga korban terakhir, Basarnas telah mengerahkan berbagai teknologi pendukung, termasuk K9 (anjing pelacak), serta pemantauan menggunakan peralatan khusus. Pembagian sektor pencarian juga dilakukan agar tidak ada area yang terlewat.

“Pola operasi sudah jelas. Kita menggunakan tenaga manusia dengan lebih dari 1.000 personel, ditambah peralatan yang ada, untuk menyisir seluruh sektor sesuai konsep operasi yang sudah direncanakan. Harapannya tidak ada sektor yang tersisa,” ujarnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program Satu Desa Satu Sarjana di Kabupaten Rembang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah RI. Program tersebut dinilai turut mendukung cita-cita pemerintah pusat dalam mencetak generasi emas. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, banyak anak-anak yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena […]

  • Heboh Pikap KDMP Masuk Area Mal, Pemkot Solo Bantah Kepemilikan Kendaraan

    Heboh Pikap KDMP Masuk Area Mal, Pemkot Solo Bantah Kepemilikan Kendaraan

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh sebuah mobil pikap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dikendarai hingga ke Paragon Mal Solo. Menurut dugaan yang beredar di media sosial, mobil tersebut digunakan secara pribadi. Menanggapi hal tersebut, Pemkot Solo mengatakan bahwa pikap itu bukan milik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Solo. Pasalnya, hanya ada satu gerai yang baru selesai […]

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

  • Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

    Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gereja Blenduk (GPIB Immanuel) di Kota Lama, Semarang diresmikan kembali usai sempat direhabilitasi. Bangunan ini diketahui merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang. Peresmian Gereja Blenduk dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Minggu (7/9/2025). Dalam sambutannya, Iswar turut bersyukur atas […]

  • Api Abadi Mrapen Padam

    Api Abadi Mrapen Padam, Cabdin ESDM Kendeng Selatan Bakal Cek Selasa Depan

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial fenomena Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Fenomena ini ternyata bukan kali pertama yang terjadi. Menanggapi hal tersebut, Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Cabdin ESDM) Wilayah Kendeng Selatan membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas ESDM Induk. “Nggih […]

  • Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyoroti layanan pendidikan dalam penanganan pascabencana akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, beberapa waktu lalu. Agustina menyampaikan, anak-anak yang berada di lokasi terdampak banjir harus tetap mendapatkan layanan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya berusaha memastikan sekolah-sekolah di sekitar tetap beroperasi dengan baik. “Yang kami baru […]

expand_less