Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 335

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Di era digital dan pekerjaan berbasis layar seperti sekarang ini, duduk berjam-jam di depan komputer sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan otak? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keseringan duduk tanpa diselingi aktivitas fisik bisa membuat otak menyusut, terutama di bagian yang mengatur memori.

Fakta ini tentu mengejutkan, karena selama ini kita lebih banyak mengetahui dampak duduk terlalu lama hanya pada kesehatan fisik, seperti nyeri punggung, obesitas, atau masalah jantung. Namun ternyata, otak kita juga ikut terdampak, bahkan dengan konsekuensi jangka panjang yang tidak boleh disepelekan.

Penelitian: Duduk Lama Berisiko Mengecilkan Otak

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles (UCLA) mengamati lebih dari 1.500 orang dewasa berusia 45 tahun ke atas. Mereka ditanyai tentang durasi duduk setiap harinya, serta menjalani pemindaian otak menggunakan MRI. Hasilnya mencengangkan: semakin lama seseorang duduk dalam sehari, semakin mengecil ukuran lobus temporal medial (MTL), yakni bagian otak yang berperan penting dalam pembentukan memori baru.

“Temuan kami menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari (kurang gerak), seperti duduk terlalu lama, bisa menjadi faktor risiko mengecilnya struktur otak, meskipun seseorang secara keseluruhan terlihat sehat,” jelas Dr. Prabha Siddarth, penulis utama studi tersebut.

Apa Itu Lobus Temporal Medial (MTL) dan Kenapa Penting?

Lobus temporal medial (MTL) adalah bagian dari otak yang sangat penting untuk memori jangka panjang dan proses belajar. Menyusutnya bagian ini sering dikaitkan dengan penyakit Alzheimer dan gangguan kognitif lainnya. Jika bagian ini menyusut terlalu cepat, maka kemampuan mengingat, fokus, dan belajar akan terganggu.

Studi ini bahkan menekankan bahwa bahkan aktivitas fisik intens sekali pun tidak mampu sepenuhnya mengimbangi efek negatif dari duduk terlalu lama. Artinya, meskipun Anda rutin berolahraga setiap hari, tetap tidak disarankan duduk lebih dari 8 jam tanpa jeda bergerak.

Kenapa Duduk Bisa Memengaruhi Otak?

Ada beberapa penjelasan ilmiah mengapa duduk terlalu lama dapat berpengaruh pada otak:

  1. Aliran Darah ke Otak Menurun
    Saat Anda duduk dalam waktu lama, terutama dengan posisi membungkuk, aliran darah ke otak bisa berkurang. Otak yang tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi dalam jangka panjang dapat mengalami penyusutan.

  2. Kurangnya Aktivitas Fisik Menurunkan Neuroplastisitas
    Aktivitas fisik seperti berjalan, meregangkan tubuh, atau sekadar berdiri dapat meningkatkan produksi hormon dan senyawa otak yang berfungsi menjaga struktur otak tetap sehat. Duduk terus-menerus menghambat proses ini.

  3. Peningkatan Peradangan Sistemik
    Gaya hidup pasif bisa memicu peradangan kronis dalam tubuh, yang juga berdampak negatif terhadap jaringan otak. Peradangan berkepanjangan dapat merusak sel-sel otak dan mempercepat penuaan.

Tips Menghindari Efek Buruk Duduk Terlalu Lama

Berikut beberapa cara mengurangi dampak negatif dari duduk berkepanjangan terhadap otak:

  • Bangun setiap 30–60 menit dan lakukan peregangan ringan selama 2–5 menit.

  • Gunakan meja berdiri (standing desk) untuk bergantian duduk dan berdiri saat bekerja.

  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan otot setidaknya 30 menit setiap hari.

  • Minum air secara teratur agar Anda terdorong untuk sering ke toilet dan bergerak.

  • Latih otak secara mental dengan membaca, menghafal, atau bermain teka-teki untuk menjaga fungsi kognitif.

Siapa yang Berisiko?

Orang dengan profesi yang mengharuskan duduk sepanjang hari seperti pegawai kantor, editor, penulis, gamer, dan pelajar termasuk dalam kelompok yang paling rentan. Risiko akan meningkat jika gaya hidup pasif disertai pola makan tidak sehat dan kurang tidur.

Waspadai Kebiasaan Duduk Berjam-Jam

Duduk terlalu lama bukan hanya soal fisik yang kaku atau punggung pegal. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa berdampak serius terhadap struktur dan fungsi otak, yang bisa menyebabkan penurunan daya ingat, kesulitan konsentrasi, hingga risiko demensia. Jangan tunggu sampai terlambat—mulailah bergerak lebih sering meski hanya dalam hitungan menit.

Ingat, gerakan kecil bisa berdampak besar bagi kesehatan otak Anda.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 360 jemaah haji asal Jawa Tengah dilepas ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo, pada Rabu (22/4/2026) pukul 01.05 WIB. Pemberangkatan dilakukan mulai dari kloter pertama asal Kabupaten Tegal. Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jateng, kuota jemaah haji Jawa Tengah 2026 mencapai 34.122 orang. Rinciannya, 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 […]

  • kpk

    KPK Bongkar Sisi Gelap Koruptor: 81% Uang Korupsi Dipakai Manjakan Sugar Baby!

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kasus korupsi di Indonesia kini tidak hanya berkutat pada angka kerugian negara yang fantastis, tetapi juga mulai menyingkap sisi gelap gaya hidup pelakunya. Fakta terbaru yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa aliran dana hasil korupsi kini merambah ke ranah personal yang lebih luas, termasuk membiayai gaya hidup mewah para wanita simpanan […]

  • Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program internet gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat desa diprioritaskan untuk empat kategori penerima. Di antaranya, desa blankspot, desa wisata, desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana. Pemanfaatannya pun berbeda-beda bagi setiap kategori, misalnya internet gratis bagi desa wisata digunakan untuk optimalisasi promosi destinasi dan produk UMKM setempat agar dikenal […]

  • kpk

    KPK Konfirmasi Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Korupsi, Tapi Tak Hapus Pidana

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi bahwa Bupati Pati, Sudewo, telah mengembalikan uang sebesar Rp 720 juta yang diduga diterimanya dalam kasus korupsi suap terkait proyek jalur kereta api. Meskipun uang tersebut sudah dikembalikan, KPK menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut tidak menghapuskan pidana yang telah dilakukan oleh Sudewo, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal […]

  • Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kantor Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) NU Lasem resmi dibuka pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Hari Santri. Peresmian kantor ini dilakukan oleh Ketua PC NU Lasem, DR. KH. Sholahudin Fatawi, M.Pd, didampingi oleh pengurus PC NU Lasem dan Forkopimcam setempat. Acara ini dihadiri sekitar seribu peserta yang tampak antusias, […]

  • jejak kaki

    Jejak Kaki Neanderthal Ditemukan di Portugal: Petunjuk Aktivitas Manusia Purba 78.000 Tahun Lalu

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Portugal, Kabarjatengterkini.com – Penemuan mengejutkan berhasil mengungkap jejak aktivitas manusia purba di pesisir selatan Portugal. Sepasang ilmuwan, Carlos Neto de Carvalho dan Yilu Zhang, secara tak sengaja menemukan jejak kaki Neanderthal kuno di pantai Monte Clérigo, tepat menjelang diberlakukannya lockdown COVID-19 pertama pada Maret 2020. Penemuan ini menjadi temuan penting dalam bidang arkeologi dan paleontologi, memperluas […]

expand_less