Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
  • visibility 51

Kabarjatengterkini.com – Harga bahan baku plastik di Jawa Tengah naik signifikan hingga 300 persen. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan distribusi bahan baku akibat perang di Timur Tengah.

“Plastik dan produk turunannya naiknya tinggi banget, Rp 30 ribu kalau plastik. Plastik itu kan bahan bakunya impor, dan saat ini ada kenaikan sampai 300 persen di supplier lokal,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, July Emmylia, Selasa (7/4/2026), dikutip Detik.

Lebih lanjut, kenaikan harga bahan baku plastik bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan dengan pembungkus plastik. Masyarakat bisa mulai meninggalkan kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai dengan pembungkus lebih ramah lingkungan.

“Kita akan menyusun imbauan agar masyarakat mengurangi plastik sekali pakai, misal membawa tas, menggunakan tas belanja yang bawa sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Disperindag Jateng juga mendorong penggunaan bahan baku bioplastik berbasis singkong. Ia menyadari biaya produksinya terhitung lebih mahal, sehingga kemungkinan akan memengaruhi harga jualnya, namun hal ini bisa menjadi alternatif.

“Kalau pakai bioplastik yang berbasis pati singkong, lebih mahal 1,5-2 kali lipat, nanti lebih tinggi biaya produksinya,” ujarnya.

“Kalau kita paksakan, kita pernah simulasi, ketika ada kenaikan harga pasti konvensional. Terus ganti bioplastik, itu HPP-nya naik 20 persen, pasti memengaruhi harga jual,” lanjut dia.

Sampai saat ini, pelaku industri masih menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. Pihaknya juga belum menerima laporan di masyarakat, namun tetap melakukan pemantauan dan analisis dampak lebih lanjut.

“Saat ini perusahaan masih bisa menekan harga, jadi belum menaikkan harga. Stok bahan bakunya kan masih ada, jadi masih mampu melakukan penghematan internal,” jelas July.

“Saya cek ke pasar kecil-kecil itu mulainya (harga naik) sebelum Lebaran. Dari Rp 12 ribu yang 1 kg menjadi Rp 30 ribu. Tapi secara resmi belum ada yang mengadukan kepada kami,” tuturnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sudewo

    Kebijakan Strategis Pati : Salah Satunya Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Sudewo paparkan kebijakan strategis dan program prioritas Kabupaten Pati ke pemerintah pusat. Kebijakan dan program tersebut akan berfokus pada pembangunan daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menggerakkan roda perekonomian. Di antaranya melalui pemerataan pembangunan infrastruktur. “Ini adalah langkah strategis kami agar roda perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat,” ujar Bupati Sudewo saat melakukan […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mulai menjajaki kerja sama di bidang pariwisata dan teknologi dengan Spanyol. Wisata di kota-kota bersejarah, seperti Barcelona dan Valencia, menjadi salah satu inspirasi yang akan dipelajari. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan air bersih di wilayah […]

  • Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Tawarkan ke Investor Asing

    Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Promosikan ke Investor Asing

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 114
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Adapun potensinya meliputi sejumlah wisata alam, wisata edukasi sejarah dan budaya, hingga produk-produk UMKM berkualitas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menawarkan potensi-potensi tersebut kepada sejumlah investor asing di usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, mulai dari Pakistan, Arab Saudi, Jepang, China, dan negara lainnya. Harapannya, […]

  • beras

    Produksi Beras Indonesia Diproyeksi Capai 34,77 Juta Ton pada 2025, Melampaui Target Awal dan Prediksi USDA

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan kabar menggembirakan terkait proyeksi produksi beras nasional tahun 2025. Berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Indonesia pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat signifikan dari target awal sebesar 32,07 juta ton. “Data KSA BPS menyebut produksi beras Januari–Desember […]

  • Peternakan Sapi Perah Skala Besar Siap Dibangun di Brebes

    Peternakan Sapi Perah Skala Besar Siap Dibangun di Brebes

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Peternakan sapi perah berskala besar bakal dibangun untuk memproduksi susu nasional. Rencananya, peternakan berkapasitas 30 ribu ekor itu bakal dibangun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Proyek ini dikerjakan di bawah PT Global Dairy Bersama (GDB), serta diproyeksikan menjadi yang terbesar se-Indonesia. Proyek itu dirancang sebagai peternakan sapi terpadu berbasis teknologi modern dan […]

  • Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

    Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, mengembangkan alat penghasil air minum dari udara bernama ToyaKu. ToyaKu memungkinkan memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Alat hasil riset itu turut dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). “Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi […]

expand_less