Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
  • visibility 74

Kabarjatengterkini.com – Harga bahan baku plastik di Jawa Tengah naik signifikan hingga 300 persen. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan distribusi bahan baku akibat perang di Timur Tengah.

“Plastik dan produk turunannya naiknya tinggi banget, Rp 30 ribu kalau plastik. Plastik itu kan bahan bakunya impor, dan saat ini ada kenaikan sampai 300 persen di supplier lokal,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, July Emmylia, Selasa (7/4/2026), dikutip Detik.

Lebih lanjut, kenaikan harga bahan baku plastik bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan dengan pembungkus plastik. Masyarakat bisa mulai meninggalkan kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai dengan pembungkus lebih ramah lingkungan.

“Kita akan menyusun imbauan agar masyarakat mengurangi plastik sekali pakai, misal membawa tas, menggunakan tas belanja yang bawa sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Disperindag Jateng juga mendorong penggunaan bahan baku bioplastik berbasis singkong. Ia menyadari biaya produksinya terhitung lebih mahal, sehingga kemungkinan akan memengaruhi harga jualnya, namun hal ini bisa menjadi alternatif.

“Kalau pakai bioplastik yang berbasis pati singkong, lebih mahal 1,5-2 kali lipat, nanti lebih tinggi biaya produksinya,” ujarnya.

“Kalau kita paksakan, kita pernah simulasi, ketika ada kenaikan harga pasti konvensional. Terus ganti bioplastik, itu HPP-nya naik 20 persen, pasti memengaruhi harga jual,” lanjut dia.

Sampai saat ini, pelaku industri masih menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. Pihaknya juga belum menerima laporan di masyarakat, namun tetap melakukan pemantauan dan analisis dampak lebih lanjut.

“Saat ini perusahaan masih bisa menekan harga, jadi belum menaikkan harga. Stok bahan bakunya kan masih ada, jadi masih mampu melakukan penghematan internal,” jelas July.

“Saya cek ke pasar kecil-kecil itu mulainya (harga naik) sebelum Lebaran. Dari Rp 12 ribu yang 1 kg menjadi Rp 30 ribu. Tapi secara resmi belum ada yang mengadukan kepada kami,” tuturnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

  • kpk

    Kompak Ayah–Anak, Terjaring OTT KPK Uang Ijon Proyek Capai Rp9,5 Miliar

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kekompakan antara ayah dan anak sejatinya merupakan hal positif dalam kehidupan keluarga. Namun, makna tersebut berubah ketika soliditas digunakan untuk menggerogoti keuangan negara. Inilah yang diduga terjadi dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang. Keduanya terjaring OTT KPK terkait dugaan penerimaan […]

  • mengantuk

    5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari. Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu […]

  • Banjir Mengepung Wilayah Kabupaten Pati, Wakil Komisi B DPRD Jateng Kirim Bantuan Logistik

    Banjir Mengepung Wilayah Kabupaten Pati, Wakil Komisi B DPRD Jateng Kirim Bantuan Logistik

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, H. Endro Dwi Cahyono, ST., menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap warga yang terkepung banjir di Kabupaten Pati. Melalui sinergi Tim Endro Center dan Pengayom Group, bantuan logistik berupa ratusan nasi bungkus dan air mineral didistribusikan langsung ke titik terdampak pada Kamis (15/01/2026). Ketua Tim Endro Center, Suhartono, merinci bahwa […]

  • logging

    Illegal Logging Diduga Picu Banjir Besar di Aceh Tamiang, Tumpukan Kayu Selimuti Pondok Pesantren

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemandangan memilukan tampak di Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang, usai banjir besar melanda wilayah tersebut. Tidak hanya menyisakan lumpur dan genangan air, tetapi juga tumpukan kayu gelondongan yang menutupi area sekitar Pondok Pesantren Darul Mukhlishin. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa bencana tersebut dipicu oleh aktivitas ilegal di kawasan hulu Sungai Tamiang. Direktorat […]

  • pencabutan

    Menteri Sekretaris Negara Tanggapi Pencabutan Kartu Wartawan Istana CNN

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan tanggapan terkait isu pencabutan kartu identitas wartawan istana milik seorang jurnalis CNN Indonesia. Prasetyo menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang konstruktif dan komunikatif. Dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu, 28 September 2025, Prasetyo mengatakan, “Ya kita cari […]

expand_less