Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembubaran Diskusi di UGM: IPR Sayangkan Tindakan Anarkis dan Pembungkaman Ruang Akademik

Pembubaran Diskusi di UGM: IPR Sayangkan Tindakan Anarkis dan Pembungkaman Ruang Akademik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 23

Kabarjatengterkini.comInsiden pembubaran paksa forum diskusi ilmiah di lingkungan Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan.

Tindakan intimidasi yang mencederai kebebasan akademik tersebut dinilai bertolak belakang dengan nilai-nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh kelompok intelektual.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, secara tegas menyesalkan aksi pembubaran kegiatan diskusi yang terjadi di kampus kerakyatan tersebut. Menurutnya, tindakan represif dan anarkis itu sama sekali tidak mencerminkan karakter serta tradisi akademik yang selama ini melekat erat pada dunia kemahasiswaan.

Pentingnya Rasionalitas dan Dialog dalam Demokrasi

Iwan menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang sangat wajar dan niscaya dalam kehidupan demokrasi. Namun, cara menyikapi perbedaan tersebut seharusnya dilakukan melalui jalur dialog, adu argumentasi, dan pertukaran gagasan yang sehat, bukan dengan tindakan yang mengarah pada intimidasi atau pembungkaman ruang diskusi.

“Memaksakan pendapat, merasa paling benar sendiri, dan bertindak anarkis bukanlah sifat seorang mahasiswa. Kampus adalah ruang intelektual murni yang dibangun di atas fondasi kebebasan berpikir dan kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” ujar Iwan saat dihubungi Inilah.com, Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut, Iwan memaparkan bahwa mahasiswa memiliki posisi yang sangat strategis sebagai kelompok elit intelektual. Status ini menuntut mereka untuk selalu mengedepankan rasionalitas dalam menyikapi setiap perbedaan di ruang publik. Oleh karena itu, jika ada sebuah gagasan yang dianggap keliru, cara terbaik untuk meresponsnya adalah dengan melawannya menggunakan gagasan lain yang lebih kuat, bukan dengan membungkam pihak yang berbeda opini.

Menjaga Tradisi Intelektual Kampus

  • Intelektualitas dan Rasionalitas: Mahasiswa wajib menempatkan akal sehat di atas emosi saat berdiskusi.

  • Debat Sehat: Jika ada pandangan narasumber yang tidak disetujui, jawabannya adalah melalui sanggahan ilmiah, bukan penghentian acara secara sepihak.

  • Budaya Kritis: Ruang akademik yang terbuka akan melahirkan budaya berpikir kritis yang memperkuat kualitas demokrasi nasional.

“Perbedaan pendapat tidak boleh menjadi alasan pembenar untuk menutup ruang dialog. Justru dalam pusaran perbedaan itulah mahasiswa dapat belajar menghargai esensi demokrasi, menguji ketajaman gagasan, dan mencari kebenaran secara ilmiah,” tambah Iwan.

Kronologi Pembubaran Paksa Diskusi di GIK UGM

Insiden yang menjadi sorotan publik ini terjadi dalam forum diskusi bertajuk “Kopdar x NYL Bareng Mas Dar” yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta, pada Senin (15/6/2026). Acara yang awalnya berjalan tertib mendadak riuh dan terpaksa dihentikan setelah sejumlah mahasiswa melakukan aksi protes keras di lokasi.

Padahal, diskusi tersebut menghadirkan jajaran tokoh penting dan pejabat negara sebagai narasumber, antara lain:

  1. Nusron Wahid (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional)

  2. Sudaryono (Wakil Menteri Pertanian)

  3. Budiman Sudjatmiko (Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan / BP Taskin)

Forum ilmiah ini sebenarnya mengusung tema yang sangat relevan dan visioner, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia”.

Melalui keterangan resminya, Serikat Mahasiswa (SEMA) UGM mengungkapkan bahwa pemicu kericuhan berawal dari pernyataan salah satu narasumber yang menantang publik untuk menyampaikan kritik secara langsung, bukan hanya berani di media sosial. SEMA UGM menilai hal itu memicu ketegangan di dalam ruangan.

Klarifikasi Wamentan Sudaryono terkait Kericuhan

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memberikan klarifikasi mengenai situasi sebenarnya. Ia menegaskan bahwa kehadiran para pejabat dalam forum tersebut murni bertujuan untuk membuka ruang dialog dua arah dengan mahasiswa. Pihak narasumber mengklaim telah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta untuk melempar kritik tajam maupun pertanyaan kritis terkait kebijakan pemerintah.

Namun, setelah diskusi berjalan sekitar 30 hingga 40 menit, situasi mulai tidak kondusif akibat adanya desakan dari sebagian kelompok peserta yang menuntut agar forum segera dihentikan. Sudaryono juga membantah keras tudingan yang menyebut dirinya dan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, sengaja melarikan diri untuk menghindari dialog.

Ia menjelaskan bahwa pihak narasumber dan panitia telah berupaya keras untuk mempertahankan jalannya diskusi. Namun, forum terpaksa disudahi demi keselamatan bersama setelah situasi memanas, ditandai dengan aksi pelemparan air mineral serta adanya dugaan kontak fisik di area diskusi. Meskipun demikian, Sudaryono menyatakan bahwa pemerintah tidak antikritik dan selalu siap kembali berdialog dengan mahasiswa UGM di lain kesempatan dengan suasana yang lebih kondusif.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • qatar

    Qatar Desak Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran, Peringatkan Krisis Global di Selat Hormuz

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada di titik nadir yang mengkhawatirkan. Menanggapi situasi yang kian memanas, Pemerintah Qatar mulai “pasang badan” dengan mendesak kedua belah pihak untuk memperpanjang masa gencatan senjata. Doha memperingatkan bahwa kebuntuan negosiasi bukan hanya akan memicu konflik bersenjata, tetapi juga berpotensi melumpuhkan ekonomi dunia melalui blokade jalur […]

  • Hingga Akhir Tahun 2025, 94 Persen Jalan Provinsi Jateng dalam Kondisi Mantap

    Hingga Akhir Tahun 2025, 94 Persen Jalan Provinsi Jateng dalam Kondisi Mantap

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Hingga akhir tahun 2025, sekitar 94 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap. Kondisi jalan yang baik penting untuk mendukung kelancaran transportasi logistik dan angkutan manusia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pergerakan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata. Terlebih, tingkat wisatawan yang datang ke Jawa Tengah biasanya meningkat di momen liburan Natal dan Tahun Baru […]

  • 41 Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    Puluhan Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di delapan kecamatan yang ada di Demak mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Totalnya ada sebanyak 41 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta. Bupati Demak Eisti’anah menjelaskan, bantuan ini disalurkan melalui program peningkatan kualitas perumahan. Harapannya, warga Demak memiliki rumah yang layak huni, sehingga berdampak pada […]

  • wajah

    Wajah Dua Leluhur dari Peradaban Kuno Keeladi “Dihidupkan Kembali” Lewat Rekonstruksi Digital

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Dua pria dari 2.500 tahun lalu yang merupakan bagian dari peradaban kuno di wilayah Tamil Nadu, India, kini bisa “dilihat” kembali berkat teknologi rekonstruksi wajah digital. Temuan ini tak hanya memberikan visualisasi realistis wajah manusia purba, tapi juga membuka tabir peradaban Keeladi, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat urban tertua di India selatan. Rekonstruksi […]

  • Pasca Banjir Bandang, Perbaikan Objek Wisata Guci Ditargetkan Rampung Seminggu

    Pasca Banjir Bandang, Perbaikan Objek Wisata Guci Ditargetkan Rampung Seminggu

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan objek wisata Guci di Tegal ditargetkan rampung dalam waktu seminggu atau tujuh hari. Upaya itu dilakukan menyusul kerusakan parah yang terjadi di area tersebut akibat banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu. Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin mengatakan bahwa proses perbaikan sudah dimulai pada Minggu (21/12/2025). Fokusnya […]

  • trump

    Trump Ungkap Operasi Militer AS-Israel di Iran, Diproyeksikan Berlangsung 4–5 Pekan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka membeberkan skenario operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menyebut agresi militer tersebut diproyeksikan berlangsung selama empat hingga lima pekan, meski ia menegaskan bahwa AS memiliki kapasitas tempur untuk melanjutkan perang dalam jangka waktu yang jauh lebih lama. Pernyataan itu […]

expand_less