Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 8 Agu 2025
- visibility 188

Foto: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Produk busana dari desainer lokal diharapkan naik kelas hingga tembus pasar global. Dalam upaya tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng turut mendorong adanya pendampingan kepada para pelaku bisnis dan pengrajin.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pendampingan tersebut bisa dengan memfasilitasi pameran produk dan gelaran berbagai event fesyen untuk menambah pangsa pasar.
“Mudah-mudahan ini nanti bisa menjadi daya juang, dan bisa meningkatkan kreativitas, dan juga sharing ilmu,” kata Nawal, Kamis (7/8/2025).
“(Upaya pendampingan) pertama, kita akan mengadakan beberapa event pameran, termasuk pamerannya tidak hanya di Jawa Tengah, tapi juga akan melakukan pameran di luar-luar Jawa,” lanjutnya.
Terlebih, sejumlah daerah di Jawa Tengah memiliki produk fesyen yang khas, seperti batik pekalongan, batik bakaran, hingga lurik. Selain itu, beberapa desainer lokal juga telah menunjukkan kiprahnya di kancah Internasional, seperti batik Solo di Paris Fashion Week 2024 di Perancis.
Selain lewat event-event tersebut, pihaknya juha akan menginisiasi program pendampingan UMKM, serta fasilitas untuk kurasi produk-produk yang dihasilkan.
“Kita ingin memiliki satu program, satu UMKM yang sudah berdaya mendampingi UMKM kecil. Bagaimana ini mereka juga menjadi orang tua asuh untuk UMKM yang kecil,” kata Nawal.
Tak hanya itu, pelajar dari sekolah kejuruan juga akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilannya. Dengan demikian, mereka berpotensi menghasilkan busana yang berkualitas dan layak di pamerkan di ajang internasional.
“Bagaimana anak anak SMK juga ada pelatihan, terus kemudian dia bisa meningkatkan skil-nya, hasilnya dari karyanya kemudian dikurasi, hasil kurasi ini yang bisa dipamerkan,” ungkap dia. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

