Pemkot Semarang Ajak Berbagai Pihak Wujudkan Ketahanan dan Keamanan Pangan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 24 Jun 2026
- visibility 25

Foto: Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Hall Balai Kota Semarang (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tegaskan komitmennya dalam membangun sistem ketahanan dan keamanan pangan di wilayahnya. Salah satunya, dengan memperkuat kolaborasi berbagai pihak yang terlibat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan hanya dalam waktu singkat. Pekerjaan tersebut membutuhkan tanggung jawab bersama dan dedikasi berkelanjutan.
“Dalam peringatan Hari Pangan Nasional ini, saya mengingatkan bahwa keamanan pangan bukan kerja satu hari, tetapi kerja setiap hari, kerja terus menerus, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerak bersama,” kata Agustina dalam Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Hall Balai Kota Semarang, Selasa (23/6/2026).
Pasalnya, perwujudan cita-cita tersebut harus melibatkan berbagai komponen, mulai dari regulasi dari pemerintah hingga edukasi berkelanjutan dari para kader kepada masyarakat akan pentingnya keamanan pangan.
“Gerakan pedagang yang jujur, pelaku usaha yang bertanggung jawab, kader yang terus mengedukasi, dan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya pangan yang aman,” lanjut dia menjelaskan.
Agustina kembali menekankan bahwa aspek ketahanan dan keamanan pangan tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, cita-cita tersebut bukan hanya tentang makanan yang dikonsumsi setiap hari, tetapi juga tentang kesehatan, kualitas hidup, dan masa depan generasi penerus bangsa.
“Sebagaimana pesan Bung Karno, ‘Urusan pangan adalah urusan hidup matinya suatu bangsa’,” tegas dia.
Pemerintah Kota Semarang terus menempatkan keamanan pangan sebagai salah satu prioritas dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program inovasi, pengawasan, dan edukasi masyarakat. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

