Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 211

Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar.

Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta menuntaskan kawasan perkebunan unggulan dalam waktu kurang lebih dua bulan.

“Khusus Jawa Tengah, setelah kita mapping (petakan) dapatlah alokasi Rp135 miliar. Salah satunya untuk tebu dengan kawasan seluas 11 ribu hektare,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementan RI, Abdul Roni Angkat, Rabu (10/9/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares menambahkan, tiga komoditas yang ditargetkan sudah lebih dari 80 persen siap. Selain itu, pihaknya bersama pemda masing-masing akan berkoordinasi memandu pelaksanaan tersebut.

“Untuk tiga komoditas yang menjadi target, kelapa kita sudah 100 persen siap, kemudian kopi juga 100 persen siap, sedangkan tebu masih 80,75 persen. Tebu ini nanti yang akan didorong oleh gubernur, dan besok akan ada rapat dengan kawan-kawan bupati dan wali kota agar dipercepat,” kata dia.

Adapun komoditas tebu menjadi prioritas di Jawa Tengah karena kebutuhan gula konsumsi dan industri nasional dinilai masih kurang. Diketahui, kebutuhan gula konsumsi masih kurang sekitar 500 ribu ton, sedangkan gula industri masih kurang sekitar 4-5 juta ton.

Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi penghasil tebu terbesar ketiga setelah Jawa Timur dan Lampung. Sementara itu, komoditas lain yang memiliki potensi besar di sektor perkebunan Jawa Tengah adalah kopi dan kelapa. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • rembang

    Perpustakaan Umum Rembang Berencana Tambah Koleksi Buku Tahun Depan

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang, pada  tahun 2026, berencana menambah koleksi buku bacaan. “Sehingga kami bersabar dan Alhamdulillah di tahun 2026 InsyaAllah ada anggaran untuk pengadaan buku itu,” ujar Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Sholchan menyampaikan, di tahun 2025, penambahan buku dinilai belum maksimal karena terkendala anggaran. “Jelas […]

  • bali

    Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Bali – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkapkan bahwa bencana banjir yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada kios dan ruko. Menurut Suharyanto, sebanyak 474 unit kios dan ruko kecil yang ada di pasar-pasar di Bali rusak akibat luapan air, sementara kerusakan pada rumah warga […]

  • Belum Pulih Vertigo, Gregoria Mariska Absen 2 Turnamen Terdekat

    Belum Pulih Vertigo, Gregoria Mariska Absen 2 Turnamen Terdekat

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Pebulu tangkis tunggal putri asal Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bakal absen di sejumlah turnamen. Keputusan ini berkenaan dengan kondisinya setelah mengalami vertigo, dan belum pulih sepenuhnya. Beberapa turnamen tersebut di antaranya, Super 750 Singapore Open yang digelar pada 27 Mei hingga 1 Juni dan BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025 di Istora […]

  • tel aviv

    Tel Aviv Diklaim Hancur Diserang Rudal Iran, Pertahanan Udara Israel Disebut Jebol

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Peta kekuatan militer di Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia setelah muncul klaim bahwa gelombang serangan rudal balistik Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel. Serangan tersebut dilaporkan menghantam sejumlah titik strategis di Tel Aviv dan memicu spekulasi tentang perubahan keseimbangan militer di kawasan yang selama ini dikenal sangat tegang. Klaim mengenai kehancuran besar […]

  • Foto : Bupati Rembang Harno beserta jajarannya melakukan foto bersama dengan Unicef, Kamis (20/11/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Gandeng Unicef untuk Cegah Pernikahan Dini

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah menggandeng United Nation International Children’s Emergency Fund (Unicef) untuk mencegah pernikahan dini. Bupati Rembang, Harno menyambut baik kedatangan Unicef. Pihaknya berharap ke depan bisa memperbaiki permasalahan pernikahan dini di Kabupaten Rembang. “Kami sangat senang dengan kehadiran Unicef yang ada di Kabupaten Rembang karena untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan termasuk […]

expand_less