Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 80

Kabarjatengterkini.com– Rezim Zionis Israel menyatakan tidak akan membayar iuran kepada Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Nilai kontribusi yang sebelumnya dibahas untuk Israel disebut mencapai sekitar USD1 miliar atau setara Rp17 triliun.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan internasional, mengingat Dewan Perdamaian Gaza dibentuk untuk mendukung rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Israel pun dikabarkan telah menyampaikan sikap resminya kepada pemerintah AS terkait penolakan tersebut.

Berdasarkan laporan Radio Angkatan Darat Israel pada Minggu (22/2/2026), pemerintah Israel telah memberitahu Presiden AS, Donald Trump, mengenai keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam pembayaran iuran. Trump diketahui merupakan inisiator sekaligus pemimpin Dewan Perdamaian yang juga diikuti sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Laporan yang dikutip dari media Khaberni pada Selasa (24/2/2026) menyebutkan Israel secara resmi mengumumkan penolakannya untuk memberikan kontribusi finansial kepada Dewan Perdamaian Gaza. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Washington menyetujui pembebasan Israel dari kewajiban pembayaran.

“Washington setuju untuk membebaskannya dari pembayaran apa pun, tidak seperti negara anggota lainnya seperti Qatar dan UEA, yang menjanjikan lebih dari dua miliar dolar,” demikian bunyi laporan tersebut.

Israel Minta Tidak Ikut Iuran Dewan Perdamaian Gaza

Menteri Urusan Politik dan Keamanan Israel, Ze’ev Elkin, menegaskan sikap pemerintah dalam pernyataan resminya kepada media. Menurutnya, Israel yang juga mengklaim menjadi korban dalam konflik Gaza tidak memiliki kewajiban untuk ikut membayar iuran seperti negara anggota BoP lainnya.

“Tidak ada pembenaran untuk membayar uang setelah kami diserang, maupun untuk mendanai rekonstruksi Gaza,” ujar Ze’ev.

Pernyataan tersebut mempertegas posisi Israel yang menolak terlibat secara finansial dalam upaya rekonstruksi Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian. Sikap ini sekaligus menjawab polemik internal di pemerintahan Israel.

Ze’ev juga menyebut keputusan tersebut membantu meredakan keberatan dari Menteri Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. Keduanya sebelumnya menyuarakan penolakan terhadap keanggotaan Israel dalam forum yang sama dengan Turki dan Qatar, dua negara yang dinilai memiliki posisi politik berbeda terkait konflik Gaza.

Dengan pembebasan kewajiban pembayaran tersebut, pemerintah Israel menganggap posisinya dalam Dewan Perdamaian tetap terjaga tanpa harus menanggung beban finansial.

Dana Dewan Perdamaian Gaza Tembus USD5 Miliar

Sementara itu, Dewan Perdamaian Gaza dilaporkan telah mengumpulkan sekitar USD5 miliar dari berbagai negara anggotanya. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung rekonstruksi infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza yang terdampak konflik.

Beberapa negara disebut telah berkomitmen memberikan kontribusi besar. Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), misalnya, dilaporkan menjanjikan lebih dari dua miliar dolar AS untuk mendukung program yang digagas oleh Dewan Perdamaian tersebut.

Negosiasi pun masih berlangsung dengan sejumlah negara lain yang diharapkan masing-masing berkontribusi sekitar USD1 miliar. Upaya penggalangan dana ini menjadi bagian dari strategi internasional untuk mempercepat pemulihan Gaza pascakonflik.

Di sisi lain, pembebasan Israel dari kewajiban pembayaran memicu perdebatan di kalangan pengamat politik internasional. Sebagian pihak menilai keputusan tersebut mencerminkan dinamika hubungan khusus antara Israel dan Amerika Serikat.

Trump Sumbang USD10 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menyumbang sebesar USD10 miliar atau sekitar Rp162 triliun untuk mendukung rekonstruksi Jalur Gaza melalui Board of Peace.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang digelar di Washington pada Kamis (19/2/2026). Pertemuan itu menjadi langkah awal pembentukan forum internasional yang bertujuan menangani krisis kemanusiaan dan infrastruktur di Gaza.

“Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun, dimulai dari ruangan ini,” kata Trump, seperti dikutip RIA Novosti.

Langkah Trump menyumbangkan dana dalam jumlah besar dipandang sebagai bentuk komitmen AS dalam memimpin proses rekonstruksi dan stabilisasi wilayah Gaza. Namun, keputusan membebaskan Israel dari iuran memunculkan persepsi adanya perlakuan berbeda dibanding negara anggota lainnya.

Dinamika Politik di Balik Dewan Perdamaian Gaza

Keputusan Israel untuk tidak membayar iuran Dewan Perdamaian Gaza menambah kompleksitas dinamika politik internasional terkait konflik Israel-Palestina. Di satu sisi, Dewan Perdamaian diharapkan menjadi wadah kolaborasi global untuk mempercepat pemulihan Gaza. Di sisi lain, kebijakan pembebasan iuran untuk Israel memunculkan kritik dan sorotan.

Dewan Perdamaian Gaza sendiri dirancang sebagai forum multilateral yang melibatkan berbagai negara dengan latar belakang politik berbeda. Tujuannya adalah menghimpun dukungan finansial dan politik guna menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan tersebut.

Dengan total komitmen dana yang telah mencapai miliaran dolar, efektivitas Dewan Perdamaian Gaza akan sangat ditentukan oleh konsistensi kontribusi para anggotanya serta kesepakatan politik yang menyertainya.

Ke depan, perkembangan terkait komitmen tambahan dari negara-negara anggota serta implementasi program rekonstruksi akan menjadi perhatian utama komunitas internasional. Sikap Israel dan respons negara-negara lain terhadap kebijakan pembebasan iuran ini pun diperkirakan masih akan memicu diskusi panjang di panggung diplomasi global.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro

    Perbaikan Jalan Rusak Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Blora, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan jalan raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah masuk tahapan lelang. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, sehingga pengerjaan proyek menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,276 miliar pada tahun 2026. Anggaran itu dialokasikan untuk menangani perbaikan ruas jalan yang rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. […]

  • persebaya

    Persebaya Kalah dari PSIM Yogyakarta di Pekan Pertama BRI Super League 2025/26

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Hasil mengejutkan terjadi di laga pembuka BRI Super League musim 2025/26. Bertanding di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya harus mengakui keunggulan tim promosi PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 0-1, Jumat (8/8) malam. Pertandingan yang digelar di hadapan puluhan ribu pendukung setia Persebaya, Bonek Mania, berakhir mengecewakan bagi tuan rumah. Meski […]

  • Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra

    TP PKK Pati Matangkan Program Kerja Tahun 2026, Fokus Isu-isu Strategis

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pati matangkan program kerja di tahun 2026 lewat Rapat Konsultasi (Rakon) pada Kamis (12/2/2026). Rakon ini dipimpin langsung oleh lt. Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra. Dwi Risma mengatakan, Rakon merupakan kegiatan strategis yang digelar tahunan untuk menyelaraskan rencana program PKK sepanjang tahun, mulai dari […]

  • wamenkeu

    Purbaya Yudhi Sadewa Usulkan Tanpa Pengganti Wamenkeu: “Saya yang Pegang Dua-duanya”

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga saat ini belum ada pembahasan resmi mengenai nama pengganti Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Bahkan, Purbaya berencana mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar posisi Wamenkeu tersebut tidak diisi kembali, dan semua tugas langsung dipegang olehnya. Hal ini diungkapkan Purbaya dalam konferensi pers di […]

  • Foto : Bupati Rembang Harno. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Bakal Usulkan Penggajian PPPK untuk Diakomodir Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno bakal mengusulkan terkait penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) supaya diakomodir oleh pemerintah pusat. Kunjungan itu bakal dilakukan bersamaan dengan bupati seluruh wilayah Jawa Tengah yang direncanakan dilakukan pada Kamis (20/11/2025). “Saya itu kita ketemu BKN dan langsung Pak Presiden untuk usulan-usulan dari kita bagaimana agar bisa diterima […]

  • Gubernur Jateng Ungkap Program Lingkungan yang Bisa Bersinergi dengan Masyarakat

    Gubernur Jateng Ungkap Program Lingkungan yang Bisa Bersinergi dengan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ungkap sejumlah program yang bisa disinergikan dengan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Salah satu program prioritas Pemprov Jateng adalah ‘Mageri Segoro’. Adapun ‘Mageri Segoro’ merupakan program yang bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir dan mencegah abrasi melalui penanaman mangrove secara masif dan serentak. Penanaman bibit mangrove sebagai pagar laut […]

expand_less