Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 138

Kabarjatengterkini.com– Rezim Zionis Israel menyatakan tidak akan membayar iuran kepada Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Nilai kontribusi yang sebelumnya dibahas untuk Israel disebut mencapai sekitar USD1 miliar atau setara Rp17 triliun.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan internasional, mengingat Dewan Perdamaian Gaza dibentuk untuk mendukung rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Israel pun dikabarkan telah menyampaikan sikap resminya kepada pemerintah AS terkait penolakan tersebut.

Berdasarkan laporan Radio Angkatan Darat Israel pada Minggu (22/2/2026), pemerintah Israel telah memberitahu Presiden AS, Donald Trump, mengenai keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam pembayaran iuran. Trump diketahui merupakan inisiator sekaligus pemimpin Dewan Perdamaian yang juga diikuti sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Laporan yang dikutip dari media Khaberni pada Selasa (24/2/2026) menyebutkan Israel secara resmi mengumumkan penolakannya untuk memberikan kontribusi finansial kepada Dewan Perdamaian Gaza. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Washington menyetujui pembebasan Israel dari kewajiban pembayaran.

“Washington setuju untuk membebaskannya dari pembayaran apa pun, tidak seperti negara anggota lainnya seperti Qatar dan UEA, yang menjanjikan lebih dari dua miliar dolar,” demikian bunyi laporan tersebut.

Israel Minta Tidak Ikut Iuran Dewan Perdamaian Gaza

Menteri Urusan Politik dan Keamanan Israel, Ze’ev Elkin, menegaskan sikap pemerintah dalam pernyataan resminya kepada media. Menurutnya, Israel yang juga mengklaim menjadi korban dalam konflik Gaza tidak memiliki kewajiban untuk ikut membayar iuran seperti negara anggota BoP lainnya.

“Tidak ada pembenaran untuk membayar uang setelah kami diserang, maupun untuk mendanai rekonstruksi Gaza,” ujar Ze’ev.

Pernyataan tersebut mempertegas posisi Israel yang menolak terlibat secara finansial dalam upaya rekonstruksi Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian. Sikap ini sekaligus menjawab polemik internal di pemerintahan Israel.

Ze’ev juga menyebut keputusan tersebut membantu meredakan keberatan dari Menteri Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. Keduanya sebelumnya menyuarakan penolakan terhadap keanggotaan Israel dalam forum yang sama dengan Turki dan Qatar, dua negara yang dinilai memiliki posisi politik berbeda terkait konflik Gaza.

Dengan pembebasan kewajiban pembayaran tersebut, pemerintah Israel menganggap posisinya dalam Dewan Perdamaian tetap terjaga tanpa harus menanggung beban finansial.

Dana Dewan Perdamaian Gaza Tembus USD5 Miliar

Sementara itu, Dewan Perdamaian Gaza dilaporkan telah mengumpulkan sekitar USD5 miliar dari berbagai negara anggotanya. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung rekonstruksi infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza yang terdampak konflik.

Beberapa negara disebut telah berkomitmen memberikan kontribusi besar. Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), misalnya, dilaporkan menjanjikan lebih dari dua miliar dolar AS untuk mendukung program yang digagas oleh Dewan Perdamaian tersebut.

Negosiasi pun masih berlangsung dengan sejumlah negara lain yang diharapkan masing-masing berkontribusi sekitar USD1 miliar. Upaya penggalangan dana ini menjadi bagian dari strategi internasional untuk mempercepat pemulihan Gaza pascakonflik.

Di sisi lain, pembebasan Israel dari kewajiban pembayaran memicu perdebatan di kalangan pengamat politik internasional. Sebagian pihak menilai keputusan tersebut mencerminkan dinamika hubungan khusus antara Israel dan Amerika Serikat.

Trump Sumbang USD10 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menyumbang sebesar USD10 miliar atau sekitar Rp162 triliun untuk mendukung rekonstruksi Jalur Gaza melalui Board of Peace.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang digelar di Washington pada Kamis (19/2/2026). Pertemuan itu menjadi langkah awal pembentukan forum internasional yang bertujuan menangani krisis kemanusiaan dan infrastruktur di Gaza.

“Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun, dimulai dari ruangan ini,” kata Trump, seperti dikutip RIA Novosti.

Langkah Trump menyumbangkan dana dalam jumlah besar dipandang sebagai bentuk komitmen AS dalam memimpin proses rekonstruksi dan stabilisasi wilayah Gaza. Namun, keputusan membebaskan Israel dari iuran memunculkan persepsi adanya perlakuan berbeda dibanding negara anggota lainnya.

Dinamika Politik di Balik Dewan Perdamaian Gaza

Keputusan Israel untuk tidak membayar iuran Dewan Perdamaian Gaza menambah kompleksitas dinamika politik internasional terkait konflik Israel-Palestina. Di satu sisi, Dewan Perdamaian diharapkan menjadi wadah kolaborasi global untuk mempercepat pemulihan Gaza. Di sisi lain, kebijakan pembebasan iuran untuk Israel memunculkan kritik dan sorotan.

Dewan Perdamaian Gaza sendiri dirancang sebagai forum multilateral yang melibatkan berbagai negara dengan latar belakang politik berbeda. Tujuannya adalah menghimpun dukungan finansial dan politik guna menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan tersebut.

Dengan total komitmen dana yang telah mencapai miliaran dolar, efektivitas Dewan Perdamaian Gaza akan sangat ditentukan oleh konsistensi kontribusi para anggotanya serta kesepakatan politik yang menyertainya.

Ke depan, perkembangan terkait komitmen tambahan dari negara-negara anggota serta implementasi program rekonstruksi akan menjadi perhatian utama komunitas internasional. Sikap Israel dan respons negara-negara lain terhadap kebijakan pembebasan iuran ini pun diperkirakan masih akan memicu diskusi panjang di panggung diplomasi global.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin

    Wacana Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jawa Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wacana enam hari sekolah untuk SMA/SMK di Jawa Tengah masih dalam tahap kajian. Pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pakar di bidang pendidikan. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyebutkan, diskusi dilakukan untuk menetapkan kebijakan tentang jumlah hari efektif sekolah per minggu. Pasalnya, penerapan lima atau enam hari […]

  • Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong kolaborasi dengan industri untuk mendukung riset akademisi terkait upaya hilirisasi di wilayahnya. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan dampak dan manfaat lebih besar. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Ia memberi contoh kerjasama perguruan tinggi dan industri seperti yang dilakukan Universitas Wahid Hasyim […]

  • Pemprov Jateng Targetkan Pemberdayaan 1 Ribu Desa Wisata dan Konten Kreator

    Pemprov Jateng Targetkan Pemberdayaan 1 Ribu Desa Wisata dan Konten Kreator

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pariwisata berbasis desa dan ekonomi kreatif bakal jadi penggerak utama pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2027. Terkait rencana tersebut, Pemprov Jateng menargetkan pembangunan 1 ribu desa wisata dan pemberdayaan konten kreator. Hal ini sejalan dengan tema pembangunan Jateng 2027, serta arah pembangunan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan konektivitas antarwilayah dan […]

  • Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Stok gas elpiji di Jawa Tengah dinilai masih aman, bahkan terhitung masih 6 kali lipat dari kebutuhan normal. “Sudah kita lakukan pengecekan ketersediaan elpiji. Ketersediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah sangat cukup,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data per 7 April 2026, persediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah mencapai […]

  • superiyanto

    Tersandung Kasus Judi, Superiyanto Mundur dari Jabatan Ketua NasDem Kudus

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Kudus, Kabarjatengterkini.com – Superiyanto, anggota DPRD Kabupaten Kudus sekaligus pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kudus, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi kartu gaple (domino). Pengunduran diri ini disampaikan setelah perwakilan pengurus Partai NasDem mengunjungi Superiyanto di tahanan Polres Kudus. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah […]

  • propam

    Propam Polri: 2 Anggota Brimob Langgar Berat dalam Kasus Ojol Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri resmi merilis hasil pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden tragis tewasnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan (21), yang terlindas kendaraan taktis (rantis) saat pengamanan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri pada Senin […]

expand_less