Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Presiden Iran Masoud Pezeshkian Alami Luka Ringan saat Kabur dari Upaya Pembunuhan oleh Israel

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Alami Luka Ringan saat Kabur dari Upaya Pembunuhan oleh Israel

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 273

Kabarjatengterkini.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan mengalami luka ringan saat melarikan diri dari upaya pembunuhan yang dilancarkan oleh Israel pada 15 Juni 2025 lalu. Serangan tersebut terjadi ketika Pezeshkian tengah menghadiri rapat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi di sebuah gedung pemerintahan di bagian barat ibu kota Teheran.

Informasi mengejutkan ini pertama kali diungkap oleh seorang pejabat senior Iran kepada media asal Qatar, Al-Jazeera, pada Minggu (13/7). Pejabat yang identitasnya dirahasiakan itu menyebut bahwa upaya pembunuhan terhadap Presiden Pezeshkian merupakan bagian dari serangan terkoordinasi yang ditujukan kepada pucuk pimpinan Iran, termasuk kepala eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Target: Menggulingkan Pemerintahan Republik Islam Iran

“Tujuan utama dari serangan ini adalah menggulingkan pemerintahan Republik Islam Iran yang telah berkuasa sejak Revolusi 1979,” ujar pejabat tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam atas aksi provokatif yang disebutnya sebagai agresi terang-terangan dari Tel Aviv.

“Upaya ini tidak akan berhasil tanpa Israel membayar harganya,” tegasnya.

Kabar mengenai serangan terhadap Presiden Pezeshkian juga dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency. Dalam laporannya, Fars menyebut bahwa gedung tempat berlangsungnya rapat Dewan Keamanan Nasional dihantam enam rudal yang diduga diluncurkan oleh Israel. Serangan diarahkan secara spesifik ke pintu keluar ruangan dan sistem ventilasi bangunan.

Serangan Rudal Picu Pemadaman Listrik dan Kepanikan

Akibat dari serangan rudal tersebut, aliran listrik di seluruh gedung padam total, menciptakan kekacauan dan kepanikan di antara para pejabat yang tengah berkumpul. Mereka berhamburan melalui jalur darurat untuk menyelamatkan diri.

Presiden Pezeshkian dilaporkan mengalami luka ringan di bagian kaki ketika berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian. Meski demikian, kondisi kesehatannya kini telah stabil dan tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan seperti biasa.

“Otoritas sedang meluncurkan investigasi untuk mencari tahu kemungkinan adanya mata-mata Israel mengingat akurasi intelijen musuh yang sangat tepat,” tulis Fars dalam laporannya.

Dugaan Infiltrasi Intelijen Israel di Iran

Serangan ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan elite politik Iran mengenai kemungkinan adanya infiltrasi intelijen asing di dalam tubuh pemerintahan. Akurasi serangan yang secara langsung menargetkan jalur evakuasi dan sistem ventilasi menimbulkan spekulasi adanya kebocoran informasi dari dalam.

Sejumlah pengamat menyebut bahwa keberhasilan Israel dalam mengetahui lokasi serta waktu rapat Dewan Keamanan Nasional merupakan bukti dari operasi intelijen tingkat tinggi yang telah dipersiapkan secara matang.

Pezeshkian: “Mereka Sudah Mencoba, Tapi Mereka Gagal”

Dalam pernyataan publiknya pekan lalu, Presiden Pezeshkian untuk pertama kalinya mengakui bahwa Israel memang telah berusaha menghabisi nyawanya selama konflik 12 hari yang berlangsung bulan lalu.

“Mereka sudah mencoba, tapi mereka gagal,” kata Pezeshkian kepada media lokal. Ia juga menambahkan bahwa bangsa Iran tidak akan gentar menghadapi tekanan dari luar dan akan tetap mempertahankan kedaulatan serta integritas nasional mereka.

Latar Belakang Perang 12 Hari Iran-Israel

Serangan terhadap Presiden Pezeshkian terjadi di tengah konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang meletus awal Juni 2025 dan berlangsung selama 12 hari. Kedua negara saling meluncurkan serangan udara dan rudal balistik sebagai bentuk respons terhadap berbagai insiden yang terjadi sebelumnya di wilayah Timur Tengah.

Konflik ini menandai eskalasi terburuk dalam hubungan Iran dan Israel dalam dua dekade terakhir. Beberapa analis internasional menyebut bahwa perang 12 hari tersebut dapat memicu ketegangan lebih luas di kawasan, terutama dengan keterlibatan kelompok proksi dan sekutu dari kedua belah pihak.

Komunitas Internasional Prihatin

Komunitas internasional, termasuk PBB dan Uni Eropa, menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan antara Iran dan Israel. Seruan untuk melakukan deeskalasi telah disampaikan, meski hingga kini kedua pihak belum menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan perundingan damai.

Kabar tentang upaya pembunuhan terhadap kepala negara seperti Presiden Pezeshkian hanya memperburuk situasi dan memperkecil peluang perdamaian dalam waktu dekat.

Peristiwa upaya pembunuhan terhadap Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjukkan betapa gentingnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah saat ini. Iran kini berada di bawah tekanan besar untuk memperkuat sistem keamanannya, serta membalas tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan oleh Israel.

Hingga kini, pemerintah Iran masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat dalam serangan rudal tersebut. Sementara itu, Pezeshkian tetap memimpin negara dalam kondisi siaga tinggi, sambil menyerukan persatuan nasional di tengah ancaman eksternal yang semakin nyata.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • arsenal

    Kejutan Piala FA: Southampton Singkirkan Arsenal, Ambisi Quadruple Skuad Mikel Arteta Resmi Sirna

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Keajaiban Piala FA kembali memakan korban besar. Secara mengejutkan, raksasa London Utara, Arsenal, harus mengakhiri perjalanan mereka di babak perempat final usai takluk 1-2 dari tim divisi Championship, Southampton. Laga yang berlangsung di Stadion St Mary pada Minggu (5/4/2026) dini hari WIB ini menjadi mimpi buruk bagi ambisi besar skuad asuhan Mikel Arteta musim […]

  • gusti

    Gusti Purbaya Resmi Naik Takhta Sebagai Pakubuwono XIV: Awal Babak Baru Keraton Kasunanan Surakarta

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sejarah baru kembali tercipta di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kanjeng Gusti Pangéran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, yang akrab dikenal sebagai Gusti Purbaya, resmi mengukuhkan diri sebagai Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIV. Pengukuhan itu dilakukan dalam suasana khidmat di hadapan jenazah ayahandanya, PB XIII, sebelum prosesi pemberangkatan ke pemakaman raja-raja […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

  • ular piton

    Ular Piton Burma Muntahkan Rusa Utuh Akibat Cuaca Ekstrem, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan di Florida

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah kejadian langka terjadi di kawasan konservasi Big Cypress National Preserve, Florida, Amerika Serikat. Seekor ular piton burma (Python bivittatus) tercatat memuntahkan seekor rusa ekor putih (Odocoileus virginianus) secara utuh setelah suhu di wilayah tersebut turun drastis hingga hampir 10 derajat Celsius. Fenomena mengejutkan ini berhasil terekam oleh para ilmuwan dari U.S. Geological Survey […]

  • jampidsus

    Isu Desakan Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur Menguat, Benarkah Ada Arahan Presiden Prabowo?

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Pusaran polemik yang menimpa Korps Adhyaksa kian memanas. Buntut dari rangkaian penggeledahan tim gabungan Polri di 12 titik terpisah, isu desakan agar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mundur dari jabatannya kini menggelinding bak bola salju. Terlebih lagi, santer beredar kabar bahwa dorongan untuk menanggalkan jabatan tersebut datang langsung dari Presiden […]

  • perbatasan

    Bentrokan di Perbatasan Thailand-Kamboja: 23 Warga Kamboja Terluka

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja kembali memanas setelah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga Kamboja berujung bentrokan dengan pasukan militer Thailand pada Rabu (17/9). Insiden ini terjadi di wilayah perbatasan Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Thailand. Menurut laporan dari kantor berita internasional AFP yang dikutip Kamis (18/9), ketegangan bermula dari […]

expand_less