Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • visibility 183

Kabarjetengterkini.com – KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Pangeran Harga (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengikuti prosesi Tingalan Jumenengan ke-4. Prosesi ini digelar untuk memperingati kenaikan takhta raja di Kadipaten Mangkunegaran.

Dalam acara ini pula, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mendapatkan gelar berupa Kanjeng Pangeran (KP). Diketahui, gelar KP merupakan salah satu gelar terhormat dalam budaya Jawa.

“Hari ini saya juga berbahagia, karena sampeyan ndalem KGPAA Mangkunegara X memberikan hadiah berupa anon-anon atau gelar. Gelar Kanjeng Pangaren, saya kira itu gelar yang sangat terhormat dalam kultur Jawa,” kata Bambang, di Puro Mangkunegaran, Selasa (27/1/2026), dikutip Detik.

Meski demikian, pihaknya masih enggan menjelaskan bagaimana ia bisa meraih gelar tersebut. Ia mempersilahkan untuk menanyakan seputar hal tersebut kepada yang bersangkutan langsung atau KGPAA Mangkunegara X yang memberikan gelar tersebut.

“Nah itu bisa ditanyakan ke Kanjeng Gusti,” ujarnya.

Sebelumnya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X mengikuti rangkaian Tingalan Jumenengan ke-4 pada Selasa (27/1/2026). Ia turut membacakan pidatonya sembari melakukan refleksi bahwa selama empat tahun menjabat di Kadipaten Mangkunegaran.

“Terima kasih atas harapan dan dukungan yang telah menyertai perjalanan Mangkunegaran selama empat tahun ini. Perjalanan yang penuh tantangan dan juga pencapaian yang mempertemukan kita hari ini dalam rasa syukur dan kebersamaan,” ujar Mangkunegara X.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan mengenai pentingnya tata krama dan saling hormat sebagai sikap untuk memanusiakan manusia lainnya. Ia juga berpesan untuk selalu memiliki tujuan selama hidup.

“Dari kesadaran yang hidup, terpancar tata krama. Sikap hormat, andap asor, dan keramahan bukan sebagai kebiasaan lahiriah, melainkan pancaran dari suatu hati yang sadar. Tata krama adalah cara memanusiakan manusia dan menjaga ruang hidup agar tetap rukun, tenteram, dan saling menghargai,” terangnya.

“Dalam menjalani hidup, seorang manusia harus memiliki suatu tujuan tetapi tidak boleh kehilangan arah dan cara. Seperti falsafah penunggang kuda, arah perlu dipahami, melangkah dengan konsisten, serta kerja keras yang dijalani dengan ketekunan,” kata dia lagi. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • kudus

    Tahun Ajaran Baru Dimulai Hari Ini, Bupati Kudus Tekanan Sekolah Harus Jadi Ruang Bebas Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kudus, KabarJatengTerkini.com – Tahun Ajaran Baru 2025-2026 sekolah dimulai hari ini, Senin (14/7/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tekankan bahwa satuan pendidikan harus menjadi ruang yang bebas perundungan (bullying). Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat memimpin apel pembukaan tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Kudus hari ini. Kegiatan ini juga diikuti siswa […]

  • wantimpres

    Daftar Lengkap Anggota Wantimpres 2026: Pratikno Ketua, Hatta Rajasa Wakil, hingga Sejumlah Tokoh Penting

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia resmi melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026), bersamaan dengan pengangkatan sejumlah pejabat lain dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden. Pengangkatan Pratikno sebagai Ketua Wantimpres ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik […]

  • pemblokiran

    Polemik Pemblokiran Rekening Aktivis Pati dan Dampaknya pada Saham BMRI

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Media sosial X (dulu Twitter) dihebohkan dengan topik Bank Mandiri dan kode saham emitennya, yakni BMRI, yang menduduki jajaran trending topic pada Senin (24/8/2026). Perbincangan hangat ini beriringan dengan narasi aksi boikot yang dilancarkan oleh warganet menyusul kabar pembekuan rekening milik aktivis Supriyono alias Botok, Koordinator Aksi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Kronologi Pemblokiran Rekening […]

  • Semarakan HUT Pekalongan, Tak Ada Denda Pembayaran PBB Selama Bulan April

    Semarakan HUT Pekalongan, Tak Ada Denda Pembayaran PBB Selama Bulan April

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan gratiskan pembayaran denda keterlambatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama periode April 2026. Hal ini dalam rangka memperingati HUT Kota Pekalongan ke-120. Harapannya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan denda keterlambatan, sehingga bersedia segera membayar pokok pajaknya saja. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban warga, sekaligus mendorong percepatan penerimaan […]

  • Tanggul Pantai Jebol, Banjir Rob di Desa Tunggulsari Pati Semakin Parah

    Tanggul Pantai Jebol, Banjir Rob di Desa Tunggulsari Pati Semakin Parah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Banjir di wilayah Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, disebabkan oleh jebolnya tanggul yang berbatasan langsung dengan garis pantai. Akibatnya, rob menggenangi tambak hingga permukiman warga. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa di sekitar sana tidak ada vegetasi, seperti mangrove, yang seharusnya bisa […]

  • pesta babi

    Merasa Dieksploitasi di Film ‘Pesta Babi’, Tokoh Perempuan Papua Mama Sinta Lapor ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend—yang akrab disapa Mama Sinta secara resmi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Jumat sore (29/5/2026). Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan dugaan eksploitasi dan pencatutan nama serta wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’. Film tersebut diketahui merupakan karya dari sutradara dan aktivis […]

expand_less