Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ledakan SMAN 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka, Polisi Temukan Bahan Peledak Berlabel Neo-Nazi

Ledakan SMAN 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka, Polisi Temukan Bahan Peledak Berlabel Neo-Nazi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 133

Kabarjatengterkini.com – Insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta, pada Jumat (7/11/2025) masih menjadi sorotan pihak berwenang. Ledakan tersebut menimbulkan puluhan siswa terluka, dengan sejumlah korban mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran.

Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan asal bahan peledak yang digunakan, termasuk dugaan keterkaitan dengan paham Neo-Nazi dan terorisme.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan senjata mainan bertuliskan simbol dan nama yang diduga terkait Neo-Nazi, yang disiapkan oleh terduga pelaku, seorang siswa SMAN 72. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat.

Temuan Bahan Peledak: 7 Disiapkan, 4 Meledak

Densus 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa ada tujuh bahan peledak yang disiapkan di lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, empat bahan peledak meledak di dua titik berbeda, sedangkan tiga lainnya gagal meledak. Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menegaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki jenis dan asal bahan peledak yang digunakan.

Pemerintah Respons Cepat

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/11). Salah satu agenda utama adalah mendengarkan laporan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penanganan ledakan SMAN 72.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi cepatnya penanganan korban dan pengamanan TKP. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seperti Pramuka dan Karang Taruna, serta membatasi konten negatif dalam game online, sebagai langkah preventif untuk mencegah insiden serupa.

Dukungan Psikologis dan Pemulihan Korban

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menyiapkan Mobil SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) di sekolah untuk memberikan dukungan psikologis bagi siswa, guru, dan keluarga terdampak. Tenaga psikolog juga disiapkan untuk warga sekitar yang membutuhkan konseling gratis.

Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyiapkan pendampingan klinis dan menurunkan tenaga medis untuk korban yang masih dirawat. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa lokasi SMAN 72 masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi, sehingga pembelajaran akan dilaksanakan secara online mulai Senin (10/11). Fokus pembelajaran diarahkan pada pemulihan mental siswa melalui kegiatan yang melibatkan olahraga dan seni.

Kondisi Korban Ledakan

Direktur Utama RSI Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, melaporkan bahwa saat ini terdapat 1 pasien di ICU, 1 di HCU, dan 11 siswa lainnya menjalani perawatan inap. Semua korban menunjukkan perkembangan positif.

“Yang dirawat di HCU dan ICU kondisinya stabil, namun masih perlu pemantauan ketat. Tim dokter melakukan monitoring 24 jam agar semua korban dapat segera pulih,” jelas Pradono.

Rehabilitasi Medis dan Sosial

Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan sosial, rehabilitasi medis dan sosial, serta pendampingan pemberdayaan bagi para korban. Pendampingan akan terus dilakukan, baik selama perawatan di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah.

Terduga Pelaku Dipindahkan ke RS Polri

Mendikbudristek Abdul Mu’ti menyatakan bahwa terduga pelaku ledakan telah dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Fokus saat ini adalah penanganan korban dan pemulihan fisik serta mental siswa. Koordinasi antara pihak sekolah, kepolisian, dan tenaga psikolog terus berjalan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading menjadi peringatan serius terkait keamanan di lingkungan sekolah. Pemerintah, aparat kepolisian, dan tenaga medis bersinergi untuk menangani korban secara medis dan psikologis, sekaligus menelusuri motif dan jaringan di balik insiden ini. Dengan langkah pemulihan yang tepat, diharapkan para siswa dapat kembali ke sekolah dalam kondisi aman dan nyaman.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Sering kali kita merasa jaringan WiFi mendadak lemah. Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena ada free rider alias orang asing yang menumpang menggunakan jaringan internet rumah Anda. Jika Anda tidak ingin kejadian tersebut menjadi berlarut-larut, memblokir (block) penumpang gratisan tersebut bisa menjadi salah satu cara. Pemblokiran ini memungkinkan pemilik menghalau sambungan internet dari pihak yang tidak diinginkan. […]

  • Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menawarkan kerja sama terkait green energy dan green industry dengan Kesultanan Brunei Darussalam. Salah satunya, dalam mengembangkan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. “Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu musti menggunakan green industry,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko. Tak hanya membuka peluang […]

  • LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang jemput bola untuk menangani kasus dan memberikan perlindungan terhadap seluruh korban pemerkosaan di pondok pesantren (ponpes) Pati. “LPSK jemput bola terkait kasus ini. Baru mau ketemu para korban dan kemudian koordinasi dengan aparat penegak hukum yang tangani baru hari ini,” kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, Rabu […]

  • KGPA Tedjowulan

    Penunjukan KGPA Tedjowulan Jadi Pelaksana Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Solo Tuai Polemik

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Solo, menuai polemik. Polemik berawal saat Pakubuwono (PB) XIV Purbaya menolak penunjukan KGPA Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. Pihaknya juga disebut bakal menggugat SK nomor 8 tahun 2026 berisi penunjukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menanggapi […]

  • afc

    AFC Pastikan Timnas Malaysia Masih Bisa Bertanding Meski 7 Pemain Disanksi FIFA

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memastikan bahwa Tim Nasional (Timnas) Malaysia tetap bisa tampil di ajang internasional meskipun FIFA telah menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi serta Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, pada Minggu (28/9/2025), menanggapi kegelisahan publik Malaysia atas […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Insan Pers Jadi Jembatan Antara Pemerintah dan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Insan pers diharapkan tak hanya berperan menyebarkan informasi dan edukasi, melainkan juga turut menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah. Hal ini sesuai dengan mekanisme collaborative government yang diusung Pemprov Jateng. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari elemen pemerintah, tokoh, masyarakat, akademisi, serta insan pers diharapkan bisa […]

expand_less